Berita

Pantauan Media: Tim Rugby Dapat Saran dari Lampard, Loic Remy Belum Pasti Ke Italia

Kami mencoba untuk memantau berita terbaru yang berhubungan dengan Chelsea yang kami rangkum dari media-media lain. Pelatih tim Rugby asal Inggris, Harlequins, bebicara kepada Frank Lampard tentang bermain di stadion kosong dan pelatih Chelsea itu juga memuji pencapaian timnya musim ini dengan sebutan "sesuatu yang ajaib".

Semua berita ini kita ambil sumbernya dari media lain. Mereka tidak mewakili pandangan maupun posisi Chelsea Football Club..

Lampard Memberikan Saran Kepada Tim Rugby

Paul Gustard, pelatih utama dari tim Rubgy di Liga Primer Inggris, Harlequins, telah menerima saran dari Frank Lampard tentang bermain pertandingan resmi secara tertutup, seperti yang dilaporkan The Mirror.

Harlequins akan memulai kembali musimnya setelah rehat selama lima bulan karena pandemi virus corona dan Gustard ingin mengetahui cara yang tepat untuk menyiapkan timya untuk menatap kompetisi yang akan kembali bergulir dan bersaing mendapatkan tempat di babak play-off.

Dia bertemu Lampard ketika kursus kepelatihan, dan dia memutuskan untuk bertukar pikiran dengan manajer Chelsea itu setelah hasil impresif the Blues denga tujuh kemenangan dari sembilan pertandingan sejak kompetisi bergulir lagi pada bulan lalu.

'Saya ingin tahu bagaimana pemainnya merespon, bagaimana reaksi mereka bermain di stadion yang kosong. Karena kalau kita tidak tahu apa-apa akan memberikan kita masalah.,' jelas Gustard.

'Pemain kami akan merasakan suasana yang mungkin belum pernah mereka rasakan sebelumnya sejak masih di bangku sekolah - dimana tidak ada penonton, tidak ada siapa-siapa. Itu yang saya bicarakan dengan Frank Lampard.'

Menurut Gustard, Lampard menyarankan dia bahwa pentingnya pemain untuk mandiri di tim.

'Yang Anda inginkan adalah orang-orang yang pada dasarnya mau untuk bersaing,' tambahnya.

'Pemain-pemain seperti [pemain harlequins] Mike Brown dan Chris Robshaw tidak pernah takut untuk bersaing - mereka adalah pemain dengan tipe kepribadian yang kamu mau ketika tidak ada motivasi dari luar - ibu, ayah, pacar, teman, penonton.'

Sutton Percaya Lampard Telah Melebihi Ekspektasi

Mantan penyerang Chelsea, Chris Sutton mengatakan bahwa Frank Lampard telah melakukan "hal ajaib" dengan membawa the Blues lolos ke final Piala FA dan bersaing memperebutkan posisi empat di musim pertamanya sebagai pelatih di Premier League, seperti yang, Goal.com laporkan.

 

Sutton terkesan dengan taktik yang diterapkan the Blues ketika kita menang 3-1 dari Manchester United di semifinal Piala FA, Senin dini hari lalu, dan Lampard layak mendapatkan pujian karena telah melebihi ekspektasi banyak pihak di musim pertamanya sebagai pelatih Chelsea.

'Chelsea bermain dengan tiga bek sejajar, sangat cocok, dan Manchester United tidak berhasil memberikan masalah berarti kepada Chelsea.' kata Sutton di BBC Radio 5 Live.

'Saya pikir, kita harus memberikan pujian kepada Lampard, di musim yang melelahkan ini. Kamu tidak perlu berpikir terlalu jauh, ketika dia mengambil alih klub ini, mereka sedang terkena embargo transfer - dia tidak dapat mendatangkan pemain baru.

'Apakah ada ekspektasi seperti yang biasa terjadi di bawah rezim Abramovich yang ingin bersaing mendapatkan gelar? Tidak, saya rasa tidak ada, tetapi tekanan tetap ada.

'Pada awal musim, dengan segala sesuatunya sama, kita bisa bilang, jika Frank Lampard membawa tim ini lolos ke Liga Champions - itu sebuah pekerjaan luar biasa. Jika dia bisa menambahkan gelar Piala FA, itu adalah sebuah keajaiban dirinya di musim pertamanya.'

Kepindahan Remy ke Serie A Masih Tanda Tanya

Menurut The Sun, potensi Loic Remy pindah ke tim Italia, Benevento masih menjadi tanda tanya, setelah mantan penyerang Chelsea itu gagal saat tes kesehatan.

Remy, who was a free agent after spending the past two seasons at French side Lille, recently agreed a deal with the Italian club which will play in Serie A next season after winning promotion from the second tier.

However, the move may have fallen through after he was reported to have failed two medicals for unknown reasons.

It is not the first time that a move for the 33-year-old has fallen through for medical reasons. In 2014, he was reported to have failed a medical with Liverpool due to heart complications

However, he joined Chelsea later that year and scored seven goals in 19 games to help us win the Premier League title.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA