Analisis

Musim Mereka Sejauh Ini: Reece James

Kami melihat kembali ke musim Reece James sejauh ini, musim debut mengesankan di Stamford Bridge, dengan fokus kian tertuju pada  kembalinya sepak bola akhir pekan ini.

Pemain berusia 20 tahun ini telah tampil di musim ini bersama sejumlah  lulusan Akademi yang bermain di Championship musim lalu. Dia bermain di kompetisi elit dengan mengesankan menyusul cedera yang dialaminya di musim gugur dan berperan besar dalam salah satu momen terbaik kami musim ini saat meraih hasil imbang 4-4 pada bulan November melawan Ajax…
 

Reece James: 26 penampilan (sembilan kali sebagai pemain pengganti), dua gol, tiga asis

"Dia punya kemampuan untuk melangkah sangat jauh. Saya punya keyakinan besar bahwa dia bisa melangkah sejauh yang dia inginkan dalam sepak bola karena saya melihat begitu banyak peningkatan. Bakat dan kemampuan mentahnya hanyalah awal dari cerita. Ada banyak lagi yang bisa ditambahkan pada apa yang akan membuatnya menjadi pemain besar untuk klub ini."

Frank Lampard mengejar James sebagai pemain pinjaman saat masoh menjadi manajer Derby County Januari tahun lalu, mengidentifikasi dia sebagai tambahan yang ideal untuk pasukan the Rams dalam upaya mereka untuk promosi ke Premier League. Pada saat itu, sang bek bermain dan bersinar bersama Wigan, di mana ia tinggal dan mendapatkan sejumlah penghargaan individu akhir musim ketika kontribusinya membantu the Latics melawan ancaman degradasi.

Komentar si bos dalam laga menegangkan yang menghasilkan delapan gol di Liga Champions menegaskan kembali keyakinannya pada potensi James dan kemampuannya untuk membuat dampak instan pada tim. Dia menjadi starter dalam laga Premier League pertamanya empat hari kemudian dan telah menjadi pemain reguler sejak itu.

Berjuang Meraih Kebugaran

Setelah musim 2018/19 yang padat dengan dia membuat 46 penampilan untuk Wigan di musim perdananya di sepak bola senior, James menuju ke Toulon dengan timnas Inggris U-20 pada bulan Juni. Namanya naik daun setelah menjalani musim yang luar biasa tetapi cedera parah pada pertandingan grup terakhir melawan Chili membuatnya mengalami kerusakan ligamen pergelangan kaki yang akan membuatnya absen selama tiga bulan.

Itu berarti pemain muda itu melewatkan pra-musim dengan pelatih kepala kami yang baru saat dia bekerja sendiri dalam rehabilitasi, meskipun waktunya di ruang perawatan tidak mengurangi posisinya dalam rencana Lampard.

Didorong oleh nasihat asistennya Jody Morris dan Joe Edwards, yang telah bekerja dengan James selama bertahun-tahun yang penuh kesuksesan di Akademi, Lampard mendorong James untuk menolak tawaran pinjaman dari klub Premier League lain di musim panas dan berjuang untuk mendapat posisi di tim utama Chelsea. Dia melakukan debutnya di Carabao Cup pada bulan September, menandai kesempatan itu dengan satu gol dalam kemenangan 7-1 kami atas Grimsby Town.

Divisi Championship ke Liga Champions

Seminggu kemudian, James menjadi starter lagi dalam pertandingan tandang penting Liga Champions di Lille di posisi bek sayap kanan. Dari posisi itu, pemain muda kami itu dapat memaksimalkan bakat menyerang dan menunjukkan kualitas sentuhan akhirnya, bahkan meski dia tidak mencetak gol lagi di Prancis. The Blues menang 2-1 berkat gol Willian dan manfaat dari sistem baru ini menjadi bukti nyata.

Pada matchday empat, James benar-benar membuktikan kemampuannya kepada semua pecinta sepak bola yang menonton dengan performa luar biasa dalam salah satu laga Eropa terbaik yang pernah tercipta di Bridge saat kami bangkit dari ketertinggalan 4-1 dengan 35 menit tersisa untuk menorehkan hasil imbang melawan Ajax.

Dimasukkan pada babak kedua sebagai bek kanan, dengan Cesar Azpilicueta beralih ke kiri, ia melesakkan gol penyeimbang yang menentukan saat laga akan berakhir 16 menit lagi, menjadi pencetak gol termuda Chelsea di Liga Champions dan memicu perayaan menghebohkan di tribun Matthew Harding End.

Adaptasi Posisi

Lampard lebih sering memainkan James di lini pertahanan, fleksibilitasnya dalam bermain sebagai bek kanan, bek sayap kanan, atau di bek sisi kanan dalam formasi tiga bek tengah menawarkan lebih banyak opsi ke lini belakang the Blues di paruh kedua musim.

Tiga kesempatan terakhirnya bermain sebagai starter adalah sebagai bek sayap, dengan Azpilicueta digeser ke posisi tiga bek tengah, meskipun ia beroperasi di lini tengah dalam laga terakhir kami melawan Everton, sekali lagi menunjukkan kemampuan beradaptasi yang berguna. Dengan banyak tantangan ke depannya dalam sembilan pertandingan liga terakhir kami musim ini, akan menarik untuk melihat di mana Lampard memilih untuk memainkan sosok yang sudah mencintai Chelsea sejak masa kanak-kanaknya tersebut.

Statistik Reece James di Premier League 2019/20


Statistik Reece James

Penampilan Reece James di Premier League 2019/20

James telah bermain 17 kali di Premier League untuk Chelsea musim ini, enam kali sebagai pemain pengganti.
 

Penampilan Reece James di Liga Champions 2019/20

James melakukan debutnya di Liga Champions dalam kemenangan kami di Lille pada bulan Oktober dan telah membuat total lima penampilan di kompetisi musim ini, dua kali sebagai pemain pengganti.

Penampilan Reece James di Piala FA 2019/20

James telah bermain dalam dua dari tiga pertandingan Piala FA kami musim ini, satu sebagai pemain pengganti.
 

Penampilan Reece James di Piala Liga 2019/20

James membuat debutnya untuk Blues di laga pembuka Carabao Cup kami melawan Grimsby Town pada bulan September dan menjadi starter di babak berikutnya saat kami dikalahkan di kandang oleh Manchester United.
 

Gol-Gol Reece James Musim 2019/20

James telah mencetak dua gol untuk Chelsea musim ini, yang pertama datang pada debutnya melawan Grimsby dan yang kedua saat kami menyamakan kedudukan dalam laga kandang menghadapi Ajax di Liga Champions.


Klik di sini untuk membaca edisi lain dari seri ulasan Musim Mereka Sejauh Ini kami

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA