Indonesia

Chelsea vs Liverpool (Pertandingan Berkesan)

Meski tidak memiliki alasan geografis atau sejarah bagi Liverpool dan Chelsea untuk saling membenci, selama beberapa lama pada tahun 2000-an rivalitas kedua klub jadi salah satu yang paling menarik di sepak bola Inggris. Hari ini kita akan melihat lagi beberapa laga Chelsea vs Liverpool yang paling mengesankan.

Chelsea vs Liverpool (3-2): Final Carling Cup 2005 (Millenium Stadium)

Liverpool sudah mencetak gol di menit pertama ketika John Arne Riise melepas tendangan voli yang tak mampu dihentikan oleh Petr Cech. Tampaknya segala sesuatunya tidak berjalan seperti yang kita inginkan, sampai Steven Gerrard membuat gol bunuh diri di menit ke-79 untuk membuat kedudukan berimbang.

Jose Mourinho diusir ke tribun setelah Chelsea menyamakan kedudukan akibat mengolok penonton Liverpool. Terlepas dari insiden itu, Chelsea terus mendominasi di babak tambahan dan akhirnya unggul 3-1 berkat gol-gol dari Didier Drogba dan Mateja Kezman.

Drama masih belum usai karena kemudian Antonio Nunez mengalahkan Cech dalam duel bola atas saat laga tersisa enam menit lagi untuk membawa timnya memperkecil ketertinggalan.

Meski digempur habis-habisan oleh Liverpool, Chelsea mampu mempertahankan keunggulan dan akhirnya sukses mengangkat trofi pertama di bawah besutan Mourinho.

 

Chelsea vs Liverpool (4-4): Liga Champions 2009 (Stamford Bridge)
 

Duel Chelsea vs Liverpool ini jelas merupakan salah satu yang paling menegangkan sekaligus paling menarik yang pernah dimainkan di the Bridge.

Menjelang leg kedua perempat final Liga Champions UEFA antara Chelsea vs Liverpool di Stamford Bridge pada April 2009, hanya segelintir yang memperkirakan drama dan keseruan yang bakal terjadi malam itu di Stamford Bridge.

Tim Guus Hiddink unggul 3-1 setelah leg pertama di Anfield namun tendangan bebas Fabio Aurelio dan eksekusi penalti Xabi Alonso membuat Liverpool memegang kendali saat turun minum.

Di babak kedua, Chelsea bangkit dengan gol-gol dari Drogba, Alex, dan Lampard. Namun, Liverpool belum menyerah.

Tendangan Lucas Leiva yang terdefleksi dan tandukan Dirk Kuyt membuat suporter tuan rumah merasa was-was dengan skor 4-3 karena satu gol lagi akan membawa the Reds ke semifinal. Namun, Lampard kembali mencatatkan namanya di papan skor semenit menjelang laga bubar dan mengubah kedudukan menjadi 4-4 dan membawa Chelsea maju ke babak selanjutnya untuk menghadapi Barcelona.

 

Chelsea vs Liverpool (2-1): Final FA Cup 2012 (Wembley)

Satu lagi pertarungan sengit antara Chelsea vs Liverpool, kali ini di kompetisi sistem gugur tertua di dunia sepak bola, FA Cup.

The Blues menjalani final kesebelasnya, dengan catatan enam kali menang dan empat kali kalah sedangkan Liverpool tampil untuk keempat belas kalinya di final, yang tujuh di antaranya dimenangi dan enam lainnya kalah.

Ketika dimanajeri oleh Kenny Dalglish, Liverpool tak pernah kalah dari Chelsea. Di musim 2011/12, mereka sudah melakukan dobel pada kami dengan dua kali menang di Stamford Bridge di ajang Premier League dan League Cup.

Semua berubah ketika Ramires membuat kami unggul di menit ke-11. Tak lama setelah turun minum, Didier Drogba, yang memainkan laga terakhirnya di Wembley, mengemas gol kedelapannya di final piala untuk membawa kami mengendalikan permainan.

Di menit ke-64, Andy Carroll membuat the Reds memperkecil ketertinggalan dan pemain depan Inggris itu mengira telah mencetak gol penyimbang di menit ke-81 ketika tandukannya yang memanfaatkan umpan silang Suarez didorong Cech ke bagian bawah mistar dan memantul keluar.

Carroll berlari merayakan gol keduanya, namun setelah berkonsultasi dengan asistennya, wasit Phil Dowd tidak mengesahkan gol tersebut dan laga itu pun selesai dengan skor 2-1 untuk kemenangan Chelsea.

 

Chelsea vs Liverpool (2-0): Premier League 2014 (Anfield)

Laga klasik Chelsea vs Liverpool ini akan selalu dikenang sebagai momen yang menentukan musim Liverpool serta cobaan bagi Steven Gerrard.

Ketika Premier League tinggal menyisakan tiga laga lagi, the Reds tengah unggul lima poin di puncak klasemen. Titel juara liga pertama mereka setelah puasa selama 24 tahun sudah berada dalam genggaman. Lawan mereka selanjutnya adalah Chelseanya Jose Mourinho, yang juga bersaing memperebutkan gelar namun tidak diunggulkan di laga itu.

Demba Ba membuat the Blues unggul di akhir babak pertama usai Steven Gerrard terpeleset. Chelsea kemudian bertahan dengan terstruktur, brilian, dan penuh kebersamaan. Kemudian Fernando Torres bekerja sama dengan Willian di beberapa detik terakhir pertandingan dan menghasilkan gol kedua sekaligus menghambat asa Liverpool untuk menjadi juara.

Bermain di Anfield dengan tujuh pemain berbeda dari laga sebelumnya, Mourinho kembali menunjukkan kelihaiannya dalam meracik taktik untuk meraih tiga poin di akhir laga.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA