Analisis

Analisis: Abraham Yang Mengesankan Berhasil Mengalahkan Barnsley

Statistik dari kemenangan Piala FA tadi malam di Barnsley menyoroti pengaruh Tammy Abraham dan juga menggarisbawahi perlawanan yang diberikan tuan rumah kepada kami…

Waktu yang Tepat Bagi Tammy

Kami berterima kasih kepada Tammy Abraham atas dampaknya di kedua kotak penalti (kami dan lawan) saat berlaga di Oakwell.

Dia mencetak satu-satunya gol dengan dua tembakan tepat sasaran kami sebagai kontribusinya dalam serangan, namun dia juga terlibat dalam enam duel udara secara defensif dan mencatat empat clearance/sapuan, diantaranya adalah sundulan luar biasa di garis gawang kami.

Tiga dribel suksesnya hanya kalah dari Callum Hudson-Odoi, yang membuat lima kali upaya.

Abraham melanjutkan rasio luar biasa musim ini untuk gol dan assist per 90 menit, yang saat ini berkisar di angka 1,125. Dia membuat rata-rata kontribusi gol setiap 80 menit seperti yang ditunjukkan tabel di atas.

Mencetak gol saat berada di atas angin

Itu adalah pertemuan yang sulit di South Yorkshire dengan the Blues jarang memegang kendali permainan. Namun, untuk periode setelah jeda, setelah peralihan skema dengan empat bek dari tiga bek sebelumnya, kami menegaskan dominasi kami sampai Abraham memecah kebuntuan untuk mencetak gol.

Dalam periode 20 menit itu kami memiliki 76% penguasaan bola dan mencatat tingkat penyelesaian operan sebesar 89%. Kedua angka itu jauh di atas rata-rata permainan kami (masing-masing 72% dan 84%).

Kami melakukan tiga percobaan ke gawang dalam periode itu, sama seperti yang dilakukan oleh kubu the Tykes, tapi hanya Abraham yang tepat sasaran dna menjadi gol.

Menaklukkan Barnsley

Kami menghadapi 14 tembakan di Oakwell, angka tertinggi sejak Man City yang membuat 18 kali pada awal bulan lalu. Enam dari upaya mereka berasal dari bola mati.

Barnsley memenangkan tekel dua kali lipat dari kami (34 upaya berbanding 17 milik kami) dengan kedua tim memenangkan dua pertiga dari duel yang mereka jalani (tingkat keberhasilan 68%).

Michal Helik, bek tengah Barnsley, menang sembilan kali duel tersebut, dan dia juga membuat lima intersep yang merupakan tertinggi di pertandingan.

Pemain dengan tekel terbanyak kami adalah N'Golo Kante dengan empat upaya. Andreas Christensen dan Reece James masing-masing memenangkan tiga tekel.

Penguasaan bola kami direbut sebanyak 25 kali dan kesulitan kami semakin terlihat oleh fakta bahwa kami dipaksa membuat 33 kali upaya sapuan/clearance, berbeda dengan empat sapuan/clearance yang dilakukan tuan rumah.

Kurt Zouma memimpin bagi kami secara defensif dengan tujuh sapuan/clearance sukses dan enam kemenangan duel udara.

Secara keseluruhan, kami unggul 45% (19 kali) dari 42 duel udara yang diperebutkan, dan berhasil meredam tujuh sepak pojok dari Barnsley.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA