Berita

Pantauan Media: Southgate Yakin Penundaan Euro Menguntungkan Loftus-Cheek, Neville Soal Rasa Hormatnya Untuk Eks Blues, James Didukung untuk Mendapatkan Posisi Bek Kanan Inggris

Dalam pantauan media terbaru kami yang berhubungan dengan Chelsea, manajer Inggris Gareth Southgate bicara soal Ruben Loftus-Cheek yang kembali bugar dan Phil Neville bicara soal pemain Chelsea yang “sangat disukai” Alex Ferguson.

Berita-berita ini diambil dari sumber eksternal yang tidak mewakili pandangan maupun posisi Chelsea Football Club.

Penundaan Euro 2020 untungkan Loftus-Cheek

Manajer timnas Inggris, Gareth Southgate, yakin bahwa keputusan untuk menunda Piala Eropa hingga musim panas mendatang sebagai akibat dari pandemi virus corona akan menguntungkan Ruben Loftus-Cheek, lapor Evening Standard.

Gelandang Chelsea itu belum tampil lagi bagi tim senior the Blues sejak 13 bulan lalu sebagai akibat dari cedera Achilles yang dialaminya Mei tahun lalu.

Mengingat kurang menit main, ia mungkin akan melewatkan Euro 2020, namun penundaan selama setahun itu memberi kesempatan bagi pemuda 24 tahun untuk memberi kesan positif kepada Southgate untuk mendapatkan tempat di tim.

“Masa ketika takdir mengambil alih,” kata Southgate.

“Aku bicara dengan Ruben Loftus-Cheek beberapa hari lalu, dia sudah menepi selama setahun. Tidak mungkin dia kembali untuk turnamen seperti itu.”

“Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi padanya dalam 12 bulan mendatang dan mungkin ada pemain muda lain yang tidak bermain di Premier League, yang mungkin muncul di posisi tertentu untuk bersaing memperebutkan tempat.”


Neville: Fergie menyukai Zola

Mirror melaporkan bahwa eks bek Manchester United, Phil Neville, bicara soal rasa hormat yang dirasakannya dan eks manajernya kepada Gianfranco Zola sebagai seorang pesepak bola.

Mengenang pertandingan antara the Blues dan the Red Devils di musim 1999/2000, Neville mengungkap bahwa Ferguson sering menerapkan taktik khusus untuk meredam ancaman si genius asal Italia itu.

Meski dalam duel di Old Trafford pada April 2000 itu United sudah memastikan gelar juara Premier League, menjelang laga, manajer asal Skotlandia itu masih waspada dengan pengaruh Zola.

“Kami akan menjuarai liga jadi kami sangat santai. Manajer melakukan beberapa pergantian tetapi satu hal dari melawan Chelsea, terutama di titik itu, adalah respek luar biasa Sir Alex Ferguson kepada Gianfranco Zola – dia sangat menyukainya,” kata Neville.

“Soal posisi, dia mirip dengan Eric Cantona (tetapi juga) dalam soal efek yang diberikannya pada sepak bola Inggris. Dia selalu membuat pertandingan menjadi sulit.”

Meski hari itu United menang 3-2, mereka sempat kalah besar pada pertemuan sebelumnya musim itu, kala takluk 5-0 di Stamford Bridge berkat penampilan menginspirasi Zola.

Kerap ditugasi mengawal pergerakan Zola di pertandingan, dalam diri Neville tumbuh rasa hormat yang besar kepada si pria Italia.

“Beberapa kali (saya menjaganya satu lawan satu),” imbuh Neville. “Dalam dua pertemuan sebelumnya, saya menjaganya satu lawan satu. Satu di FA Cup dan juga dalam kekalahan 5-0 sampai Nicky Butt dikartu merah jadi saya tahu benar seberapa bagus dia.”

“Dia lincah, mampu bermain sama baik dengan kedua kakinya, juga seorang gentleman. Itulah yang menonjol di lapangan, dia seorang gentleman sejati.”

Melchiot dukung James untuk posisi bek kanan Inggris

Menurut TalkSport, eks bek internasional Belanda, Mario Melchiot, merasa Reece James lebih baik daripada Trent Alexander-Arnold dan Aaron Wan-Bissaka untuk mengisi pos bek kanan timnas Inggris.

Meski ketiga pemain itu punya kualitas, si orang Belanda yakin youngster Chelsea itu adalah memiliki paket terkomplet.

“Ketika bicara soal Alexander-Arnold, saya suka dengannya dan cara mainnya,” kata eks pemain Chelsea.

“Dia mengubah permainan dengan sangat mudah. Wan-Bissaka lebih defensif.”

“Tapi Reece James punya kemampuan, kekuatan, kecepatan untuk mengejar pemain, dan dia tahu bagaimana melakukannya.”

“Masih ada beberapa hal yang perlu ia tambahkan ke dalam permainannya, tapi jika dia bisa jadi pemain reguler di Chelsea, dia bisa bersaing dengan dua orang itu. Jadi, kenapa dia tidak mau melakukannya lagi?”

“Itulah alasan kita bermain sepak bola – untuk bersaing dengan yang terbaik.”

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA