Analisis

Tuchel Senang dengan Intensitas dan Keberanian Tim

Thomas Tuchel harus puas dengan hasil imbang di pertandingan pertamanya sebagai pelatih kepala Chelsea, tetapi ia melihat banyak hal yang menjanjikan untuk dibangun setelah hanya memiliki satu hari untuk bekerja dengan para pemain barunya dan mempersiapkan pertandingan semalam.

Pria Jerman itu menjadi pelatih kepala baru kami hampir tepat 24 jam sebelum kick-off laga vs Wolves ini di Stamford Bridge melawan Wolverhampton Wanderers, yang berarti persiapannya jelas sangat amat terbatas.

Tidak diragukan lagi akan ada rasa frustrasi di antara para pemain setelah tidak mampu mengambil tiga poin dari pertandingan yang kami dominasi sepenuhnya dari awal hingga akhir, harus puas dengan hasil imbang 0-0 setelah nyaris memenangkan pertandingan sentuhan peluang terakhir kami.

Namun, Tuchel terkesan dengan gaya permainan yang diinginkannya yang tampaknya diterima oleh tim dalam waktu yang begitu singkat, yang berarti ia memiliki dasar yang kuat untuk bekerja dan bergerak maju.

'Saya berjalan di ruang ganti dan memberitahu semua pemain bahwa tidak ada ruang untuk kekecewaan sekarang. Tidak ada ruang untuk keraguan,’ ungkapnya. 'Sebaliknya, saya sangat senang dengan performa dari segi energi, intensitas kami. Saya pikir kami melakukan 16 kali recoveries (merebut) bola sepertiga terakhir area lawan. Kami sangat terstruktur, kami tidak mengizinkan serangan balik untuk salah satu tim paling berbahaya dalam serangan balik.’

‘Jadi kami terorganisir dengan sangat baik, kami memiliki keberanian dan kami bermain sangat baik sebagai sebuah tim, secara ofensif dan defensif, dengan tambahan yang bagus dari bangku cadangan dari para pemain yang masuk dan sikap yang sangat baik dari mereka yang ada di bangku cadangan meski tidak bermain. Ada semangat yang bagus.’

'Sayang sekali kami tidak mendapat dukungan dari para suporter. Saya pikir mereka bisa membantu dalam semua peluang kami ini, untuk menciptakan mungkin satu gol penentu yang membuka lebih banyak ruang. Kami tidak pernah kehilangan intensitas dan untuk itu saya sebenarnya sangat senang. Jika ini adalah titik awal kita, saya menanti di mana kita akan berakhir.’

Tuchel senang dengan bagaimana para pemain dan staf di Chelsea dengan cepat menerima idenya untuk tim dan bagaimana dia ingin bermain …

'Saya melihat skuat ini terbuka untuk ide-ide kami, keyakinan kami dan pendekatan taktis kami, dimana kami ingin mempercepat permainan, dimana kami ingin menutup ruang, bagaimana kami ingin bertahan dan menyerang. Ini membuat saya merasa sangat baik karena inilah yang Anda inginkan. Mulai sekarang, inilah levelnya sekarang, dan kami dapat mulai mengerjakan detailnya dan bersiap untuk Burnley.’

‘Saat saya melihat game ini hari ini, saya sangat kagum karena saya benar-benar dapat mengidentifikasi dengan apa yang kami lakukan di sini. Saya akan sangat senang memiliki stadion penuh dengan suporter di sini, saya pikir para penggemar akan menyukai apa yang mereka lihat nanti. Kami berhasil menempatkan permainan sepenuhnya ke area lawan, kami berhasil menutup serangan balik sangat awal, kami menciptakan banyak setengah peluang (half-chance) dan dengan setiap menit semakin banyak peluang.’

‘Saya juga harus mengatakan staf di Cobham memberi kami banyak informasi, melakukan pekerjaan luar biasa dalam membantu kami menganalisis Wolverhampton dan mempersiapkan, seperti skema bola mati dan hal-hal lain untuk tim kami. Kami memiliki ide yang jelas dimana harus menempatkan pemain dan memulai dengan tiga pemain untuk membantu pemain bertahan melawan dua penyerang cepat sehingga kami tidak memiliki situasi yang mungkin membuat kami membiarkan serangan balik yang mudah lolos ke area kami.’

'Jadi kami memutuskan untuk memiliki kontrol, tiga pemain melawan dua pemain di lapangan dengan dua pemain berkarakter nomor enam, dan dari sana kami mencoba menunjukkan di mana harus berakselerasi dan di mana harus bertahan dan bagaimana menutup ruang. Saya sangat senang dengan apa yang saya lihat.’

'Kami tahu tim ini benar-benar terbuka untuk ide kami. Inilah yang kami lakukan selama bertahun-tahun, untuk memilih formasi yang akan terasa nyaman di lapangan, dan jika Anda memiliki tim seperti ini, tidak ada lagi yang dapat Anda harapkan.’

Tuchel juga terbantu dengan pernah bekerja dengan Christian Pulisic dan Thiago Silva sebelumnya, serta mengenal beberapa pemain dari karier mereka di Jerman, dan sisanya ia tahu lewat mengikuti Premier league dari jauh…

‘Uniknya, Anda masuk ke sebuah tim di pertengahan musim dan Anda sudah mengenal beberapa pemain. Juga Timo dan Kai dan Toni, dan saya berjuang sekarang selama bertahun-tahun untuk memiliki N'Golo Kante di tim saya, tiba-tiba dia ada di sini!

‘Anda memiliki gambaran yang jelas karena Anda selalu mengikuti Premier League, bahkan ketika saya melatih Dortmund atau di Paris. Jadi Anda memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang mampu dilakukan para pemain.’

'Dan Christian pasti aku tahu betul apa yang dia mampu lakukan. Dia punya kontribusi yang besar. Tidak adil hari ini untuk tidak menjadi starter baginya. Tapi saya mengatakan kepadanya karena saya tahu apa yang bisa ia bawa saat masuk dari bangku cadangan karena saya mengenalnya. Dia adalah pemain yang bisa menjadi starter untuk kami tetapi juga dapat mengubah banyak hal untuk kami dari bangku cadangan. Dia melakukannya dengan luar biasa dan di paruh waktu dia memberitahu saya bahwa saya salah mengucapkan nama Azpi dan dia membantu saya dengan itu. Itu sangat membantu!’

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA