Indonesia

Chelsea vs Leicester (Pertandingan Berkesan di Piala Domestik)

Chelsea akan berhadapan dengan Leicester di perempat final FA Cup yang akan digelar di King Power Stadium pada hari Minggu. Oleh karena itu, mari kita tilik lagi empat laga berkesan kami melawan the Foxes di kompetisi piala domestik.

Chelsea vs Leicester (4-3): Putaran Keempat League Cup, 2007/08 (Stamford Bridge)

Rekor 45 laga kandang tak terkalahkan tanpa putus kami kala itu tampaknya akan patah ketika kami masih tertinggal 3-2 hingga menit ketiga menjelang waktu normal berakhir di Stamford Bridge namun perjuangan the Blues untuk membalikkan keadaan atas the Foxes berhasil.

Gareth McAuley membuat Leicester unggul di menit keenam namun kemudian Lampard dua kali membobol gawang lawan untuk membuat Chelsea berbalik unggul saat turun minum. DJ Campbell kembali membuat skor berimbang di menit ke- 69.

Lima menit kemudian para penggemar kami tersentak saat tendangan bebas Alan Sheehan lolos dari jangkauan semua pemain kecuali Carl Cort yang menunggu di tiang jauh. Si striker itu lantas menyambar bola ke gawang dan membuat pendukung tim tamu bersorak.

Tetapi yang terjadi kemudian, Andrei Shevchenko mencetak gol penyeimbang Chelsea di menit ke-87 dan di detik-detik terakhir Lampard mencetak hat-trick lewat sebuah sundulan yang berhasil melewati garis gawang dan mengamankan kemenangan dramatis 4-3.

Chelsea vs Leicester (5-2): Perempat Final FA Cup, 2011/12 (Stamford Bridge)
 

Striker asal Spanyol Fernando Torres, mengemas dua gol yang sekaligus mengakhiri puasa gol selama 25 pertandingan kala kami menggebuk Leicester dengan skor 5-2 dan lolos ke semifinal FA Cup untuk kali kelima dalam tujuh musim.

Gary Cahill dan Salomon Kalou membuat kami unggul 2-0 saat turun minum di the Bridge. Setelah itu, Torres menaklukkan Kasper Schmeichel di pertengahan babak kedua untuk mencetak gol ketiga kami.

Jermaine Beckford memperkecil ketertinggalan Leicester, yang pada saat itu berkompetisi di divisi Championship. Kemudian, bintang asal Spanyol itu menciptakan gol keduanya lewat sebuah sundulan di tiang dekat.

Ben Marshall melepas tembakan keras dari jarak 30 yard yang tak mampu dihentikan oleh Petr Cech. Akhirnya suplai umpan Torres berhasil dimaksimalkan Raul Meireles menjadi gol kelima Chelsea di masa perpanjangan waktu.

Kami kemudian menyingkirkan Tottenham di semifinal dan Liverpool di final untuk meraih trofi pertama dari dua trofi yang kami raih di musim historis yang juga membuahkan trofi Liga Champions.

Chelsea vs Leicester (4-2): Putaran Ketiga League Cup, 2016/17 (King Power Stadium)

Cesc Fabregas mencetak dua gol di babak tambahan saat the Blues mengejar ketertinggalan dua gol dan akhirnya menang 4-2 dari the Foxes di King Power Stadium.

The Foxes unggul dua gol di akhir babak pertama lewat dua gol Shinji Okazaki sebelum laga berusia 34 menit, menerjemahkan permainan apik Leicester ke papan skor.

Namun, gol yang dicetak oleh Gary Cahill menjelang turun minum memberi harapan, dan empat menit setelah babak kedua dimulai, Cesar Azpilicueta melepas tembakan voli yang melayang masuk ke pojok atas gawang. Dalam sekejap Chelsea menyamakan kedudukan.

Kartu kuning kedua untuk Marcin Wasilewski membuat the Foxes harus bermain dengan 10 orang menjelang akhir dari 90 menit waktu normal.

Gol pertama Fabregas berasal dari operan tumit belakang cerdik Eden Hazard di depan kotak penalti, dan dua menit kemudian sebuah sapuan jatuh ke kaki si pemain Spanyol yang berdiri di dalam kotak penalti. Ia langsung menembaknya ke gawang dan memastikan kelolosan Chelsea.

Chelsea vs Leicester (2-1): Perempat final FA Cup, 2017/18 (King Power Stadium)

Dari tiga kali pertemuan dengan Leicester di FA Cup sebelum musim 2017/18, kami selalu bisa menyingkirkan mereka dan menyudahi kompetisi sebagai juara (1997, 2000, dan 2012).

Pasukan Antonio Conte harus berjuang usai takluk dari Barcelona di Liga Champions pada tengah pekan demi menjaga asa untuk meraih trofi.

Tiga menit sebelum jeda, Alvaro Morata menyambut operan Willian dan dengan tenang berhasil melewati adangan kiper Leicester Kasper Schmeichel untuk memberikan keunggulan kepada Chelsea. Itu adalah gol pertamanya dalam 13 laga di semua kompetisi.

Akan tetapi, di menit ke-76 setelah Willy Caballero dipaksa melakukan penyelamatan dengan menjatuhkan diri untuk menggagalkan upaya Vicente Iborra, Vardy bergerak cepat untuk mengambil bola muntah dan memperpanjang laga ke babak tambahan.

Antonio Conte menggantikan Willian dengan Pedro dan pemain internasional Spanyol itu sukses memaksimalkan kesalahan pengambilan keputusan Schmeichel yang bergerak ke luar dari kotak penaltinya dengan menyundul bola yang melahirkan gol kemenangan di menit ke-105.

Kami kemudian mengeliminasi Southampton di semifinal dan Man Utd di final sebelum kemudian merengkuh gelar juara FA Cup lagi.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA