Berita

Para Pemain Chelsea Berlutut, Azpilicueta Tegaskan “Rasisme Harus Diberantas dari Masyarakat dan Kita Harus Berperan”

Sebelum berlatih di Cobham pagi ini waktu setempat, para pemain dan staf pelatih Chelsea membentuk formasi huruf H, inisial dari Human, dan berlutut sebagai lambang dukungan mereka terhadap gerakan Black Lives Matter.

Inisiatif ini datang dari para pemain seiring dengan aksi protes yang terjadi di seluruh dunia menyusul kematian George Floyd di Amerika Serikat akhir pekan lalu. Kapten kami, Cesar Azpilicueta, salah satu orang di balik ide berlutut dan membentuk formasi huruf H, mengungkap pesan yang ingin disampaikan oleh para pemain Chelsea tersebut…

“Kami ingin memanfaatkan posisi kami untuk melakukan hal ini sebagai ekspresi bahwa kita hidup di dunia di mana kita harus berusaha membenahinya di masa mendatang, agar menjadi dunia yang lebih baik dengan lebih banyak cinta, tanpa rasa benci,” jelas Azpilicueta.

“Kita baru saja melihat bentuk rasisme dan kita melihat kebencian seperti itu setiap hari, yang mana harus diberantas dari masyarakat, dan kita harus berperan.”

“Setiap hari ada kesempatan untuk memberi contoh, untuk berperilaku, untuk mengedukasi anak-anak masuk ke dunia yang lebih baik karena kami sadar bahwa edukasi adalah kunci masa depan.”

“Kami tahu bahwa kami harus memikirkan generasi muda dan kami ingin meninggalkan dunia yang lebih baik dengan kemungkinan yang lebih baik tanpa diskriminasi atau rasisme. Jadi, segala sesuatunya penting dan kini saatnya untuk bersuara dan menghadapi sikap-sikap yang kita lihat ini. Tidak ada tempat untuk semua ini.”

“Chelsea adalah klub yang memimpin dengan memberi contoh, selalu di depan dalam menekel rasisme dan segala bentuk diskriminasi,” imbuh Azpilicueta.

“Kami sangat bangga menjadi bagian dari Chelsea dan bisa bertindak ketika ikut serta dalam kampanye apa pun. Kami ingin membantu dengan cara yang kami bisa. Ini merupakan bagian dari nilai kami dan kami sangat serius dalam menanggapinya.”

Azpilicueta berkata bahwa para pemain terus mengikuti berita-berita yang berkembang baru-baru ini. Reaksi dari seluruh dunia terkait insiden ini menjadi bukti dari niat orang di seluruh dunia untuk bahu-membahu dalam memerangi ketidakadilan.

“Kita melihat banyak insiden diskriminasi di setiap belahan dunia dan ini tak seharusnya terjadi. Kita semua setara, tak peduli asal usul, warna kulit, agama, jenis kelamin. Kita semua manusia. Mendapat kesempatan yang sama dan saling menghargai adalah kunci, setelah edukasi, untuk melihat semua orang sebagai umat manusia dan tidak mendiskriminasi.”

“Penting untuk saling menghargai dan belajar. Kita berasal dari berbagai latar belakang tetapi kita semua dapat saling mengapresiasi dan mendapatkan kasih dari satu sama lain, dan pada akhirnya memiliki jalan yang lebih baik bagi dunia.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA