Analisis

Musim Mereka Sejauh Ini: Mason Mount

Mason Mount sedang menikmati musim pertamanya di tim senior di Stamford Bridge dan pemain berusia 21 tahun itu menjadi fokus selanjutnya dari fitur kami yang meringkas musim yang sedang berlangsung untuk masing-masing pemain kami sebelum periode isolasi.

Sebagai penggemar the Blues di masa kecilnya dia telah masuk akademi Chelsea sejak usia delapan dan, setelah masa peminjaman yang sukses di Vitesse dan Derby County, dia dibawa oleh Frank Lampard musim panas ini...
 

Mason Mount: 41 penampilan (10 kali sebagai pemain pengganti), enam gol, empat asis

"Tidak masalah berapa usiamu. Jika kamu menunjukkan kepada saya dalam latihan bahwa kamu siap untuk bermain dalam pertandingam, saya tidak akan ragu untuk memainkanmu."

Itu adalah kata-kata Lampard di pramusim saat ia berbicara kepada para pemain muda di timnya, mendesak mereka untuk tidak menunggu kesempatan datang tetapi untuk menciptakan kesempatan bagi diri mereka sendiri.

Mount pernah bekerja dengan Lampard di Derby County musim lalu, tetapi ini adalah tantangan yang berbeda sama sekali - Liga Champions bukan divisi Championship.

Lompatan itu mungkin membuat pemain lain kewalahan, tetapi Mount tampaknya bisa mengatasinya. Kombinasi kemahiran teknis, keinginan, dan kecerdasannya untuk memimpin tekanan tim di depan dan sikap sehari-harinya saat berlatih hingga bermain yang dipuji Lampard telah membawanya menjadi satu-satunya pemain yang selalu hadir di skuat Chelsea.

Dia juga mencetak enam gol liga dan Anda dapat memilih favorit Anda melalui polling di bawah ini.

Kesabaran yang Terbayar

Lahir di Pantai Selatan, Mount menghabiskan sebagian besar masa kecilnya bepergian naik turun kereta A3 dari rumahnya di Portsmouth  ke tempat latihan Cobham kami, bergabung secara resmi pada usia paling minim yang diizinkan untuk tim U-9 kami.

Ayahnya Tony, seorang mantan manajer non-liga, mencoba meyakinkannya untuk mempertimbangkan peluang lain ketika ia ditawari beasiswa oleh the Blues pada tahun 2014 tetapi anak muda itu tidak menginginkannya. "Saya tidak akan meninggalkan Chelsea, ini klub saya," adalah jawaban Mason ketika peluangnya menembus tim utama di London barat dipertanyakan.

"Saya sudah di sini sejak usia enam tahun dan saya akan melakukan segalanya," katanya, dan dia telah melakukan hal itu. Secara konstan berkembang dengan cepat dalam level pengembangan, ia menjadi kapten tim muda kami dalam kesuksesan menjuarai FA Youth Cup dan kemudian dipinjamkan ke Eredivisie pada usia 18 tahun, memenangi penghargaan Payer of the Year dari Vitesse.

Dia memiliki banyak tawaran  pada musim panas 2018 tetapi kesempatan untuk bekerja dengan Lampard dan bersatu kembali dengan mantan bosnya di junior, Jody Morris, di Pride Park terlalu menggoda untuk ditolak. Itu ternyata menjadi salah satu keputusan paling penting dalam karierya yang masih muda sejauh ini.

 

Kontribusi Instan

Sebagian besar debat musim panas seputar Chelsea berpusat pada para pemain muda dan seberapa besar keyakinan yang akan diberikan Lampard pada mereka ketika kenyataan brutal dari musim yang kompetitif akhirnya dimulai. Pertanyaan-pertanyaan itu terjawab ketika Mount bermain bersama Tammy Abraham di Old Trafford pada bulan Agustus dan, meskipun kami mengalami kekalahan yang tidak menguntungkan pada akhir pekan pembuka musim liga, pengaruh Mount di jantung tim Lampard telah kokoh.

Sejak itu, pemain nomor 19 kami selalu tampil di setiap pertandingan liga, dengan hanya Cesar Azpilicueta yang mencatat waktu lebih banyak dari catatannya yang menunjukkan angka 2.302 menit di Premier League. Dia mencetak gol pertama dari era Lampard pada debutnya di Stamford Bridge melawan Leicester City dan kemudian meneruskannya seminggu kemudian saat kami mencatat kemenangan perdana kami musim ini di markas Norwich City.

Itu menciptakan kesempatan debut pemain muda kami di timnas Inggris pada bulan September dan telah menjadi keberhasilannya di panggung internasional, ia telah bermain di semua enam kualifikasi Euro 2020 musim ini.

Setelah menjadi starter dalam 16 pertandingan pertama Premier League dan Liga Champions musim ini, Mount berada di bangku cadangan untuk perjalanan kami ke Manchester City pada akhir November dan kemudian lagi empat hari kemudian di Valencia. Seperti yang dijelaskan Lampard pada saat itu, "Ini masalah yang bagus untuk dimiliki. Mason sangat baik untuk kami, tetapi akan ada area rotasi. "

Itu bertepatan dengan periode sulit untuk tim, termasuk kekalahan atas West Ham, Everton, Bournemouth, dan Southampton selama periode musim dingin. Namun, ia telah merespons dengan baik terhadap kemunduran tersebut dan kembali ke performanya di awal musim, memberikan performa yang sangat mengesankan dalam laga terakhir kami melawan the Toffees pada bulan Maret.
 

Spesialis Bola Mati

Kontribusi permainan terbuka Mount telah diimbangi oleh keefektifannya memanfaatkan bola mati saat dia telah menjadi eksekutor tendangan bebas dan tendangan sudut the Blues yang tepercaya.

Sementara ia belum berhasil mencetak gol secara langsung dari eksekusi tendangan bebas, satu sepakannya membentur mistar melawan Liverpool di Piala FA dan keempat asisnya di liga berasal dari bola mati - melepaskan tendangan bebas untuk mengumpani Toni Rudiger di markas Leicester dan gol Jorginho di Arsenal, serta sapuan kedua dari sepak pojok untuk gol hat-trick Christian Pulisic di markas Burnley pada Oktober.

Menciptakan lebih banyak dari permainan terbuka mungkin menjadi tantangan berikutnya, tetapi kontribusi 10 golnya sejauh musim ini (enam gol dan empat assist) hanya bisa ditandingi Abraham dan mempertegas awal yang sangat positif untuk kariernya di tim senior Chelsea.


Statistik Mason Mount di Premier League 2019/20

Statistik Mason Mount

Penampilan Mason Mount di Premier League 2019/20

Mount telah bermain dalam semua 29 pertandingan Premier League kami musim ini, membuatnya menjadi pemain yang paling sering dimainkan Chelsea di liga.
 

Penampilan Mason Mount di Liga Champions League 2019/20

Mount telah bermain tujuh kali di Liga Champions sejauh musim ini, membuatnya menjadi yang selalu bermain di kompetisi Eropa untuk the Blues.
 

Penampilan Mason Mount di Piala FA 2019/20

Mount telah tampil dalam ketiga pertandingan Piala FA kami musim ini, mulai melawan Hull City di babak empat dan sebagai pemain pengganti dalam kemenangan atas Nottingham Forest dan Liverpool.

Penampilan Mason Mount di Carabao Cup 2019/20

Mount bermain sekali di Carabao Cup musim ini, sebagai pemain pengganti dalam kekalahan kami dari Manchester United.
 

Gol-Gol Mason Mount 2019/20

Mount telah mencetak enam gol untuk Chelsea musim ini, semuanya di Premier League. Dia mencetak gol pertamanya dari era kepelatihan Frank Lampard pada Agustus melawan Leicester City, sebelum menemukan mencetak gol lagi pada akhir pekan berikutnya dalam kemenangan pertama kami di bawah bos baru. Setelah kemenangan melawan Aston Villa pada bulan Desember, gelandang itu membuka skor di pertandingan terakhir kami di kandang sendiri melawan Everton.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA