Berita

PANTAUAN MEDIA: BLUES DIFAVORITKAN UNTUK REKRUT ALABA, LOFTUS-CHEEK INGIN KEMBALI KE PERFORMA TERBAIKNYA DAN FERDINAND PUJI MASON MOUNT

Dalam tinjauan kami terhadap berita terbaru terkait Chelsea dari media, The Blues telah jadi kandidat favorit untuk merekrut David Alaba dari Bayern Munich dan Ruben Loftus-Cheek yakin dia akan kembali ke performa terbaiknya.

Beberapa berita ini adalah contoh yang diambil dari sumber media eksternal. Mereka tidak mewakili pandangan atau posisi Chelsea Football Club.

The Blues difavoritkan rekrut Alaba

Chelsea baru-baru ini menerima dorongan besar dalam mengejar David Alaba yang dilaporkan akan hengkang di musim panas mendatang.

Menurut outlet berita Spanyol, AS via SportBILD, dapat dipahami bahwa pembicaraan Real Madrid dengan pemain Austria itu tidak berkembang seperti yang sudah diberitakan media Spanyol sebelumnya.

Laporan itu juga menyatakan bahwa Alaba akan terbuka untuk pindah ke Inggris jika tawaran itu tepat, dengan Chelsea dipandang sebagai tujuan paling mungkin di Premier League.

Kontrak pemain berusia 28 tahun di Bayern Munich akan habis pada musim panas dan dia dikabarkan akan pergi setelah menghabiskan hampir satu dekade di klub.

Jika The Blues ingin merekrut pemain Austria itu, dia akan menjadi pemain bebas transfer kedua yang klub rekrut dalam waktu berjarak setahun setelah Thiago Silva di awal musim ini.

Alaba telah memenangkan sembilan gelar Bundesliga, enam Piala Jerman, dan Liga Champions dua kali.

Loftus-Cheek ingin dirinya kembali ke performa terbaik

Ruben Loftus-Cheek yakin dia semakin dekat untuk menemukan performa terbaiknya saat dipinjamkan ke Fulham.

Peminjaman gelandang ke Craven Cottage untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak membantu kembali ke performa terbaiknya. Dia juga menikmati bermain di bawah mantan gelandang Blues Scott Parker.

Berbicara kepada Sky Sports, Loftus-Cheek mengungkapkan bagaimana dia menemukan kembali bentuknya.

‘Saya merasa lebih seperti diri saya sendiri dalam permainan. Saya pikir semua yang kurang dari ini adalah gol dan itu pasti akan datang,' katanya. 'Saya menikmati sepak bola saya, menikmati persaingan dengan para pemain lain dan mudah-mudahan, persaingan kami bisa tetap terjaga.'

Pemain berusia 24 tahun itu telah membuat 16 penampilan untuk Fulham di ajang Premier League musim ini setelah absen selama hampir 14 bulan karena cedera Achilles. Dia juga berharap dia bisa menggunakan waktu ini untuk menebus semua waktu yang harus dia hanya bisa lihat dari pinggir lapangan.

'Kembali dari cedera dan berurusan dengan itu, serta pandemi itu sulit,' tambahnya. ‘Saya merindukan banyak pertandingan sepak bola karena ditunda saat semua orang harus menjalani lockdown.’

'Itu adalah masa yang sulit bagi saya secara pribadi dan semua orang di seluruh dunia juga, tapi mudah-mudahan, kita bisa segera kembali normal.'

Ferdinand sanjung Mount

Rio Ferdinand sangat terkesan dengan penampilan man-of-the-match Mason Mount melawan Tottenham Hotspur kemarin malam.

Pemain internasional Inggris itu berperan penting dalam kemenangan derby pertama Thomas Tuchel sebagai pelatih kepala Chelsea karena ia adalah titik fokus kreatif bagi The Blues.

Ferdinand yang berbicara di BT Sport yang juga disadur oleh Daily Mirror, mengaku tak paham mengapa pemain berusia 22 tahun itu masih mendapat kritik.

‘Aku masih tidak percaya dia mendapatkan kritik tajam. Itu membuatku bingung, 'katanya. 'Saya tidak mengerti dari mana semua ini berasal.'

Mount menempati urutan keenam di Premier League dalam aksi menciptakan tembakan per 90 menit, dari 3,67 pada 2019/20 menjadi 4,56 musim ini. Mantan bek Manchester United itu juga yakin Mount akan menjadi mimpi buruk untuk bek lawan.

‘Dia adalah seseorang yang saya pikir ketika Anda akan bermain melawannya maka akan membutuhkan kerja keras untuk menghadangnya,’ kata Ferdinand. 'Dia selalu bergerak, Anda jarang melihatnya mendapatkan bola dengan seseorang bek lawan yang bisa menyentuhnya.’

'Semua klip yang Anda lihat tentang dia di lapangan, dia selalu tidak terjaga. Itu karena lawan  tidak melakukan marking/penjagaan padanya, ini tentang cara dia bergerak menjauh dari bek lawan dan membebaskan dirinya untuk menciptakan posisi guna menciptakan peluang mencetak gol.’

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA