Wawancara

Eksklusif: Barkley Berbicara Soal Menjaga Performa, Bermain Tanpa Penonton Lagi, dan Berjuang untuk Posisi Empat Besar

Pemain nomor delapan kami membahas pengalamannya selama isolasi wilayah, prospek bermain sepak bola tanpa penonton, dan apa yang perlu dilakukan Chelsea untuk mencapai target kami musim ini...

Ross Barkley sangat ingin melanjutkan performa kami sebelum terhentinya kompetisi.

Pada hari Minggu sore di Midlands, the Blues akan melanjutkan musim Premier League mereka 105 hari setelah perjalanan terakhir kami, kemenangan 4-0 atas mantan klub Barkley, Everton, pada awal Maret yang banyak dianggap sebagai salah satu penampilan terbaik kami musim ini.

Barkley sendiri mungkin menikmati penampilan dan kebugaran terbaik dalam kariernya di Chelsea, bermain 90 menit berturut-turut hanya untuk kedua kalinya sebagai pemain the Blues dan telah mencetak gol solo luar biasa melawan Liverpool yang mengamankan perjalanan kami ke perempat final Piala FA.

Dalam konteks olahraga, isolasi wilayah di Inggris datang pada saat yang paling tidak menyenangkan bagi pemain berusia 26 tahun, meskipun ia tidak memiliki keinginan untuk memikirkan apa yang mungkin terjadi, dan sebaliknya menegaskan tujuannya adalah melanjutkan kembali dengan tekad dan keyakinan yang baru.

"Itu membuat frustrasi karena saya dalam kondisi yang baik," katanya mengenai terhentinya kompetisi, dalam sebuah wawancara eksklusif dengan situs web resmi Chelsea.

"Saya mendapatkan performa yang bagus bersama tim dan semuanya berjalan baik, untuk tim juga karena kami mendapatkan hasil yang kami butuhkan dan kami bermain bagus."

"Sejak kami sudah kembali berlatih, sepertinya kami kembali ke tempat kami sebelumnya. Kami semua menantikan pertandingan pertama kami pada hari Minggu dan mudah-mudahan kami dapat melanjutkan performa kami sebelumnya."

Klik di sini untuk beberapa analisis tentang musim Barkley sejauh ini

Seperti banyak pemain dalam skuat, Barkley menghabiskan sebagian besar masa isolasi wilayah setelah 14 hari periode isolasi mandiri menyusul hasil tes positif COVID-19 pada diri Callum Hudson-Odoi.

Dia menghargai bisa menghabiskan waktu dekat dengan keluarganya, sementara juga tetap bugar dan aktif selama latihan harian yang ditentukan oleh pedoman Pemerintah Inggris. Ketika kembali ke latihan tim di Cobham pada bulan Mei, sang gelandang merasa segar dan menyebut itu berkat latihan spesifiknya selama isolasi wilayah.

"Itu aneh, tetapi karena saya pindah ke Chelsea saya tidak pernah benar-benar bisa menghabiskan banyak waktu di rumah, jadi untuk bisa melakukan itu dan bersama keluarga saya benar-benar menyenangkan," ungkap Barkley.

"Di London, saya sendirian selama periode ini dan saya tidak akan bisa melakukan banyak latihan kebugaran di tempat tinggal saya, jadi masuk akal bagi saya untuk pulang dan tetap menjaga kebugaran saya di sana."

"Saya melakukan latihan terkait dengan cara saya bermain dalam permainan jadi itu adalah latihan kekuatan, kebugaran, banyak mengasah teknik bola. Ketika kami kembali, saya merasa baik dan bugar. Saya lebih baik dengan kami kembali sekarang dan kembali ke keadaan normal."

Sebagai penggemar dan penonton sepak bola yang antusias, Barkley telah melewatkan kesempatan untuk menonton pertandingan di televisi sama seperti kita semua dan malah menggunakan waktu untuk meninjau  permainannya sendiri yang disediakan oleh departemen analisis klub.

Namun, setelah 15 tahun berada dalam dunia sepak bola dengan sedikit waktu yang diberikan untuk beristirahat dan mengambil jeda di sela-sela musim, ia juga mengambil kesempatan untuk memberi dirinya istirahat psikologis dari olahraga yang sering kali bisa menghabiskan banyak waktu dan melelahkan.

"Ini masa yang aneh karena biasanya selalu ada pertandingan di TV jadi sama sekali tidak menonton pertandingan olahraga sama sekali itu benar-benar membunuh saya," akunya. "Sekarang sepak bola telah kembali, itu adalah perasaan yang luar biasa menyenangkan karena itulah yang kita sukai."

"Saya telah merenungkan beberapa hal setiap beberapa hari dan menonton video-video itu kembali, menemukan detail kecil untuk dikembangkan, apa yang saya lakukan dengan baik dan apa yang tim lakukan dengan baik. Jelas itu akan menjadi sulit karena periode yang sangat lama dan Anda bahkan tidak selama ini jauh dari sepak bola di musim panas tetapi juga bagus untuk berhenti."

Pertandingan tertutup tanpa penonton di stadion adalah hal yang aneh bagi para pemain, meskipun Barkley memiliki pengalaman bermain sepak bola tanpa penonton. Pada Oktober 2018, Inggris memainkan pertandingan internasional Nations League melawan Kroasia di Rijeka di sebuah stadion sepi menyusul keputusan badan disiplin UEFA melawan Federasi Sepak Bola Kroasia.

Barkley menjadi starter di lini tengah melawan rekan setimnya di klub Mateo Kovacic dalam pertandingan yang berakhir 0-0 dan pemain nomor delapan kami yakin kondisi itu akan membutuhkan adaptasi.

"Untuk saya, saya tidak menyukainya," kenangnya. "Jelas saya menikmati pertandingan karena itu adalah timnas Inggris dan itu adalah pertandingan yang sangat besar tetapi tanpa penggemar dan tanpa atmosfer, itu aneh. Anda memainkan sepak bola karena para suporter. Anda memiliki mereka di belakang Anda dan mereka dapat memberi Anda dorongan selama pertandingan."

"Kami harus mengingat kembali ketika kami masih muda bermain di tim cadangan atau U-23. Terkadang di level itu Anda bermain di tempat latihan di mana hanya ada beberapa orang tua yang menonton sehingga akan sangat mirip dengan itu. Kami hanya harus fokus untuk menyelesaikan pekerjaan di setiap pertandingan yang datang."

Dengan sembilan pertandingan Premier League yang tersisa, masih ada beberapa tim yang bersaing memperebutkan tiket Liga Champions. Chelsea unggul tiga poin dari Manchester United di urutan kelima dan lima poin di belakang Leicester City di urutan ketiga, dengan the Blues duduk di posisi empat besar sejak Oktober.

"Sekarang sepak bola sudah kembali, itu adalah perasaan yang luar biasa menyenangkan karena itulah yang kita cintai."

photo of Ross Barkley Ross Barkley

Dengan pertandingan melawan Manchester City (kedua), Sheffield United (keenam), dan Wolverhampton Wanderers (ketujuh) yang akan datang, Barkley sangat sadar bahwa fokus dan semangat bertempur diperlukan, dimulai dengan laga tandang pada hari Minggu ke markas Aston Villa yang terancam degradasi.

"Ini sangat ketat karena semua orang ingin berjuang untuk masuk ke empat besar," tambahnya. "Kami ada di sana sekarang tetapi kami tahu bahwa kami harus tampil bagus dan memenangi pertandingan karena kami memiliki tim yang mengejar kami."

"Ketika setiap pertandingan datang, kami harus berjuang untuk meraih tiga poin. Ini tantangan besar. Kami memiliki banyak pertandingan yang rapat, tetapi kami tahu apa yang perlu kami lakukan."


- Persiapan kami dimulai dengan semua statistik utama jelang laga Aston Villa vs Chelsea

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA