Analisis

Lampard: Pelajaran Berharga Pemain Muda, Pujian Kepada James dan Kante, Rapor 2019/20

Walaupun hasil akhir pertandingan melawan Bayern hampir sama dengan hasil akhir di leg pertama, Frank Lampard mendapatkan banyak hal positif dan juga pelajaran dari babak 16 besar Liga Champions.

Tim asuhan Lampard menunjukkan karakter yang lebih baik ketimbang ketika mereka bertemu Bayern di leg pertama, kurangnya keberuntungan di depan gawang menjadi salah satu faktor di Allianz Arena dini hari tadi.

'Kami tertegun di awal dengan dua gol di babak pertama, yang mengecewakan, tetapi saya mau fokus ke pertahanan dan level performa para pemain saya di tim,' kata Lampard.

'Itu adalah pelajaran berharga bagi kami, untuk melawan tim seperti Bayern dan mendapatkan pengalaman yang mereka miliki di di Liga Champions, ratusan penampilan di kompetisi ini telah dilalui oleh mereka, namun sebaliknya kami malah memiliki pemain muda di musim debutnya. Reece James berhadapan langsung dengan para pemain top dan menampilkan performa individu yang luar biasa.

‘Saya bisa melihat ke mana saya ingin kita melangkah, untuk kebaikan dan keburukan. Kami berkompetisi dengan baik dalam permainan, kami mendapatkan skor 2-1, dan kemudian kami tidak memanfaatkan beberapa peluang. Kemudian kami kebobolan gol mengecewakan yang merupakan kesalahan individu di lapangan. Itu adalah pertandingan yang menarik, ada banyak hal bagus, kami kecewa kalah, tapi kami akan kembali lebih kuat lagi.’

Lampard Sadar Betapa Banyak Pelajaran yang Bisa Diambil oleh Tim Mudanya

'Sebuah permainan dengan lawan yang memiliki level lebih tinggi ini akan meregangkan dan membebani Anda, dan itu akan menjadi pengalaman bagi Reece dan Callum serta Tammy dan Mason. Apa yang saya lihat adalah para pemain muda bertahan dalam permainan, menunjukkan kualitas mereka dan berjuang sampai akhir.’

‘N'Golo Kante telah memainkan 50 persen pertandingan kami tahun ini, kami sangat merindukannya, dan dia menunjukkan mengapa dia adalah pemain penting kami dengan level performanya, terutama sepanjang babak kedua.’

'Hasilnya tidak bagus. Mungkin sebagian besar berekspektasi kami akan kalah, tetapi kami berlaga kali ini dengan niat yang benar dan kami bersaing dengan mereka. Saya tidak akan pernah senang dengan kekalahan, tetapi ketika Anda mencoba menyamakan kedua tim, dan memikirkan kemana kami ingin pergi melangkah (untuk menjadi seperti mereka), itu jelas akan membutuhkan waktu. Ini tidak terjadi dalam waktu semalam. Sekarang kami akan beristirahat, yang layak didapatkan oleh para pemain, dan kami menantikan musim baru dan ingin meningkatkan kualitas kami.'

Hampir Setahun Sejak Pertandingan Pertama Kami di 2019/20, Lampard Menilai Musim Secara Keseluruhan

'Sulit untuk mengukur ekspektasi dari dalam. Saya akan serahkan itu kepada orang-orang di luar sana. Ada banyak hal yang tidak diketahui di awal musim -pemain yang kembali dari pinjaman, sebagian besar di Championship, dan kami kehilangan pemain terbaik di Premier League (Eden Hazard) menurut saya - dan bagi kami untuk berada finis urutan keempat, yang mengamankan satu jatah Liga Champions musim mendatang, dan melihat perkembangan dari beberapa pemain muda ini, ada banyak hal yang bisa kami kerjakan.’

'Kami tahu dimana kami berada. Kami ingin lebih dari posisi keempat di tahun depan. Kami harus rendah hati, bekerja keras, dan memahami bahwa ini akan memakan waktu, tetapi apa yang saya lihat dari dalam adalah sekelompok pemain yang sangat baik yang telah bekerja sangat keras tahun ini, dan akan terus melakukannya ini di musim dan tahun berikutnya.’

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA