Internasional: Ziyech mempesona dengan kemas dua gol dalam kemenangan Maroko, Hudson-Odoi mencetak gol untuk timnas muda Inggris.

Ini beberapa gol dan assist dari pemain The Blues dalam jeda internasional malam kemarin…

Hakim Ziyech melanjutkan penampilan mempesonanya dengan melesakan dua gol dan satu assist untuk Maroko di kualifikasi Piala Afrika. Pemain berusia 27 tahun itu dijadikan penyerang tengah oleh sang pelatih dan di posisi itulah ia menemukan ruang untuk membantu memecahkan kebuntuan di 10 menit pertama.

Maroko dan Ziyech mengendalikan penguasaan bola, sehingga Ziyech punya opsi dan dapat memberikan umpan sempurna yang membedah pertahanan Republik Afrika Tengah. Achraf Hakimi yang menerima bola dengan baik, mampu menyelesaikan peluang menjadi gol.

Setelah kebobolan pada menit ke-25, Ziyech jadi aktor penting dengan dua gol dalam tiga menit. Gol pertamanya datang dari titik penalti, sebuah tendangan keras yang tak dapat ditepis oleh kiper lawan.
Beberapa saat kemudian, Ziyech kembali mencetak gol ciri khasnya dari sisi kanan penyerangan Maroko. 

Dia ditarik keluar 18 menit terakhir dengan keadaan skor 4-1. Skor tak berubah hingga akhir laga. Dengan hasil ini Maroko memuncaki grup E dengan koleksi tujuh poin.

Lebih dari 3.000 km jauhnya di Wolverhampton, Callum Hudson-Odoi dan Conor Gallagher menjadi pemain utama untuk timnas Inggris U-21 saat mereka melanjutkan kampanye kualifikasi untuk putaran final Kejuaraan Eropa musim panas mendatang.

Singa muda telah memastikan tempat mereka di turnamen bulan lalu, tetapi mereka mencari ajang balas dendam terhadap Andora, yang menahan mereka dengan hasil imbang 3-3 di pertemuan pertama. 

Perwakilan Chelsea jadi aktor penting pada laga ini, Hudson-Odoi sering bertukar posisi dengan pemain Burnley Dwight McNeil, dan Gallagher menawarkan enerji dalam perannya di lini tengah sebagai gelandang box-to-box.

Gallagher menjadi penyebab Andora dapat menyamakan kedudukan, saat ia dihukum karena pelanggaran ringan yang menghasilkan penalti pada babak pertama, tetapi tim asuhan Aidy Boothroyd merespon hal ini dengan positif setelah jeda, saat sundulan Ben Wilmot mengembalikan keunggulan Inggris.

Dengan Jonathan Panzo, Tariq Lamptey, Eddie Nketiah, Rhian Brewster dan Jamal Musiala, ada banyak sekali lulusan Akademi Chelsea di tim ini.

Sebuah pelanggaran kepada Rhian Brewster yang kembali menghasilkan penalti pada menit ke-65, Hudson-Odoi menjadi algojo dan berhasil menjebol gawang lawan.

Hudson-Odoi diganti setelah menit ke-73, sementara Gallagher tampil penuh, kini Inggris U-21 memuncaki grup tiga dengan koleksi 25 poin. 

Kualifikasi terakhir mereka berlangsung melawan Albania pada hari Selasa. Turnamen ini akan terbagi dalam dua bagian, dengan penyisihan grup akan dimulai pada akhir Maret.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA