Analisis

Musim Mereka Sejauh Ini: Jorginho

Jorginho jadi fokus berikutnya dalam fitur yang membahas perjalanan para pemain di musim 2019/20 sampai kompetisi dijeda.

Pria 28 tahun ini adalah pemain kunci di tim sejak pindah dari Naples ke London Barat pada musim panas 2018, mengikuti jejak Maurizio Sarri. Pada pramusim lalu ia ditunjuk sebagai wakil kapten oleh Frank Lampard. Penampilannya yang konsisten di lini tengah membuatnya mendapat kepercayaan dari bos baru kami dan senjatanya pun makin lengkap dengan sumbangan gol demi gol di musim tersuburnya selama enam tahun terakhir…

Jorginho: 36 penampilan (empat kali sebagai pengganti), tujuh gol, dua assist

“Karakternya, seorang penggerak, dan itulah yang terlihat jelas di lapangan. Saya mengamati permainannya di banyak pertandingan musim lalu dan saya tahu dia sempat mengalami masa sulit tetapi yang benar-benar membuat saya suka adalah keberaniannya dalam memegang bola – dia selalu menginginkannya. Saya senang sekali bisa bekerja dengannya. Dia salah satu pemain yang menular, ia mendorong pemain lain di lapangan.”

Frank Lampard memuji tinggi kualitas Jorginho saat memperkenalkannya sebagai wakil kapten tim di awal musim ini. Ia menyanjung kemampuan Jorginho dalam mengendalikan permainan lewat ketenangannya, tekniknya, dan kemampuan metronomnya di lini tengah, serta dalam mengatur rekan-rekannya baik saat memegang bola atau tidak. Kepercayaannya kepada si pemain Italia dibuktikan dengan fakta bahwa ia hanya absen lima kali di semua kompetisi sepanjang musim.

Reputasi pulih

Jorginho menjalani musim perdananya di Inggris dengan sangat baik, terutama jika mengingat kecenderungan pemain asing yang harus beradaptasi dengan Premier League untuk pertama kalinya. Dia cuma absen sekali di liga dan dengan jumlah menit main yang hanya kalah dari David Luiz dan Cesar Azpilicueta di musim ketika the Blues finis di peringkat ketiga dan menjuarai Liga Europa.

Namun demikian, masih ada kritik yang diarahkan pada gaya main tim sehubungan dengan perannya sebagai titik tumpu lini tengah tim. “Saya datang dengan manajer lain dan saya akhirnya mendengar beberapa hal yang sejujurnya tidak adil,” katanya belum lama ini.

“Saya tak pernah menyanggah pandangan itu dan mereka malah memberi saya kekuatan karena di dalam diri saya, saya tahu bahwa mereka salah. Saya ingin membutkikan bahwa mereka salah dan bekerja tanpa banyak bicara seperti yang biasa saya lakukan.”

Sebagai sosok yang populer di ruang ganti, nilai penting dari keberadaan Jorginho di tim dipertegas ketika Lampard mendapuknya sebagai wakil kapten, mendampingi Cesar Azpilicueta yang baru saja dipilih sebagai kapten. Dia hanya tidak tampil dua kali di 23 laga pertama musim ini. Pertama, diistirahatkan ketika Grimsby menyambangi London dalam ajang Carabao Cup, kedua saat diskors melawan Crystal Palace.

Satu-satunya ketidakhadirannya musim ini yang bukan disebabkan karena diistirahatkan atau akumulasi kartu kuning adalah saat bertandang ke markas Everton pada awal Desember.

Master operan

Tak ada pemain yang punya catatan operan sukses sebaik Jorginho (3.118) di Premier League musim lalu, menggarisbawahi peran kuncinya dalam mendikte permainan dari sisi dalam dan tengah lapangan. Meski dia masih punya catatan yang tinggi untuk kategori itu di musim ini, peringkat ketujuh dengan 1.861 operan, ada yang sedikit berubah dari distribusi bolanya yang mana lebih mengarah ke depan.

Rata-rata operan perlaga dan rasio keberhasilannya menurun dari catatan yang dibukukannya di musim 2018/19, namun jumlah umpan panjangnya meningkat dari 2,5 menjadi 3,7. Dan, yang lebih krusial, dia sudah menciptakan dua assist dibanding nirassist musim lalu. Kecenderungan untuk lebih menyerang ini berhasil membuahkan gol pembuka yang dicetak oleh Tammy Abraham di markas Watford November lalu. Kala itu umpan first-time Jorginho sukses membelah pertahanan the Hornets.

“Yang saya lihat dari Jorginho adalah kualitas umpannya dan saya ingin melihatnya menggunakan umpan jarak jauhnya,” kata Lampard sebelumnya di musim ini. Statistik memperlihatkan bahwa itulah yang terjadi, meski jika baik si pemain dan pelatih akan ingin melihat angka yang lebih baik lagi setelah musim dilanjutkan pekan depan.

Mahir eksekusi penalti

Tujuh dari sembilan gol Jorginho sampai saat ini tercipta dari titik putih, di mana kedua golnya dari permainan terbuka disaragkan dalam laga derbi London di kandang lawan (di Fulham musim lalu dan Arsenal musim ini).

Bahkan, dari 12 sepakan yang dilakukannya di waktu normal, tak ada satu pun yang gagal berkat teknik khasnya yang diawali dengan lompatan, jeda, lalu menembak, yang kerap membingungkan kiper-kiper Premier League. Satu-satunya usahanya yang dimentahkan kiper lawan terjadi di final Carabao Cup musim lalu, oleh Ederson.

Muncul perdebatan pada September lalu tentang penendang penalti utama kami ketika tendangan Ross Barkley di menit-menit akhir saat melawan Valencia hanya menerpa mistar gawang. Kami akhirnya kalah 1-0 di laga itu. namun, setelah sukses menyelesaikan kesempatan berikutnya di bulan yang sama kala berhadapan dengan Brighton, Lampard mengklarifikasi.

“Sekarang Jorginho adalah eksekutor penaltinya,” tegasnya. “Saya tidak keberatan memiliki penendang penalti lain ketika Jorginho ada di lapangan, dia boleh mengambilnya, dan jika dia mengambilnya seperti hari ini maka dia boleh terus melakukannya.”

Sejak itu the Blues tak pernah gagal mengeksekusi tendangan penalti. Si pria Italia itu berhasil menjalankan tugasnya ketika melawan Ajax (dua kali), Burnley dan Arsenal, serta tiga kesempatan lain bersama tim nasional.

Statistik Jorginho di Premier League musim 2019/20

Statistik Jorginho

Penampilan Jorginho di Premier League musim 2019/20

Jorginho bermain 26 kali di Premier League untuk Chelsea musim ini, tiga di antaranya sebagai pengganti.

Penampilan Jorginho di Liga Champions musim 2019/20

Jorginho selalu jadi starter di tujuh kesempatan di Liga Champions musim ini.

Penampilan Jorginho di FA Cup musim 2019/20

Jorginho bermain dua kali dari tiga laga di FA Cup musim ini, satu kali sebagai pengganti.

Penampilan Jorginho di League Cup musim 2019/20

Jorginho tampil sekali di Carabao Cup musim ini, sejak menit pertama di babak keempat. Di babak itu, kami kalah dari Manchester United di kandang sendiri.

Gol Jorginho di musim 2019/20

Jorginho sudah mengemas tujuh gol untuk Chelsea musim ini, enam di antaranya berasal dari titik putih. Dia juga mencetak gol ketika melawan Arsenal, kandang-tandang. Golnya di Emirates pada Desember merupakan satu-satunya gol yang ia ciptakan dari permainan terbuka.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA