Laporan Pertandingan

Laporan pertandingan: Rennes 1-2 Chelsea

Chelsea memastikan diri melangkah ke babak 16 besar Liga Champions dengan dua laga tersisa, setelah gol dari Hudson-Odoi dan Oliver Giroud menjadi pembeda di Prancis, memperpanjang rekor tak tekalahkan menjadi enam laga.

Ada drama di akhir laga, tapi gol pertama kami dibuat oleh pemain akademi kami yang besar di Cobham. Pekan ini mural Mason Mount baru selesai dibuat di jalanan Fulham, di luar Stamford brigde, gelandang muda itu memberikan umpan cantik kepada Hudson-Odoi, dan menjadi satu-satunya gol di babak pertama.

Ini bukan malam di mana Chelsea memiliki segalanya dengan cara mereka sendiri, dan Edouard Mendy adalah orang yang paling sibuk dari kedua penjaga gawang saat dia bekerja keras untuk mempertahankan keunggulan kami, dan menghasilkan beberapa penyelamatan yang mengesankan.

Karena Rennes terus berjuang hingga akhir laga, tekanan muncul dari Sehrou Guirassy yang menyamakan kedudukan dengan hanya empat menit tersisa. Namun ada hal baru bagi pasukan Frank Lampard musim ini, yang selalu menemukan semangat untuk memenangkan pertandingan lagi ketika Giroud melakukan sundulan di menit akhir.

Kemenangan Sevilla di Krasnodar membuat kami dan wakil Spanyol tersebut mendapatkan satu tempat di babak 16 besar, hanya tinggal menentukan satu tempat di puncak klasemen.

Pilihan pemain

Lampard membuat perubahan di lini pertahanan, tengah dan penyerangan saat menyambangi Rennes, total empat pemain masuk menggantikan pemain yang berlaga kontra Newcastle.

Thiago Silva dan Cesar Azpilicueta kembali ke empat bek di belakang, Jorginho menggantikan N’Golo Kante di tengah, serta Hudson-Odoi yang tampil menggantikan peran Hakim Ziyech.

Bagi Rennes, bek kiri mereka, Dalbert mendapatkan larangan bermain karena terkena kartu merah di Stamford Bridge tiga pekan lalu, sedangkan gelandang 18 tahun yang menjanjikan, Eduardo Camavinga tampil di lini tengah. Top skor musim lalu, M’Baye Niang kembali dari cedera pada kekalahan atas Bordeaux Jumat pekan lalu, dan duduk di bangku cadangan kala berjumpa kami tadi malam.

Awal yang kuat tanpa gol

Timo Werner telah berkontribusi tujuh gol dari tujuh laga Liga Champions terakhir, pemain asal Jerman tersebut harusnya dapat memperpanjang rekor itu pada lima menit pertama.
Menikmati sebagian besar dari penguasaan bola di lapangan yang kering dan lengket, tim tamu meneruskan bola ke kanan melalui Azpilicueta dan Hudson-Odoi, dan mampu menciptakan ruang yang cukup untuk mengirimkan umpan silang rendah berbahaya ke dalam kotak.

Ruang yang kosong juga merupakan kemewahan yang diberikan kepada Werner, tetapi pemain nomor 11 kami berada dalam upaya mencetak gol lewat jarak dekat, tendangannya hanya melambung tipis di atas mistar. Itu adalah kekalahan besar bagi tuan rumah dan mereka mengambil keuntungan dengan segera menyusun formasi kembali.

Peluang emasnya di menit ke-20, Rennes agresif dan terorganisir di hadapan The Blues tanpa presisi dan penetrasi dari pasukan Frank Lampard.

CHO-time!

The Blues sangat menyadari permutasi Grup E menuju laga keempat ini, untuk lolos ke babak 16 besar dengan dua pertandingan tersisa. Dalam kompetisi yang padat ini, bantalan hal ini bisa menjadi sangat penting. 

Untuk mengamankan tiket di Prancis, Chelsea harus menang dan mengharapkan apa pun selain kemenangan Krasnodar melawan Sevilla di pertandingan grup lainnya. Dua tim teratas itu sejajar di pertengahan babak pertama karena Sevilla berhasil unggul lewat Ivan Rakitic di Rusia, juga Chelsea yang  juga memimpin 1-0.

Setelah buntu di awal laga, kualitas datang dari duo muda Inggris Mount dan Hudson-Odoi. Sang gelandang menunjukkan keberanian dan tipu daya yang telah mengangkatnya menjadi bagian integral dari tim ini, berjuang untuk menguasai bola dengan baik di dalam tugasnya sendiri. Setelah awalnya mencari Werner di sisi kiri, dia kemudian melihat peluang yang lebih berbahaya dari Hudson-Odoi di sisi yang berlawanan.

Operan terukur Mount dilakukan dengan sempurna, sentuhan pertama sesama lulusan Akademi juga tidak buruk, membawa bola ke sisinya sebelum menceploskan bolanya melewati kiper Rennes, 1-0 untuk Chelsea. Itu adalah gol ketiga pemain berusia 20 tahun itu musim ini, gol keduanya di Liga Champions, dan memberi Chelsea keunggulan yang sangat berguna.

Respon Rennes

Pada malam yang dingin di Prancis utara, gol pembuka dari Chelsea membuat pertandingan menjadi panas. Finis di dua teratas di grup terlihat tak realistis bagi Rennes, otomatis tempat di Liga Europa menjadi rebutan, dan ancaman mereka meningkat sehabis turun minum.

Namun, itu tidak sebelum tendangan Mount yang dapat ditepis oleh Alfred Gomis pada menit ke-30, sebuah kesempatan yang bermula pada usaha dan ketekunan Ben Chilwell di sisi kiri.

Sekembalinya ke Rennes, malam Mendy menjadi semakin sibuk saat ia berusaha menambahkan rekor nirbobol Chelsea menjadi tujuh hingga saat ini. Pemain 28 tahun itu diuji dengan percobaan tinggi dan rendah, sementara ia harus melakukan penyelamatan cerdas untuk menggagalkan peluang Guirassy dan Damien Da Silva sebelum jeda.

Ada juga blok Kurt Zouma dan penyelamatan bagus oleh Guirassy menyusul umpan Chilwell yang lepas saat tuan rumah mengakhiri babak pertama dengan dominasi. Bagi Lampard, turun minum datang di waktu yang ideal.

Menggali lebih dalam

Lini pertahanan yang lebih baik telah memainkan peran besar dalam peningkatan performa kami selama beberapa bulan terakhir. Ini adalah pertandingan tidak terkalahkan ke-13 sejak pertengahan September, dan itu tidak terbukti pada 10 menit di awal babak kedua.

Saat umpan masuk ke kotak penalti kami, barisan belakang berdiri kokoh; Thiago Silva selalu berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat, Zouma menempatkan tubuhnya di garis depan, Chilwell dan Tammy Abraham menawarkan kualitas di udara saat bola mati.

Rennes bisa dibilang menjadi ancaman yang lebih besar sejak awal babak, tetapi Chelsea dan Lampard musim ini merasa lebih tegas, lebih dewasa, dan lebih mampu melindungi keunggulan tipis.

Bala bantuan dari tanah Prancis

Tidak seperti di Liga Primer, peraturan UEFA untuk Liga Champions memperbolehkan melakukan lima pergantian, dan ini membuat Lampard dapat memanfaatkan jatah pergantian terakhir, dengan memasukan Kante dan Giroud menggantikan Mount dan Abraham.

Pasangan ini dipuja di tanah air mereka setelah Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 dan ada kemesraan serupa dari pendukung setia Rennes untuk Mendy setelah setahun di klub sebelum pindah ke London pada musim panas.

Namun, sang kiper membuktikan sosok yang membuat frustrasi tuan rumah dan harus melakukan yang terbaik untuk menghalau sepakan Guirassy dan kemudian Gerzino Nyamsi secara berurutan, meskipun ia tidak berdaya untuk mencegah mereka menyamakan kedudukan di menit-menit akhir dengan empat menit tersisa.

Setelah memimpin begitu lama, itu adalah pukulan yang mengecewakan ketika tendangan sudut dari sisi kanan menemukan Guirassy d untuk menyamakan skor, menyisakan sedikit waktu untuk Chelsea bangkit.

Oli yang menyelamatkan

Pemain pengganti Hakim Ziyech berhasil menemukan Chilwell di tiang jauh, tapi Gomis mampu menyamai lompatan bek kiri Chelsea. Namun, meskipun The Blues tak mampu mempertahankan keunggulan 1-0, namun mereka menunjukkan kekuatan untuk melawan dan memenangkan pertandingan dengan gol di menit akhir.

Kecerobohan di belakang membuat Ziyech dilepaskan berlari di empat bek dan operan Maroko untuk Werner biasanya tajam. Gomis keluar dengan cepat dan menyangkal striker tersebut, tetapi Giroud waspada dan siap untuk mengarahkan sundulan kuat melewati lompatan terakhir pemain bertahan yang putus asa. Itu adalah penyelesaian yang bisa dilakukan oleh beberapa penyerang di dunia sepak bola dengan sempurna, mengemas pukulan dan presisi.

Begitu sering menjadi pahlawan di tanah Prancis, striker itu melakukannya lagi, kali ini untuk Les Bleus dari London, untuk mengirim kami ke babak sistem gugur.

What’s next?

A big London derby against Tottenham this weekend, kicking off at 4.30pm at the Bridge on Sunday. After that, it’s back to Europe with a trip to Sevilla for Champions League matchday five.


Chelsea (4-3-3) Mendy; Azpilicueta, Thiago Silva, Zouma, Chilwell; Jorginho, Kovacic (Havertz 75), Mount (Kante 68); Hudson-Odoi (Ziyech 75), Abraham (Giroud 68), Werner (James 90+1)
Unused subs Kepa, Caballero, Tomori, Rudiger, Christensen, Emerson, Alonso
Scorers Hudson-Odoi 22; Giroud 90

Rennes (4-3-3) Gomis; Traore, Da Silva, Nyamsi, Truffert (Maouassa 86); Nzonzi, Bourigeaud, Camavinga (Grenier 78); Doku (Gboho 86), Guirassy (Niang 86), Lea Siliki (Del Castillo 63)
Unused subs Salin, Tait, Hunou, Assignon, Soppy, Rutter, Omari
Scorer Guirassy 85
Booked Grenier 87

Referee Bjorn Kuipers from Netherlands

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA