Kolumnis

Pat Nevin: Seni membuat perubahan

Dengan pertandingan yang semakin padat, cepat dan lebih banyak pergantian pemain dari sebelumnya, mantan pemain Chelsea Pat Nevin menulis tentang bagaimana Frank Lampard menggunakan kombinasinya dan sekumpulan pemain tengah bertalenta yang dia miliki...

Sudah tidak diragukan lagi bahwa setelah lockdown, penampilan Chelsea lebih baik dari tim manapun di Premier League. Manchester City telah melakukan yang terbaik juga, tetapi kita melihat mereka kalah di Stamford Bridge, hal itu memberikan kita keunggulan. Beberapa hal memang membantu kita, akan tetapi kedalaman dan kualitas dari skuat yang ada tidak diragukan lagi menjadi keunggulan terbesar Frank Lampard dengan padatnya pertandingan saat ini. 

Sangatlah jelas bahwa Frank sangat menikmati kesempatan untuk melakukan perubahan dan meskipun dirinya telah menunjukkan bahwa dia memiliki bakat untuk mengambil keputusan kapan dan dimana dia harus melakukan pergantian pemain, momen ini sangat tepat untuk menjadi awal dari perubahan yang positif. Jadi, kita mengalami kesulitan untuk membongkar pertahanan rapat Aston Villa setelah kebobolan terlebih dahulu, Frank lalu memasukkan Christian Pulisic dan lima menit kemudian dia memecah kebuntuan.  Perubahan nyata terlihat ketika dia harusnya mengganti Olivier Giroud dengan Tammy, tetapi Frank memutuskan untuk tidak menggantinya terlalu cepat, dan tentu saja, penyerang Prancis itu mencetak gol kemenangan. Jenius!

 

Apakah perubahan yang Frank lakukan sama impresifnya seperti yang dia lakukan ketika melawan Manchester City? Kali ini dia mengganti Olivier dan memberikan 15 menit penuh bagi penggantinya untuk membuat perubahan yang signifikan. Dia seharusnya bisa mencetak gol, tetapi Fernandinho menghalau bola dengan tangannya di garis gawang. Dan apakah Frank juga bisa melakukan pergantian pemain yang sensasional ketika melawan Leicester?

Ya benar, dia melakukannya lagi. Cesar Azpilicueta masuk di jeda pertandingan dan masuknya dia sangatlah krusial untuk pergerakan di sisi sayap kanan yang berujung dengan umpan silang Willian, yang tentu saja mengarah kepada pemain pengganti lainnya, Ross Barkley. Jadi kita harus menunggu selama 18 menit untuk menyaksikan pergantian pemain yang Frank lakukan berhasil memenangkan pertandingan bagi kita. Itu adalah sebuah rekor yang luar biasa bagi Lampard dan saya benar-benar berpikir bahwa itu lebih dari sebuah rentetan keberuntungan. Dia melihat permasalahannya apa, yang jujur saja hanya sedikit yang bisa melakukan hal itu, tetapi kemudian dia melakukan keputusan tepat untuk merubah pertandingan dan terkadang itu bukan salah satu keputusan yang baik.

Baca juga: Lampard jelaskan pergantian pemain saat jeda

Melawan Leicester terlihat jelas bahwa lini tengah kita diintimidasi sepanjang babak pertama. Itu mungkin sebuah godaan untuk memasukkan Jorginho untuk menguasai pertandingan. Saya tahu, dalam pemikiran saya, Jorginho akan membantu mendapatkan penguasaan bola lebih banyak. Tidak banyak pemain di dunia ini yang bisa memegang bola lebih baik darinya. Frank ternyata malah memutuskan untuk memainkan Ross, Kovacic dan Azpi yang ternyata berhasil memberikan situasi (Dave menghabiskan banyak waktu untuk menguasai lini tengah di sisi kanan). Kami butuh permainan fisik yang lebih tetapi sesuatu sedang berjalan.

Rataan umur pemain yang ditarik keluar adalah 20 tahun dan tiga pemain yang masuk rataan umurnya lebih dari 27. Hal ini sangatlah krusial, karena pengalaman sangat dibutuhkan untuk mengubah aura pertandingan. Frank terlihat menikmati dengan kesempatan melakukan pergantian pemain lebih banyak, dia telah melakukan 13 kali pergantian di tiga pertandingan. Kembali lagi ini karena kedalaman dan kualitas skuat yang Frank punya. Bisa jadi beberapa pemain muda akan performanya akan menurun, akan tetapi itu bukan sesuatu yang harus kita khawatirkan, hal itu sudah terjadi sejak dulu kala di sepakbola. Itu adalah bagian dari proses belajar dan mereka akan baik-baik saja.

Billy Gilmour menjalani sore yang berat di Stadion King Power, tetapi apakah hal itu memiliki efek yang bertahan lama? Tenu, tetapi dalam sisi positif. Tidak ada pemain dalam sejarah sepakbola yang tidak pernah menjalani masa-masa sulit. Kamu harus belajar cara mengatasinya. Dia akan baik-baik saja bukan hanya karena talenta dan kepribadiannya, tetapi karena manajemen tim dan rekan satu timnya. Dia akan segera kembali ke lapangan dengan dukungan mereka dan tentu saja dukungan kita.

Saya akui bahwa saya sekarang menikmati pertandingan yang padat dan cepat, dengan peraturan tanpa penonton di stadion yang jelas, tatapi kita tidak bisa lakukan apa-apa tentang hal itu saat ini. Setiap pertandingan di tiga pertandingan kami sejauh ini sangatlah menghibur dan saya kira besok juga tidak ada bedanya. Mungkin terdengar mudah ketika kita telah mengalahkan Man City, Leicester, dan bahkan Liverpool sebelum lockdown, tetapi itu bukan jaminan bahwa pertandingan akan berjalan dengan mudah. West Ham sedang berjuang untuk bertahan di Premier League dan bermain seperti babak pertama di Leicester melawan skuat David Moyes bukanlah hal yang bagus.

Siapa 11 pemain yang akan Frank pilih pada pertandingan ini? Itu pertanyaannya. Mungkin lini pertahanan bisa kita tebak dengan siapa yang akan bermain tetapi jujur saja, siapa yang akan Frank pilih di lini tengah? Saya pikir tidak ada pemain utama di tiga posisi lini tengah saat ini.

Kovacic sejauh ini telah menjadi pemain favorit kita, tetapi dia tidak bermain sejak awal pada pertandingan terakhir. Jorginho juga ada di bangku cadangan, tetapi apakah kamu akan terkejut apabila dia start di pertandingan melawan West Ham? Tidak, saya juga tidak. Bahkan N'Golo Kante, yang selalu bermain cemerlang, saya menduga dia akan jadi starter, tetapi akankah kita panik apabila dia tidak bermain sejak awal? Jujur saja, tidak.

 

Mason Mount, Ruben Loftus-Cheek, Billy Gilmour, Ross Barkley, N’Golo Kante, Jorginho dan Mateo Kovacic. Anda bisa memilih tiga pemain dari mereka dan mungkin akan bermain cukup bagus melawan sebagian besar tim. Untuk menambah kebingungan Anda, saya sarankan untuk memasukkan Reece James dalam daftar tersebut karena dia juga bisa bermain di posisi tengah juga.

Kalkulasi saya bagus, tetapi itu saja tidak bisa membuat saya memilih, di kepala saya, berapa banyak kombinasi dan pertukaran posisi yang Frank miliki di ruang mesin kita. Saat ini, saya cenderung mempercayai salah satu dari mereka. Coba pikirkan tiga dari delapan nama itu bersama-sama dan terlihat sangat bagus, bukan.

Jadi, banyak yang bisa kita nantikan dan kemenangan atas West Ham akan membuat kita dalam posisi luar biasa dalam perburuan posisi empat besar yang kita inginkan. Dengan semifinal melawan Manchester United yang juga saya nantikan, beberapa orang mungkin masih meratapi kembalinya sepakbola, tetapi kita penggemar Chelsea, kita memiliki keunggulan.

Apakah kamu bisa lebih baik dari Pat dalam memprediksi hasil akhir melawan West Ham? Main Predict to Win sekarang untuk kesempata memenangkan jersey Chelsea yang bertanda tangan pemain

More from Chelsea