Sejarah

Mengenang: Laga Terakhir John Terry untuk Chelsea dan Salam Perpisahan

Momen terakhir John Terry sebagai pemain the Blues | Terima kasih JT

Hari ini pada 2017, John Terry memainkan laga terakhir yang menutup karier legendarisnya di Chelsea.

Untuk mengenang hari itu, ketika kami menggasak Sunderland 5-1 dan mengangkat trofi Premier League yang telah dipastikan beberapa laga sebelumnya, berikut kami sajikan foto-foto dari hari yang menggembirakan sekaligus emosional itu, serta salam perpisahan JT untuk para penggemar seusai laga…

Selama pemberian apresiasi secara tradisional di akhir laga kandang terakhir itu, Terry diminta memberikan salam kepada para penonton. Berikut yang dia katakan.

“Pertama-tama, sebelum memulai, boleh saya memanggil seseorang: Steve Holland. Hari ini juga laga terakhir Steve (di Stamford Bridge), dan dia punya kelas yang berbeda, memulai dengan tim yunior, pemain-pemain muda, dan masuk ke tim utama. Tahun lalu ia mengambil tanggung jawab dan berhasil membawa kami melewati musim yang sulit.”

“Tak diragukan lagi, hari ini adalah hari tersulit dalam hidup saya,” sambung sang kapten.

“Saya sangat beruntung bisa bekerja dengan pemain-pemain dan manajer-manajer luar biasa di sepanjang karier saya, tidak hanya yang ada di sini hari ini. Saya telah melewati beberapa peristiwa hebat dan meraih beberapa trofi besar, jadi terima kasih kepada setiap dari kalian.”

“Kita semua juga harus berterima kasih kepada orang ini, Mr. Roman Abramovich. Tak diragukan lagi, beliau adalah pemilik terbaik di dunia sepak bola. Ya, beliau telah menyuntikkan uang dalam jumlah yang sangat besar ke klub sepak bola ini tapi beliau peduli. Sejak dari Under-8, Under-9, dan Under-10, orang ini peduli dan ingin selalu berkembang setiap tahunnya, untuk memberikan kesempatan terbaik kepada kami. Roman, atas nama saya, para pemain, dan suporter, terima kasih banyak.”

“Saya ingin berterima kasih kepada istri dan anak-anak saya yang telah mendukung saya sepanjang perjalanan yang luar biasa ini. Terima kasih.”

“Terakhir, kalian, tanpa keraguan sedikitpun adalah para penggemar, suporter terbaik di dunia. Kalian memberi saya segalanya sejak usia 17 saat pertama kali saya memulai. Kalian menyemangati saat saya jatuh dan menyanyikan nama saya ketika saya bermain buruk dan mengecewakan kalian.”

“Ucapan terima kasih saja tidak akan pernah cukup, tapi dengar ini: Saya akan kembali lagi suatu hari nanti. Saya akan mendukung para pemain dan klub ini dari lubuk hati yang terdalam. Terima kasih banyak, saya menyayangi kalian semua.”

“Terakhir, saya ingin berterima kasih kepada orang ini (manajer kami kala itu, Antonio Conte).”

“Jujur, terima kasih banyak.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA