10 Pertanyaan bersama... Callum Hudson-Odoi

Dalam kondisi bugar, segar, dan langsung berikan pengaruh di tim, Callum Hudson-Odoi telah berkembang dalam peran baru di bawah Thomas Tuchel dan memanfaatkan kesempatannya untuk menunjukkan kepada pendukung Chelsea apa yang sebenarnya dia mampu lakukan di lapangan.

Anak muda ini baru berusia 20 tahun beberapa bulan yang lalu tetapi menjadi wajah yang akrab di ruang ganti selama tiga musim terakhir, ia sukses menjalani transisi dari bintang Akademi yang menonjol ke anggota skuad senior yang andal di bawah Maurizio Sarri, Frank Lampard dan pelatih kepala baru kami asa Jerman, Thomas Tuchel.

Setelah tampil di masing-masing dari enam pertandingan pertama Tuchel, sepertinya tidak ada orang yang lebih baik untuk diajak untuk di wawancara dalam serial “10 Pertanyaan bersama…” dan kami bertemu dengan bek sayap Wandsworth tersebut untuk obrolan eksklusif tentang tanggung jawabnya yang baru, coba mencetak gol dan menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions…

Sejak kedatangan Tuchel, Anda telah menjadi starter empat kali dari enam pertandingan sebagai bek sayap kanan, posisi yang belum pernah kami lihat sebelumnya, bahkan selama Anda berada di Akademi. Apa yang Anda pikirkan saat bermain di posisi itu dan apakah Anda pernah berpikir Anda cocok untuk bermain di sana?

Itu jelas merupakan peran yang berbeda bagi saya dan sesuatu yang baru yang belum pernah saya alami sebelumnya, tetapi saya melihatnya sebagai tantangan. Itu adalah sesuatu yang saya tahu mampu saya lakukan. Jika menyerang, saya dapat menggunakan kemampuan saya untuk melakukannya ke lini depan, tetapi juga dalam bertahan sekarang saya harus lebih waspada karena saya tidak bermain sebagai pemain sayap biasa.

Saya bermain sebagai bek sayap jadi saya harus lebih sering kembali turun ke belakang. Jelas merupakan pengalaman yang baik bagi saya untuk mempelajari posisi baru di bawah manajer dan itu berjalan baik bagi saya. Saya benar-benar menikmati bermain di sana - itu bukan hal yang buruk bagi saya. Saya sangat menikmatinya jadi semoga saya bisa terus berkembang dan semoga terus tampil baik disana.

Perpindahan posisi ini tidak pernah benar-benar terlintas dalam pikiran saya sebelumnya. Setiap kali saya bermain dalam tim dengan lima pemain di belakang, saya selalu bermain sebagai salah satu pemain nomor 10, lebih melebar atau di belakang penyerang. Saya tidak pernah bermain sebagai bek sayap atau berpikir untuk bermain di sana, jadi diberi tahu bahwa saya akan bermain pasti ada sesuatu yang baru bagi saya, tetapi manajer membantu saya dengan sangat baik.

Dia (manajer) menjelaskan banyak hal, bagaimana memainkan posisi itu, hal-hal yang harus dilakukan seperti kapan ketika bergerak maju dan mundur, yang sangat membantu saya untuk bersiap untuk pertandingan. Saya menonton beberapa klip dengannya sebelum pertandingan untuk memahami sedikit posisi jadi itu sangat membantu saya dan itu bagus untuk bermain di sana.

Anda baru-baru ini berbicara tentang menetapkan target untuk mencetak lebih banyak gol dan bahwa Anda sering berada di posisi yang tepat tetapi gagal menjaringkan bola tersebut. Jelaskan sedikit bagaimana Anda mencoba melakukan itu?

Saya merasa terutama bermain sebagai bek sayap atau dalam posisi sayap, Anda ingin masuk ke area dekat tiang belakang dan mendapatkan gol lewat tap-in itu. Setiap gol masuk perhitungan pada laga apa pun itu, Anda ingin mencetak gol atau mendapatkan assist dan membantu tim sebanyak mungkin.

Saya pernah berkata pada diri sendiri bahwa setiap kali saya berada di sekitar kotak penalti, saya ingin menjadi lebih klinis, memanfaatkan setiap peluang ketika mereka datang dan mudah-mudahan mencetak gol lebih sering. Tap-in adalah yang terbaik untuk dilakukan di tiang belakang di titik buta posisi bek lawan.

Saya belum menetapkan target khusus untuk diri saya sendiri tetapi saya hanya mencoba untuk mencetak gol sebanyak mungkin. Senang mengetahui bahwa kami memiliki pemain di sekitar yang mampu mengirimkan bola ke tiang belakang untuk mereka yang melakukan tap-in atau memainkan umpan-umpan penting untuk membuat Anda mencetak gol ke gawang. Saya hanya harus memastikan saya terus berada di posisi itu untuk mencoba melepaskan tembakan dan mudah-mudahan itu masuk ke gawang.

Bagi mereka yang melihat Anda yang berkembang di  Akademi mungkin menganggap Anda saat itu lebih sebagai pencetak gol hebat daripada pencetak gol yang produktif tetapi Anda tercatat juga mengumpulkan 31 gol dalam 55 laga di tim kelompok usia tersebut. Apakah statistik itu yang akan anda perjuangkan kembali saat bermain di level senior?

Di masa Akademi, ketika Anda melihat angka-angka seperti itu, Anda seperti 'wow' dan Anda ingin mencoba dan meniru itu juga di tim utama, tetapi ini jelas liga yang jauh lebih ketat dan sulit untuk mendapatkan gol.

Anda ingin menjadi pemain yang ditakuti setiap tim dan di mana Anda memiliki target untuk mendapatkan gol atau asis untuk tim di setiap pertandingan yang Anda mainkan, untuk membantu tim sebanyak mungkin karena itu akan jadi kontribusi di akhir permainan. Anda mencetak gol atau membuat asis maka bisa membantu tim untuk menang jadi saya memandangnya seperti itu.

Jika saya bisa mendapatkan gol di satu pertandingan dan kemudian mungkin di pertandingan berikutnya saya membuat asis dan di pertandingan berikutnya saya mendapat gol lagi, itu berguna untuk semua aspek. Saya ingin menjadi salah satu pemain yang bisa dikenal kalian sebagai sosok yang selalu mencatatkan namanya di daftar pencetak gol.

Melawan Tottenham baru-baru ini, Anda ada di line up bersama Mason Mount di lini depan dan juga dengan Reece James sebagai bek sayap. Apakah bermain dengan mantan rekan satu tim di akademi itu pasti membantu Anda tampil lebih baik?

Saya telah bermain dengan Reece dan Mason selama bertahun-tahun sekarang jadi saya tahu kualitas dan kemampuan mereka, dan mereka tahu apa yang bisa saya lakukan. Bermain dengan mereka lebih mudah karena mereka tahu persis apa yang bisa saya lakukan di lapangan, mereka dapat membantu saya dan terhubung dengan saya secepat mungkin. Mereka tahu apa yang saya mampu saat maju ke depan dan saya juga tahu apa yang mampu mereka lakukan, jadi ada baiknya untuk bisa terhubung dengan mereka.

Kami ada di sini melalui Akademi, rasanya menyenangkan mengetahui bahwa kami membuat bangga Akademi. Kami ingin terus maju sebagai kolektif, terus berusaha memenangkan poin sebanyak mungkin dan mendapatkan menit pertandingan sebanyak mungkin. Selalu menyenangkan berhubungan dengan Mason dan Reece - mereka sosok yang rendah hati dan juga punya energi yang baik jadi bagus untuk terus bermain di sekitar mereka dan saya hanya berharap ini akan berlanjut selama bertahun-tahun ke depan.

Orang-orang sering membicarakan para pemain muda Chelsea secara kolektif dan mungkin lupa bahwa Anda sebenarnya setahun lebih muda dari Reece, dua tahun lebih muda dari Mason dan tiga tahun lebih muda dari Tammy Abraham. Apakah Anda pikir sosok anda terlupakan?

Bisa saja. Tapi saya merasa terkadang orang lupa (dengan saya) tetapi jika mereka berbicara tentang kita (pemain muda) biasanya sebagai satu kesatuan, itu hal yang baik untuk dibicarakan, dan membicarakan tentang kita semua sebagai kolektif adalah perasaan yang menyenangkan pada saat itu juga. Anda ingin menjadi pemain yang terlihat dewasa dan terlihat seperti melakukan hal yang benar di lapangan dan membantu tim sebanyak mungkin.

Saya tidak terlalu mendengarkan itu dan mempermasalahkannya. Saya hanya ingin fokus di lapangan dan mendengarkan keluarga saya, manajer, teman dan rekan satu tim di sekitar saya. Saya mendengarkan apa yang mereka katakan kepada saya karena mereka hanya akan memberi saya nasihat untuk menjadi lebih baik. Saya suka mendengarkan mereka dan semoga mereka terus menasihati saya untuk menjadi lebih baik.

Apakah Anda masih menganggap diri Anda sebagai pemain muda setelah tiga musim di tim senior?

Saya tidak akan mengatakan saya merasa sepenuhnya nyaman (mengatakan hal itu). Jelas saya telah berada di tim utama untuk beberapa waktu saat ini, jadi saya merasa nyaman. Saya sudah lama bersama semua orang di sini, jadi menyenangkan, tapi saya belum merasa mapan. Saya masih berusaha untuk memastikan saya menjadi pemain yang lebih baik dari hari ke hari dan masih bekerja keras untuk itu.

Senang rasanya mengetahui saya telah bersama para pemain ini begitu lama dan kami semua sangat baik sebagai satu tim. Kami semua merasa nyaman satu sama lain, mengetahui apa yang dinikmati semua orang dan bagaimana kami bermain, tetapi saya hanya ingin terus bermain dan melakukan yang terbaik, yaitu menikmati sepak bola saya.

Ketika orang memikirkan Callum Hudson-Odoi sebagai pemain, mereka mungkin tertarik pada kecepatan, keterampilan, dan kualitas dribbling Anda. Namun mungkin salah satu atribut terbaik Anda adalah jangkauan dari umpan Anda dan tampaknya hampir tidak pernah dibahas. Seberapa penting bagian itu dari permainan Anda?

Saya sudah melakukannya sejak saya masih muda. Saya selalu suka membuka celah di  permainan sebanyak mungkin dan saya merasa operan panjang untuk melakukan switch play selalu menjadi cara terbaik. Terkadang beberapa area lawan selalu padat dan Anda ingin membuka celah tersebut dan mencoba untuk menggerakkan tim untuk mempertahankan bola..

Saya terkadang mengimajinasikannya lebih awal dan melihat apa yang terjadi sejak awal, jadi saya tahu jika saya melakukan switch play, maka akan ada peluang bagus untuk keluar dari tekanan lebih cepat dan kami memulai lagi bermain dari arah berlawanan. Saya mencoba mengimajinasikannya secepat mungkin, melihat sekeliling, melihat di mana jaraknya dan mencoba untuk mengalirkan bola secepat mungkin.

Apakah Anda akhirnya merasa kembali ke keadaan fisik Anda sebelum menderita cedera Achilles dan apakah Anda melihat cedera itu sebagai batu sandungan pertama dalam karier Anda?

Cedera itu jelas sangat buruk bagi saya karena saya membutuhkan waktu yang sangat, sangat lama untuk pulih. Itu adalah salah satu cedera yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pulih karena itu cedera yang parah. Anda kehilangan banyak otot di betis Anda, Anda pasti kehilangan sedikit kecepatan dan hal-hal seperti itu, jadi saya telah banyak bekerja dengan tim dan anggota keluarga saya di rumah mencoba untuk kembali ke keadaan saya sekarang - menjadi bugar dan mampu berlari seperti biasanya. Kini dengan otot sudah kembali ke betis saya, ini merupakan hal yang besar dalam kesembuhan cedera tersebut.

Saya telah bekerja sangat keras di luar lapangan untuk mencoba dan mendapatkan semua otot dan kekuatan saya kembali seperti sebelum saya mendapat cedera. Semua orang telah berusaha dengan luar biasa untuk membuat saya kembali secepat mungkin dan saya merasa seperti saya kembali ke kondisi saya sebelumnya.

Sebelumnya,saya tidak pernah mengalami cedera seperti itu atau bahkan tidak pernah menjalani operasi, jadi itu adalah sesuatu yang baru bagi saya dan jelas merupakan tantangan besar. Itu adalah pukulan keras bagi saya mengetahui bahwa semuanya berjalan sangat baik, dengan laga semifinal Liga Europa akan datang dan semacamnya, itu sangat sulit tetapi saya mengatakan pada diri sendiri bahwa semuanya terjadi karena suatu alasan. 

Sudah hampir tiga setengah tahun sejak Anda memenangkan Piala Dunia U-17 bersama Inggris dan tim tersebut melahirkan pemain seperti Phil Foden, Jadon Sancho, Rhian Brewster, Emile Smith Rowe dan Conor Gallagher, yang semuanya sekarang muncul di level senior dengan cara mereka sendiri. Anda pernah bermain di beberapa tim yang diisi pemain bagus, tetapi apakah tim (juara Piala Dunia U-17) itu yang terbaik dari segi individu?

Kami memiliki banyak individu hebat di tim itu. Semua orang di tim itu luar biasa dan itulah alasan kami memenangkannya. Kami semua memiliki mentalitas yang benar dan sikap yang tepat untuk tampil di lapangan dan memenangkan turnamen.

Kami tahu setiap orang memiliki keterampilan individu untuk memenangkan pertandingan dan cara kami bermain sebagai tim juga bisa memenangkan pertandingan. Merupakan suatu kehormatan untuk bermain di tim itu karena mereka adalah pemain hebat dan saya pikir mereka semua akan mengatakan hal yang persis sama. Sangat menyenangkan melihat banyak dari mereka melakukannya di level senior saat ini dengan sangat baik.

Liga Champions akan kembali bagi kami pekan depan dan ini merupakan tahun yang luar biasa bagi Anda dalam kompetisi itu. Seberapa bersemangat Anda untuk merasakan babak knock-out lagi kali ini?

Saya sangat senang! Ini adalah pertandingan yang luar biasa melawan Atletico, yang kami tahu adalah tim besar dan tampil sangat baik musim ini. Kami ingin datang ke pertandingan itu dengan mentalitas mencoba untuk menang dan mencoba untuk lolos ke babak berikutnya. Ini akan menjadi pertandingan yang berbeda dari apa yang kami harapkan, pergi ke Rumania, bukan Spanyol, tapi itu akan menjadi penting bagi kami.

Kita semua tahu sepak bola adalah olahraga gila dan bisa berjalan sebaliknya. Anda bisa menang dalam satu menit dan menit berikutnya Anda kalah, terutama di Liga Champions. Tujuan kami adalah memberikan semua yang kami miliki dan mari kita lihat sejauh mana kami bisa melewati babak ini.

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA