Analisis

Cesar Azpilicueta Tentang Apa yang Salah Ketika Melawan Arsenal

Komentar kapten kita setelah kekalahan di Wembley semalam...

Itu adalah hari yang menyakitkan bagi Cesar Azpilicueta, setelah dirinya membuat Arsenal mencetak gol dari titik penalti yang menyamakan kedudukan, lalu dirinya juga harus meninggalkan pertandingan karena cedera hamstring dan harus menyaksikan rekan-rekannya kalah di final Piala FA.

Brace dari Pierre-Emerick Aubameyang memberikan kemenangan bagi the Gunners dan sukses membalikkan keadaan setelah Christian Pulisic memberikan keunggulan bagi the Blues di babak pertama.

Setelah pertandingan, Lampard mengakui bahwa timnya belum tampil cukup baik untuk memenangkan partai final dan kaptennya juga membenarkan hal itu setelah kegagalan Chelsea untuk membangun serangan yang berbahaya.

'Itu sangat menyakitkan dan berat untuk diambil,' kata Azpilicueta. Jelas, ketika Anda kalah di final, itu selalu menyakitkan.

'Kami memulai pertandingan dengan baik dan mencetak gol cepat yang memberikan kita kepercayaan diri tetapi kami tidak memanfaatkannya. Kami menurunkan level [permainan] kami sedikit dan kami mendapatkan hukumannya.'

Unggul 1-0 dalam waktu lima menit, kami menikmati dominasi dalam waktu yang singkat tetapi gagal untuk mencetak gol kedua yang krusial bagi kita dan Arsenal bisa menenangkan diri dengan cepat. Ketidakmampuan untuk mengendalikan pertandingan ketika berada di posisi unggul membuat the Blues dan Azpilicueta frustasi.

'Ketika kamu mencetak gol cepat, kamu mengontrol pertandingan,' jelasnya. 'Kami memiliki dua kesempatan yang bisa membuat kita unggul 2-0.

'Ini adalah babak final dan kita tahu bahwa kita bermain melawan tim yang memiliki pemain depan yang bagus dan mereka bisa berbahaya. Setelah itu, kita tidak bisa kembali ke permainan yang kita inginkan.

Azpilicueta selalu bermain di semua pertandingan kita setelah lockdown, dengan total 12 pertandingan dalam enam pekan termasuk final di Wembley semalam. Dia termasuk pemain yang jarang terkena cedera sepanjang delapan tahun di klub, hamstring yang dia dapat 10 menit sebelum jeda adalah hasil dari kerja kerasnya setelah kompetisi kembali bergulir.

'Ini adalah yang pertama kali terjadi dan sangat menyakitkan ketika itu terjadi apalagi di final seperti hari ini,' tambahnya. 'Terkadang itulah sepakbola dan inilah hidup tetapi sangat sulit untuk dimengerti.

'Sekarang kita harus belajar dari pertandigan itu, bahkan kamu selalu ingin belajar ketika kamu menang dan ketika kamu mengangkat trofi dibandingkan kalah di pertandingan seperti ini. Ini sangat berat tetapi kami harus menghadapi tantangan berikutnya yang mana kami harus siap.'

Apakah Azpilicueta akan bermain pada pertandingan terakhir kita di Jerman melawan Bayern Munich dalam lanjutan leg kedua Liga Champions masih menjadi tanda tanya setelah apa yang kita saksikan apa yang terjadi kepadanya di Wembley semalam.

Pulisic juga sepertinya akan absen di pertandingan itu, setelah juga mengalami cedera otot, diikuti dengan Mateo Kovacic yang terkena kartu merah setelah mendapat dua kartu kuning. Azpilicueta merasa ada beberapa keputusan yang merugikan timnya, tetapi dia menolak untuk menjadikan itu alasan selain juga karena penampilannya dan rekan satu timnya jauh dari harapan.

'Banyak sekali kejadian yang 50/50 [yang mendukung Arsenal] dan kami memiliki kejadian yang sama pada 2017 [ketika Anthony Taylor juga yang memimpin pertandingan final Chelsea-Arsenal dan memberi kartu merah kepada Victor Moses], tetapi kita harus melihat jauh dari ini,' jelas Azpi.

'Kami harus melihat ke diri kita sendiri. Kita tahu bahwa dua pekan lalu ketika kami bermain melawan Man United, kami benar-benar menguasai pertandingan. Kami memainkan permainan kami, kamu unggul dari salah satu tim terbaik tapi hari ini kami tidak bisa melakukannya selama 90 menit, pada akhirnya, itu yang membuat perbedaan.'

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA