Wawancara

Wawancara Spesial Bersama Ben Chilwell

Salah satu andalan pertahanan Chelsea yang menjaga lima clean sheet berturut-turut, Ben Chilwell baru-baru ini membahas peningkatan yang dilakukan di area itu dan pekerjaan yang dilakukan saat melawan Sheffield United untuk mencatatkan gol lainnya.

Cedera menunda Chilwell terintegrasi ke skema the Blues, tetapi dari penampilannya hingga saat ini, tujuh diantaranya berakhir dengan kami mencegah lawan untuk menang.

Setelah berkontribusi banyak di lini serang, termasuk gol pembuka melawan Crystal Palace pada debutnya di Liga Premier, Chilwell tidak diragukan lagi puas dengan awal kariernya di Stamford Bridge.

‘Hal yang disorot di awal musim adalah sisi pertahanan tim, jadi fakta bahwa kami mendapat banyak clean sheet adalah penghargaan bukan hanya untuk lini bertahan dan penjaga gawang, tetapi juga seluruh tim yang telah ikut membantu elemen pertahanan,' katanya.

'Tim ingin menghentikan kebobolan gol. Kami menjalani pertandingan dengan sangat percaya diri bahwa kami tidak akan kebobolan. Kami tahu di atas lapangan dengan kemampuan menyerang yang kami miliki, kami akan mencetak gol.’

'Yang menjadi kunci tim adalah menghentikan kebobolan gol. Tim yang sukses harus menjaga banyak clean sheet sepanjang musim. Ada tanda-tanda positif bahwa kami telah menyelesaikan masalah di lini pertahanan. Semoga ini bisa berlanjut.'

Di belakang Chilwell, Edouard Mendy menjadi penjaga gawang Chelsea pertama sejak Petr Cech yang mencatatkan clean sheet dalam tiga pertandingan liga pertamanya. 

'Jika Anda melihat Edou setiap hari dalam sesi latihan, dia membuat gawang yang ia jaga terlihat sangat kecil,' ungkap Chilwell. ‘Saya tidak tahu apakah Anda melihatnya di TV, tetapi dia benar-benar hebat!’

'Sebagai pribadi, dia mungkin salah satu orang paling santai yang akan Anda temui. Dia cepat beradaptasi, dia bergaul dengan semua orang, dia berbicara bahasa Inggris dengan baik yang mungkin telah banyak membantunya, dan dia sangat mudah diajak berteman.’

Tetapi tidak akan mudah adalah tugas melawan tim berbahaya Sheffield United. Pertemuan kami musim lalu berakhir imbang 2-2 di awal musim, dan setelahnya kalah 3-0 di Bramall Lane.

‘Jika Anda melihat performa mereka musim lalu, mereka merepotkan banyak tim yang sangat bagus karena gaya sepak bola yang mereka mainkan. Sangat sulit untuk bermain melawan mereka.’

‘Meskipun mereka tidak mendapatkan hasil, itu gaya sepak bola yang persis sama, hanya saja mereka belum cukup berhasil. Kami sepenuhnya menyadari atribut kelebihan mereka dan apa yang dapat mereka bawa ke dalam permainan.’.
Jauh dari sepak bola, berita dunia di pekan ini didominasi oleh pemilu AS, sedangkan di Inggris sudah menghabiskan satu pekan pertama untuk menjalani lockdown kedua yang dimulai lagi karena pandemi global.

Chilwell sendiri menghabiskan waktu lockdown pertama di rumah ibunya karena dia tinggal sendiri di Leicester, dan dia baru-baru ini memposting di media sosial tentang masalah kepercayaan diri yang dideritanya tahun lalu, dan pentingnya berbicara dengan orang-orang di masa-masa sulit.

Ini adalah pesan yang ia ulangi sebelum lockdown kedua ini.

'Dengan adanya lockdown kembali, orang-orang yang berjuang dengan kesehatan mental mereka akan menjadi faktor besar. Saya pikir ini saat yang tepat untuk menceritakan kisah saya selama periode ketika saya bertarung dengan kepercayaan diri, dan fakta yang saya bicarakan dapat membantu orang lain yang berjuang untuk berbicara dengan orang atau memberi tahu orang tentang masalah mereka masing-masing.’

‘Sangat penting untuk mencoba dan tetap sibuk meski lockdown,’ tambahnya. ‘Apa yang banyak membantu saya adalah olahraga. Jelas saya harus melakukannya karena pekerjaan saya, tetapi itu juga hal yang baik untuk membuat saya terus menyibukkan diri.’

'Syukurlah sepak bola bisa terus berlanjut di masa lockdown kedua ini, dan semoga itu bisa menjadi sesuatu yang bisa terus ditonton oleh para penggemar di rumah dan membantu mereka melewati lockdown dan pandemi ini.'

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA