Berita

Lampard Soal Perpanjangan Kontrak, Berlatih Lagi, dan Empatinya kepada Para Pemain

Menjelang kemungkinan dimulainya lagi latihan Chelsea pekan depan, Frank Lampard bicara soal situasi terkini terkait pemain-pemain yang mendekati akhir dari kontrak mereka dan menjelaskan caranya untuk mengatur jadwal skuadnya ketika nanti beraksi kembali.

Pandemi ini telah memunculkan tantangan yang luar biasa, tak terkecuali di dunia sepak bola. Pembicaraan utama yang muncul di Premier League sekarang adalah bagaimana klub-klub menangani kontrak-kontrak pemain yang akan habis.

Pekan lalu badan pemerintah Inggris telah mengumumkan bahwa klub-klub telah mencapai “kesepakatan untuk diizinkan memberikan perpanjangan kontrak jangka pendek kepada pemain-pemain yang kontraknya akan berakhir pada 30 Juni tahun ini.”

Kesepakatan itu harus disetujui oleh kedua pihak, dengan tenggat waktu kesepakatan pada 23 Juni. Lampard pun membagikan pendapatnya tentang perkembangan terakhir ini.

“Kami punya pemain-pemain besar di posisi itu, jadi ini saya perhatikan dengan sangat hati-hati,” kata si bos.

“Mereka yang kontraknya akan habis telah melayani klub ini dengan sangat baik dan tentunya memiliki perasaan yang besar terhadap klub. Tapi tentunya mereka akan mengkhawatirkan diri mereka sendiri dalam hal bagaimana (situasi) mereka sekarang, dan jika pramusim dilakukan dengan tergesa-gesa, mereka ingin memastikan bahwa mereka baik-baik saja.”

“Jadi ini sesuatu yang harus kami perhatikan. Mudah-mudahan kami bisa membuat pengaturan itu sehingga mereka dapat tetap bersama kami karena jika kami bermain lagi maka saya ingin skuad melihatnya seperti musim penuh, tapi kami harus melihat bagaimana hasilnya.”

Menjelang pemungutan suara selanjutnya di Premier League, pemain-pemain mulai digenjot untuk kembali berlatih di Cobham. Lampard merinci bagaimana cara memonitor proses tersebut serta tugasnya dan staf pelatihnya di tahap-tahap awal.

“Kami mulai membuat rencana, kami masih menunggu beberapa hal lagi tapi kami tahu akan ada voting pada hari Senin dan akan ada pengujian terkait dengan itu. Kemudian kami akan melihat kemungkinan untuk berlatih lagi di awal hingga pertengahan pekan depan,” jelas Lampard.

“Sudah menjadi tugas kami sebagai staf untuk merencanakan bagaimana bentuk dari fase pertama karena ini akan cukup berbeda mengingat adanya batasan-batasan dalam cara kerja kami. Ini bagus untuk para pemain karena mereka akan ingin kembali berlatih dalam kondisi yang baik; kami tahu situasi ini sulit bagi semua orang, jadi akan menjadi tantangan untuk memastikan kami menjalaninya dengan baik.”

“Kami hanya mengizinkan sejumlah orang tertentu di pusat latihan. Kami sangat beruntung memiliki kompleks yang luar biasa besar di Cobham, tapi dengan adanya staf dalam jumlah minimal berarti kami tidak dapat bekerja bersama para pemain seperti biasanya.”

“Pekerjaan kami dari sisi kepelatihan adalah untuk memastikan bahwa kami hati-hati dengan para pemain,” imbuhnya. “Ini akan menjadi sebuah kemajuan kecil dari apa yang telah mereka lakukan: mereka bekerja secara mandiri, beberapa di antaranya di pusat latihan, beberapa lainnya di dekat rumah mereka, dan kami memberi perhatian besar demi memastikan kami menggunakan waktu kami dan memulai dengan lambat serta melakukannya dengan benar.”

“Kesehatan dan keamanan adalah yang utama, tapi kami juga harus memikirkan kondisi para pemain dalam hal cedera dan bagaimana kami bisa mencoba untuk bergerak maju ketika kami tidak tahu tanggal laga berikutnya. Langkah pertamanya adalah berhati-hati namun semua manajer akan memikirkan hal yang sama.”

Kesediaan para pesepak bola untuk kembali merumput di tengah masa yang tidak menentu ini telah menjadi subyek yang sering dibahas dalam pekan-pekan terakhir, dengan mempertimbangkan suara dari kedua belah pihak. Lampard mengaku simpati dengan perasaan pemain-pemainnya.

“Kami tahu mereka orang-orang yang baik, niat dan perasaan mereka terhadap keluarga mereka baik, mereka ingin masuk kerja, mereka tak sabar untuk kembali dan bermain sepak bola. Jadi bagian yang penting dari tugas saya saat ini adalah menunjukkan empati kepada mereka.”

“Kami tak bisa sekadar memberi tahu mereka bahwa kita akan mengarah ke sini karena ini sesuatu yang berdampak pada semua orang juga keluarga mereka. Sepak bola telah ditempatkan di tempatnya. Semua orang ingin bermain kembali, kita semua merindukannya, tapi kami harus tahu bahwa para pemain merasa nyaman dengan ini.”

“Para pemain sudah tidak merumput selama sembilan atau 10 pekan, dua pekan pertama kami melakukan isolasi mandiri dan mereka tidak dapat meninggalkan rumah. Itu tidak normal bagi seorang pesepak bola, jadi kami harus memastikan bahwa kami melakukannya dengan benar.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA