Analisis

Honigstein Tentang Havertz: Apa yang membawanya ke Chelsea, Keserbabisaannya Menjadi Kunci dan Karakter Membantunya Beradaptasi

Beberapa orang telah mengikuti karir Kai Havertz cukup dekat seperti penulis The Athletic yaitu Raphael Honigstein. Dan disini, ahli sepakbola Jerman di Inggris memberi tahu kami tentang rekrutan baru kami sebagai seorang pribadi dan kualitasnya sebagai pemain.

Honigstein, yang juga seorang pundit Bundesliga di BT Sport, menjelaskan mengapa pindah ke Chelsea menjadi hal yang masuk akal bagi Havertz dan alasan dia membandingkan Havertz dengan Frank Lampard dan Michael Ballack. Namun, dia memulai dengan mempertimbangkan bagaimana Havertz bisa ditempatkan di skuat the Blues yang baru ini...

'Keindahan Havertz adalah Anda dapat memainkannya di hampir semua posisi selain di lini pertahanan,' kata Honigstein, yang baru-baru ini berkontribusi pada artikel Athletic yang merinci proses di balik perekrutannya ke Chelsea.

'Saya tidak berpikir dia harus menjadi no.6, tapi dia jelas pemain yang bisa bermain di lini tengah baik dalam peran yang sedikit lebih dalam atau sebagai no.10 klasik. Dia bisa dengan mudah bermain di kedua sayap, atau sebagai false nine, seperti yang dia lakukan cukup banyak dalam beberapa bulan terakhir.’

'Pilihan yang dia berikan, terutama dengan banyaknya pertandingan gila yang akan dimiliki Chelsea musim ini, adalah salah satu keuntungan utama dari perekrutannya. Mungkin dia menjadi sangat baik di satu posisi sehingga tim harus menyesuaikan diri dengannya daripada sebaliknya, tetapi dia juga bisa akan menambah opsi. Apa pun posisi dan kombinasi yang Anda inginkan untuk memainkannya, Anda akan yakin dia bisa tampil bagus di posisi tersebut. Bagi seorang manajer, dia adalah pemain impian untuk dimiliki.’

'Secara pribadi, saya pikir mungkin ada sedikit perbedaan antara penempatan posisinya saat bermain tandang dan di kandang sendiri,' tambah Honigstein.

'Saat laga tandang, Anda dapat dengan mudah memainkannya di sayap, tetapi saat main di kandang dia mungkin lebih baik dalam peran sentral karena dia sangat pandai menemukan ruang yang kosong.

Melawan tim dengan pertahanan yang mendalam, dia dapat membantu memecahkan masalah yang terkadang dialami Chelsea saat tampil di kandang sendiri ketika harus berusaha keras dalam membongkar pertahanan beberapa tim defensif yang mereka hadapi.’

Selain kemampuan kreatifnya yang sudah jelas, Havertz memiliki rekor gol yang luar biasa untuk ukuran pemain yang sangat muda. Dia telah mencetak 38 gol selama dua musim terakhir untuk Bayer Leverkusen, dan jika membandingkan dengan bos barunya (Lampard), serta kompatriotnya yang juga bermain untuk Leverkusen dan Chelsea [Ballack], kesempatan untuk dibimbing oleh Lampard jelas merupakan salah satu faktor kunci Havertz untuk pindah ke Stamford Bridge.

'Havertz sangat mirip dengan Lampard ketika ia menunjukkan kemampuannya untuk masuk di kotak penalti dan mencetak gol,' kata Honigstein.

Itulah mengapa beberapa orang di Jerman juga membandingkannya dengan Ballack, karena Ballack juga memiliki kemampuan untuk bergabung dalam lini serang, untuk menemukan ruang di tepi kotak penalti lawan dan mencetak gol, dan terkadang juga membuat gol lewat kepalanya seperti yang dilakukan Havertz.

'Pergerakan dan naluri untuk berada di posisi yang tepat dan pada waktu yang tepat, dia (Havertz) sudah mendapatkannya, tetapi saya pikir hal itu akan terus berkembang lagi karena Lampard adalah ahlinya. Saya yakin Lampard akan membagikan pengetahuan dan pengalamannya kepada Havertz.’

'Dalam arti yang lebih luas, ia kini bermain dalam tim yang memainkan jenis sepakbola yang dia inginkan, dikelilingi oleh pemain muda yang juga ingin berkembang dan ingin mencapai sesuatu bersama - itulah mengapa ia bisa datang kesini dari apa yang saya pahami. Pemain seperti Mason Mount dan Callum Hudson-Odoi berpotensi naik ke level yang berbeda setelah Anda menambahkan Havertz dan Timo Werner ke dalam skuat ini.’

‘Bagi saya dan banyak orang lainnya, dia telah melampaui tantangan dengan tim Bayer Leverkusen. Dia jelas adalah pemain terbaik, tidak banyak yang bisa didapat darinya untuk berada di sana lebih lama lagi, dan sebagian dari alasan dia pindah adalah ingin dikelilingi oleh pemain yang bisa membawa lebih banyak potensi darinya dan membantunya lebih berkembang.'

Jauh dari lapangan, Honigstein yakin kepribadian Havertz akan membantunya dalam hal beradaptasi dengan klub barunya di negara yang juga baru untuknya, dengan kampung halamannya [Jerman] saat ini sangat tertarik untuk mengikuti kemajuan dirinya dan Werner di Premier League.

'Havertz adalah orang yang sangat kuat, sangat cerdas, sangat perhatian. Pendidikan sangat penting baginya dan keluarganya. Dia pernah melewatkan pertandingan Liga Champions karena dia harus mengikuti ujian A-Level. Dia adalah seorang pria yang mendefinisikan dirinya dengan apa yang terjadi di lapangan. Dia adalah pemain sepakbola, seseorang yang berkomitmen pada keahliannya.’

'Leverkusen mungkin saat ini bukan klub top meski sukses masuk di Liga Champions dalam beberapa musim terakhir. Mereka tidak memiliki basis penggemar yang besar di luar, jadi lebih mudah bagi Havertz untuk berkembang sedikit di luar sorotan media yang keras yang mungkin akan menarik perhatiannya di klub seperti Dortmund atau Bayern.’

'Orang Jerman tidak terlalu mengenalnya secara pribadi, jadi cukup menarik bagi mereka untuk melihat pria ini menjadi salah satu pemain Bundesliga termahal yang pernah ada. Tiba-tiba, Chelsea kembali ke masa Ballack di mana banyak orang di Jerman akan sangat tertarik dengan apa yang mereka lakukan, karena sekarang tim ini sudah diperkuat dengan dua pemain muda baru dari Jerman.’

'Saya tidak ragu tentang potensi kesuksesannya di Premier League,' pungkas Honigstein.

'Anda tidak pernah bisa 100 persen yakin dengan cedera dan hal-hal semacam ini, tetapi siapa pun yang telah bekerja dengannya dan mengenalnya berpikir pria ini adalah orang yang tepat, dan memiliki semua kualitas dan janji serta bakat untuk tidak hanya sukses. , tapi salah satu pemain terbaik Jerman dalam beberapa dekade terakhir. Begitulah cara orang menilai dia.'

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA