Indonesia

Chelsea Vs Man City (Pertandingan Berkesan)

Selama bertahun-tahun, pertemuan Chelsea vs Man City telah banyak menyuguhkan pertandingan yang berkesan. Hari ini kami mengingat lagi pertemuan-pertemuan sebelumnya antara dua klub terkuat di sepak bola Inggris selama dua dekade terakhir.

Chelsea vs Man City (6-0): Premier League 2007 (Stamford Bridge)

Dewasa ini, pertandingan antara Chelsea vs Manchester City kerap diselesaikan dengan margin tipis, namun tidak dengan yang terjadi di the Bridge pada Oktober 2007.

City berkunjung dengan bekal penampilan apik, memenangi tujuh pertandingan dari 10 laga pertama musim 2007/08 di bawah besutan Sven-Goran Eriksson, sementara Chelsea baru bermain sebulan di bawah arahan Avram Grant sepeninggalan manajer tersukses sepanjang sejarah klub Jose Mourinho.

Chelsea mengamuk tanpa teredam saat melawan the Citizens ketika kami meraih kemenangan telak 6-0, kemenangan terbesar kami sejak Agustus 1997, kala Gianluca Vialli menciptakan empat gol dalam kemenangan 6-0 lainnya di markas tim promosi Barnsley.

Pencetak gol hari itu adalah Michael Essien, Didier Drogba (2), Joe Cole, Salomon Kalou, dan Andriy Shevchenko.

Chelsea vs Man City (2-0): Premier League 2018 (Stamford Bridge)

Pada Sabtu 8 Desember 2018, sebelum City tiba di Stamford Bridge, mereka hanya pernah tertinggal di Premier League selama 12 menit musim itu.

N'Golo Kante mengejutkan City dengan mencetak gol dari serangan pertama Chelsea sebelum kemudian pertandingan disudahi oleh David Luiz lewat sundulan yang diarahkan ke pojok atas gawang di menit ke-78.

The Blues jadi tim pertama yang mampu mengalahkan City dalam 22 laga di liga sejak Manchester United melakukannya pada April. Laga itu juga merupakan pertama kalinya mereka kebobolan lebih dari satu gol di Premier League

Chelsea vs Man City (3-1): Premier League 2016 (Etihad Stadium)

Kebangkitan Chelsea sejak kalah 3-0 di markas Arsenal pada September, yang membuat kami berada di peringkat delapan dan tertinggal delapan poin dari City, pemuncak klasemen kala itu, dilakukan dengan sangat impresif. Laga Chelsea vs Man City ini adalah pernyataan kami yang paling kuat musim itu.

Delapan kemenangan dari delapan laga dan hanya kemasukan dua gol sudah menceritakan segalanya. Kemenangan atas City ini merupakan kemenangan kedua berturut-turut yang diraih dalam dua pekan setelah tertinggal lebih dahulu hingga akhirnya berhasil mengalahkan tim yang bisa dianggap sebagai pesaing titel juara setelah menaklukkan Tottenham di Stamford Bridge sepekan sebelumnya.

Chelsea tertinggal setelah Gary Cahill membuat gol bunuh diri menjelang turun minum, namun Diego Costa berhasil memenangi duel dengan Nicolas Otamendi untuk mencetak gol penyeimbang setelah laga berjalan satu jam.

Willian kemudian membuat kami unggul 10 menit kemudian. Setelah itu, Eden Hazard menyegel kemenangan besar itu dengan sebuah gol yang mengunci tiga poin vital.

Chelsea vs Man City (1-1): Premier League 2014 (Etihad Stadium)

Duel Chelsea vs Man City ini mungkin mengundang pendapat berbeda dari para penggemar, namun jika melihatnya sekarang, pertandingan ini melahirkan salah satu perasaan teraneh karena kepala pelatih kami sekarang ini bermain untuk tim lawan!

City tertinggal satu gol dan harus bermain dengan 10 orang setelah Pablo Zabaleta dikartu merah di menit ke-66 usai menerima kartu kuning kedua dan Andreas Schuerrle mencetak gol di menit ke-71.

Frank Lampard, mantan pemain kami sekaligus pemegang rekor 211 gol dari 648 penampilan untuk Chelsea, masuk di menit ke-77 sebagai pemain pengganti dan berhasil mencetak gol penyeimbang bagi tuan rumah ketika waktu tersisa lima menit lagi.

Itu adalah gol pertama Lampard ke gawang Chelsea di Premier League dan dia tidak melakukan selebrasi, bahkan tampak seperti akan menangis setelah peluit akhir pertandingan dibunyikan, pada saat pendukung dari kedua kubu berdiri dan bertepuk tangan untuknya.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA