Analisis

Abraham: "Kami sedang bekerja keras, dan kita perlu kuat bersama-sama"

Tammy Abraham adalah orang yang tepat bagi Chelsea untuk merebut satu poin di saat-saat terakhir pertandingan kemarin di West Brom, tetapi sang penyerang mengonfirmasi perasaan kecewa saat bermain imbang 3-3.

Ada banyak hal yang harus dikagumi dari cara the Blues melawan balik dari ketertinggalan 3-0 di babak pertama melalui gol-gol dari Mason Mount, Callum Hudson-Odoi dan Abraham. Tetapi tim ini memang melakukan banyak kesalahan karena Albion diizinkan untuk melangkah lebih jauh di babak pertama, dan ini diakui oleh manajer dan pemain.

Dalam analisis pasca-pertandingannya, Frank Lampard berkata: ‘Itu adalah pertandingan yang sulit bagi Tammy di mana dia harus terus bekerja dan berjuang sepanjang waktu untuk mencoba dan mematahkan pertahanan lima bek yang berada di area mereka sendiri tetapi dia akhirnya mendapatkan hadiah golnya di akhir.'

Abraham mengakui itu melegakan ketika dia menyelamatkan satu poin dan menambahkan:

'Di babak pertama, penampilan kami membuat semuanya sulit. Saya memiliki peluang di babak pertama yang seharusnya saya bisa masukkan, karena seseorang pemain di level saya harus memanfaatkan peluang itu jadi gol. Kami memiliki beberapa peluang di babak pertama sementara West Brom mencetak gol dari setiap tembakan.’

'Ketika beberapa peluang pertama tidak masuk, Anda mulai sedikit panik dan kami membuat beberapa kesalahan, kami tidak boleh membuat kesalahan tersebut, tetapi kami masih dalam proses dan semoga kami dapat meningkatkannya.’

'Kami tahu kami harus main all-out di babak kedua dan terus maju dan tidak menundukkan kepala dan itulah yang kami lakukan.’

'Kami masuk ruang ganti di jeda babak pertama dan semua orang sedikit kecewa sehingga manajer harus mengangkat semangat kami. Dia mengatakan kami saat ini tidak terlihat seperti tim yang mau keluar di babak kedua dan sebagai tim kami harus saling menyemangati, dan Anda bisa melihatnya dalam performa di babak kedua.’

Pentingnya gol sepakan berkualitas Mason Mount yang membuat gol balasan pertama hanya 10 menit setelah jeda sangat berdampak besar.

'Kami tahu kami harus main all-out di babak kedua dan mencoba untuk mendapatkan gol awal itu dan untungnya Mason melakukannya yang memberi kami kepercayaan diri yang baik.’

‘Saya tahu kami akan mendapat sedikit peluang dar mereka. Untuk bisa come-back dari 3-0 tidak pernah mudah, dan memberikan kredit serta pujian kepada para pemain yang tidak pernah menundukkan kepala. Kami terus berjalan meskipun tampaknya tidak mungkin.'

Melihat gambaran yang lebih luas, Abraham mengatakan ini:

‘Pertama-tama kami perlu menghilangkan kesalahan sebagai tim, bukan hanya pekerjaan pemain bertahan saja, jadi kami tidak kebobolan. Kita harus kuat bersama dan terus saling mendorong.’

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA