Kolumnis

Giles Smith: Mencari Hal Positif

Pemegang tiket musiman sekaligus kolumnis Chelsea, Giles Smith mencari hal-hal positif setelah malam yang mengecewakan bagi The Blues di laga derbi London vs West Ham, dan menyimpulkan bahwa upaya social distancing kita terhadap tujuan yang dikejar masih sangat ketat dan tipis, namun signifikan… 

Di sisi positifnya, setidaknya jersey baru kami terlihat bagus. Benar-benar biru, elegan, klasik dengan tampilan busana yang lebih gelap yang merinci di jahitan ... Dan tanpa 'lapisan dari bayangan grafis' yang sebelumnya kerap dibandingkan dengan kain penutup di kursi bus. Ini adalah 'big yes' dari saya.

Sangat memalukan kita tidak bisa mengalahkan West Ham, yang sebenarnya, mereka terlihat sepenuhnya dapat dikalahkan dan dengan kekalahan Leicester di Everton menjadikan posisi ketiga di klasemen sementara tampak siap untuk ditempati sebagai tempat pemberhentian layaknya tempat parkir yang cukup luas. 

Saat tim yang Anda lawan lawan sukses mengubah 29 persen penguasaan bola mereka menjadi tiga gol, jelas bahwa Anda tidak bertahan dengan sangat baik. Bagaimana cara menjelaskannya? Mungkin itu adalah kejutan bagi para pemain saat mendapati diri mereka bermain melawan tim spesialis 'lemparan jauh' di Liga Premier pada tahun 2020. Kami yakin anda jarang melihat hal ini, bukan? Rasanya seperti menemukan rekaman video lawas atau kotak telepon umum berwarna merah. Pikiran berputar kembali ke waktu yang sudah lama hilang.

Namun, saya angkat tangan untuk menyerah kali ini. Saya akan bertanggung jawab atas kesalahan saya. Dengan bodohnya meninggalkan taktik yang membuat kami mempertahankan rekor 100 persen di semua kompetisi sejak liga dimulai kembali, saya coba meninggalkan kebiasaan dalam menikmati atmosfer penonton buatan yang dihasilkan dari komputer sebagai pengiring saya saat menonton pertandingan di rumah. Saya menyebutnya, kamar dengan pengalaman pertandingan di tribun penonton. 

Sebagian saya melakukan ini karena saya pikir bisa mendengar soundtrack alami, tanpa gema suara teriakan dari tribun yang jauh akan secara alami mensimulasikan kondisi yang biasa di dalam stadion pusat perbelanjaan yang disewa West Ham. Tetapi suara gema teriakan tersebut dipercaya telah menjadi pengalaman saya betapa informatifnya ketika bisa mendengar teriakan para pemain dan staf pelatih- dan bagaimana hal itu memberi Anda akses istimewa ke sisi setiap laga yang biasanya tersembunyi oleh atmosfer penonton.

Hmm. Mungkin, satu-satunya hal yang benar-benar menarik telingaku adalah Tammy Abraham dengan keras mencaci-maki dirinya sendiri karena memberikan sepak pojok tidak perlu yang mengarah pada upaya pembatalan VAR West Ham. Namun memang, mikrofon di lapangan tidak menangkap apa yang Toni Rudiger katakan pada dirinya sendiri setelah kebobolan yang mengarah ke gol pertama mereka, tetapi itu mungkin juga sama apa yang Tammy katakan. 

Pokoknya, saya kembali ke soundtrack buatan di kamarku saat laga selanjutnya nanti. Saya merasa bodoh karena ikut campur dengan formula kemenangan, dan aku ingin meminta maaf kepada semua orang yang terhubung dengan klub karena saya berpaling dari kebiasaan sebelumnya. Hal seperti itu tidak akan terjadi lagi nanti. 

Mengenai masalah keputusan VAR itu, ngomong-ngomong, sepertinya banyak orang yang kesal karena hal ini, tidak terkecuali oracle Sky, Gary Neville. Dan ya, tampaknya otak para penghuni kantor VAR di Stockley Park membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencapai kesimpulan mereka dalam kasus itu. Sekarang, saya malah berharap ingin melihat perangkat VAR dibongkar dan diam-diam dilupakan -atau mungkin bahkan dibawa ke bengkel dan digunakan kembali sebagai sesuatu yang berguna, seperti ventilator di rumah sakit.

Namun tampaknya, jika pemain West Ham berbaring di kotak enam yard di posisi offside tepat di depan kiper kami, maka secara keseluruhan saya mendukung memiliki sistem VAR yang mampu memperhatikannya, meskipun saya masih belum benar-benar mengerti mengapa para perangkat pertandingan di lapangan tidak bisa seperti itu, seperti dulu.

Tentu saja, sulit pagi ini untuk tidak merasa sedikit sakit ketika merenungkan apa yang akan dilakukan oleh kemenangan untuk menjaga jarak posisi kita yang sangat penting dari Manchester United. Karena itu, Anda tidak perlu saya tunjukkan bahwa bahkan pada dua poin yang sepenuhnya memenuhi dan memang melebihi, rekomendasi 'one plus' baru dari pemerintah.

Kami sendiri masih bertanggung jawab, tetap memegang kendali dan tetap waspada dengan kondisi pandemi. Jika hanya beberapa orang lagi di negara ini -terutama mereka yang berpikir bahwa virus itu pasti sudah berakhir karena mereka bosan- dapat mengatakan hal yang sama. Tak banyak yang kami harapkan dari klub sepakbola kami yang perilakunya selama pandemi ini patut dicontoh; yaitu tetap menjaga jarak.

Pada topik yang lebih luas di pekan ini, saya yakin banyak dari kita telah membahas pertanyaan tentang bagaimana kita berbicara dengan kaum muda tentang saat ini. Bagaimanapun, ini adalah sesuatu yang tidak pernah terjadi dalam hidup mereka dan perasaan mereka tentang hal itu pasti akan membingungkan. Mereka akan mengajukan pertanyaan, dan mencari jawabannya. 

Jika bingung tentang pendekatan terbaik yang harus diambil, saya mencoba mengingat perasaan saya sendiri saat terakhir kali Liverpool dikukuhkan sebagai juara yang layak. Tapi sebenarnya sudah terlalu lama bagi saya untuk mengingatnya dengan jelas. Satu hal yang pasti: Saya tahu itu tidak terasa luar biasa. Tetapi saya juga tahu bahwa kita dapat mengatasi dan melewatinya

Ini dapat membantu Anda menemukan kembali dan menghargai kembali apa yang Anda punya dan hal-hal yang paling Anda sukai. Kita bergerak maju dan mulai dari awal lagi. Jadi saya kira itu adalah hal-hal yang akan saya katakan kepada yang muda dan tentang dimana kita semua berada sekarang. Jika itu berguna bagi orang lain, maka saya senang.

Oh ya, jika melihat klasemen divisi Championship, kemungkinan tergelincir di papan atas bisa dibilang sangat tidak mungkin, tampaknya kami sudah mulai harus berbicara dengan kaum muda tentang Leeds. Itu percakapan yang sangat berbeda, dan pelajaran sejarah yang sangat berbeda. Mungkin perlu mulai berpikir keras tentang hal itu.

More from Chelsea