Laporan Pertandingan

Laporan Pertandingan: Chelsea 2 Manchester City 1

Laga tertutup pertama kami berlangsung sengit dan berakhir dengan tiga poin untuk Chelsea berkat eksekusi penalti Willian di babak kedua.

Tidak ada banyak suporter di dalam Stamford Bridge, tetapi pertemuan antar dua tim empat besar ini tidak kehilangan intensitas dan keseruannya, dan tetap berjalan seimbang. Akhirnya Chelsea keluar sebagai pemenang.

Christian Pulisic membuat kami unggul sebelum turun minum lewat sebuah aksi individu menawan, namun kemudian tim tamu menyamakan kedudukan dengan cara yang tak kalah apiknya lewat Kevin De Bruyne yang melesakkan bola ke pojok atas gawang.

Raheem Sterling dan Pulisic kemudian nyaris menjebol gawang lawan. Tak lama kemudian VAR memberi kami kesempatan untuk mengambil kendali. Setelah kemelut di depan gawang, Fernandinho menyentuh bola dengan tangannya dan diusir wasit. Tendangan penalti sukses dieksekusi oleh Willian.

Selagi perhatian tertuju pada pemahkotaan juara kepada Liverpool, kemenangan ini diraih dengan impresif oleh Chelsea untuk mempertahankan keunggulan lima poin atas Manchester United. Performa ini juga akan menyenangkan Frank Lampard, di mana timnya tampil lebih baik di kedua babak. 

Pulisic merayakan gol pembuka

Sebelum kick-off, semua pemain, staf, dan ofisial berlutut sebagai simbol dukungan untuk gerakan Black Lives Matter, dan Stamford Bridge menyampaikan pesan itu selama beberapa menit pertama. Di tribun, kerja keras NHS dan para pekerja utama mendapat penghargaan melalui sebuah spanduk besar di West Lower, sementara bendera-bendera Chelsea lainnya tersebar di seluruh lapangan dengan tujuan untuk menjaga stadion senyaman mungkin

Para pemain berlutut

Tim tamu memulai laga tanpa striker, dengan penyerang-penyerang yang saling berganti posisi, dan merekalah yang mengancam lebih dahulu, meski Kepa tetap tak direpotkan hingga menendang sebuah umpan silang rendah di menit kesembilan.

Tak lama kemudian permainan Chelsea mulai membaik ketika Olivier Giroud dan Christian Pulisic dengan cerdas bekerja sama di lingkaran tengah untuk menciptakan ruang. Cesar Azpilicueta membebaskan Willian yang umpan tariknya diamankan lawan dan membuahkan sepak pojok yang lantas disambar Mason Mount dengan tendangan voli yang melambung ke the Shed.

Sempat terjadi kekhawatiran ketika operan Kepa tak menemui sasaran, memberi kesempatan bagi Bernardo Silva untuk membidik gawang, namun beruntung ruang geraknya bisa ditutup lebih dahulu. Kiper kami kembali memperlihatkan kemampuan terbaiknya dengan menepis tandukan Fernandinho di atas.

Upaya Silva digagalkan oleh kerja sama Kepa dan Rudiger

Drinks break menjadi titik balik di babak pertama. Sepakan keras Ross Barkley, mencoba menuntaskan pergerakan yang dimulai oleh Willian dan Marcos Alonso, masih bisa diblok lawan.

Tercipta lubang di lini belakang City, dan kami berhasil memaksimalkannya ketika laga berjalan setengah jam. Ross Barkley menusuk ke ruang kosong lalu mengirim umpan silang, Giroud dan Pulisic kembali bertukar umpan dan akhirnya ditembak oleh Pulisic namun bola terdefleksi ke jalur pergerakan Barkley. Upayanya berhasil dibuang di dekat garis gawang, dan dari sepak pojok yang dihasilkan, sundulan Christensen bisa dimentahkan oleh Ederson. Bola muntah disambar Azpilicueta namun melambung.

Kejutan terjadi di menit ke-36 ketika kami unggul. Sekali lagi, serangan balik sukses menciptakan masalah. Tendangan bebas De Bruyne dibuang ke tengah lapangan. Ketika Mendy dan Ilkay Gundogan salah komunikasi, Pulisic dengan cerdik mencuri bola liar.

Sepuluh yard dari wilayah pertahanannya sendiri, si pemain Amerika masih harus bekerja keras. Yang terjadi kemudian benar-benar memukau. Setelah melewati Gundogan, ia sukses menghindari cegatan Mendy lalu menggiring bola menjauh. Tinggal berhadapan dengan Ederson, Pulisic akhirnya melepas tendangan melengkung yang masuk ke sisi kanan gawang.

Pulisic membuka keunggulan

The Blues terus berusaha mempertahankan keunggulan hingga tembakan Mahrez yang melambung menjadi alarm.

Setelah turun minum, Christensen dengan berani memblok tembakan keras Mendy dengan kepalanya. Pemuda Denmark itu bisa melanjutkan pertandingan setelah diperiksa.

City bisa menyamakan kedudukan lewat sebuah tendangan bebas memukau, yang diberikan setelah N'Golo Kante melanggar Mahrez, yang dieksekusi oleh De Bruyne. Bola melambung melewati tembok pertahanan dan masuk ke pojok kanan atas gawang.

De Bruyne mengubah kedudukan menjadi 1-1

Di tengah berimbangnya pertandingan

City hampir saja melakukan apa yang kami lakukan terhadap Villa hari Minggu lalu: membalikkan keadaan dalam waktu singkat. Kali ini mereka yang menyerang balik dengan kecepatan tinggi. Mahrez melepas umpan terobosan ke Sterling yang kemudian mencungkil bola ke atas Kepa namun bola menyambar mistar gawang.

Beberapa detik setelah Tammy Abraham menggantikan Giroud, Ederson malah mengoper bola ke Mount, yang tak terkawal. Sayang sekali tembakannya hanya mengenai sisi luar gawang kami. Peluang yang bagus untuk mengembalikan keunggulan kami.

Di pertengahan babak kedua, ketika City menguasai keadaan, sepakan Sterling melebar. Setelah itu, drinks break kedua diberikan.

DI menit ke-70, Pulisic mencuri bola di belakang dan nyaris menggandakan gol kami. Setelah melewati Fernandinho, melewati Ederson dan menyasar gawang dari sudut sempit. Tampaknya bola akan masuk namun Kyle Walker tiba-tiba muncul dan berhasil menghentikan bola dengan menekelnya. Sangat disayangkan Abraham tak mampu memanfaatkan situasi.

Terasa seperti déjà vu ketika Pulisic dan lalu Abraham gagal memanfaatkan peluang menyusul aksi menawan Willian di sayap, plus penyelamatan Ederson. Di tengah kemelut, teriakan stiker kami terdengar di setiap sudut SW6. Dari tayang ulang yang diperlihatkan: Fernandinho menahan tembakan Abraham dengan tangannya. VAR memutuskan untuk memberikan hadiah penalti dan sebuah kartu merah. Wasit Stuart Atwell layak mendapat kredit dengan membiarkan laga terus berjalan ketika De Bruyne mencoba menghentikan Willian di dekat touchline.

Fernandinho menyentuh bola dengan tangannya

Willian mengambil tanggung jawab dan sukses menaklukkan kompatriotnya dengan menembak ke sisi kiri.

Tersisa dua belas menit plus enam menit perpanjangan waktu. The Blues bertahan dengan solid dan mengancam lewat serangan balik, terlebih ketika pemain pengganti, Billy Gilmour, dan  Pedro bekerja sama. Si pria Spanyol dengan luar biasa bisa digagalkan oleh Ederson dengan jangkauannya.

Chelsea berhasil meraih kemenangan fantastis yang krusial bagi perburuan empat besar, yang mana hasil ini juga memastikan Merseyside bisa melakukan perayaan setelah menanti 30 tahun tanpa gelar liga.

Pemilihan pemain

Barkley dan Pulisic dimainkan oleh Lampard, yang keduanya sukses memberi dampak signifikan dari bangku cadangan dalam kemenangan dri Villa Park. Mateo Kovacic dan Ruben Loftus-Cheek yang digantikan. Jorginho juga dicadangkan setelah di laga sebelumnya diskors.

Kecemerlangan Pulisic

Pulisic menunjukkan mewaspadaannya di dekat gawang saat di markas Villa, dan bahkan lebih trengginas lagi di laga ini. Dua kali dia berhasil memanfaatkan keragu-raguan pemain lawan untuk menyerang balik, dan kurang beruntung bisa menambah gol setelah mencetak gol pembuka. Setelah absen beberapa bulan sebelum lockdown, ia bersiap untuk memberi dampak signifikan di sisa musim. 

Sepakan Pulisic untuk membuat kami unggul 2-1 berhasil digagalkan di garis gawang, namun dia berperan dalam terciptanya gol kedua kami

Kehebatan Willian

Baru dua hari lalu Willian mendapat perpanjangan kontrak hingga akhir musim ini, dan dia menunjukkan nilainya di tim dengan mengemas gol kedua. Setelah menggiring bola dengan luar biasa di sisi sayap, lalu menghindari De Bruyne yang berusaha menghentikannya, dan memuncaki serangannya dengan membuat lawan terkena kartu merah. Dari jarak 12 yard, dia tak pernah gagal dan kembali memberikan kontribusi besar.

Willian menaklukkan Ederson dari jarak 12 yard

Kenyamanan bermain di kandang

The Blues telah meraih tiga kemenangan kandang beruntun di liga, dari tiga tim paruh atas klasemen - Tottenham, Everton, dan City. Kami tidak menjalani laga dengan mudah di the Bridge musim ini, namun tim Lampard ini mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan momentum di London barat dan ini vital jika kita ingin finis di peringkat empat besar. 

Selanjutnya apa?

Lampard tak punya banyak waktu karena akan bertandang ke Leicester pada Minggu malam di kompetisi FA Cup. Laga perempat final ini dimulai pada pukul 22.00 WIB. Pertandingan berikutnya di liga akan dilangsungkan di West Ham pada Kamis dini hari WIB.
 

Chelsea (4-3-3): Kepa; Azpilicueta (k), Rudiger, Christensen, Alonso; Barkley (Kovacic 73), Kante, Mount (Pedro 90+1); Willian, Giroud (Abraham 62), Pulisic (Gilmour 90+1).
Cadangan Caballero, James, Zouma, Jorginho, Loftus-Cheek.
Gol Pulisic 36, Willian (pen) 78
Kartu kuning Alonso 38

Man City (4-3-3): Ederson; Walker, Laporte (Otamendi 73), Fernandinho (k), Mendy (Zinchenko 59); De Bruyne, Rodrigo (D Silva 55), Gundogan; Mahrez, B Silva (Jesus 55), Sterling.
Cadangan Carson, Sane, Doyle, Harwood-Bellis, Palmer.
Gol De Bruyne 55
Kartu kuning De Bruyne 76
Kartu merah Fernandinho 77

Wasit Stuart Atwell

For all City's possession, Chelsea offered a greater threat in front of goal

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA