Laporan Pertandingan

Laporan Pertandingan: Chelsea 0 Brighton 0

Chelsea ditahan imbang tanpa gol oleh Brighton pada malam yang membuat frustrasi bagi The Blues di Stamford Bridge di mana peluang sangat sedikit di antara kedua belah pihak.

Brighton menekan para pemain Chelsea tanpa henti dan kami tidak pernah berhasil menemukan ritme atau ruang di lini tengah lawan yang dapat digunakan untuk membuat peluang.

Peluang terbaik kita dibuat oleh Kai Havertz di babak pertama, ketika bola lepas setelah melakukan tekel di kotak penalti dan bola jatuh ke arah pemain Jerman itu, tetapi usahanya dapat ditepis oleh kiper Robert Sanchez.

Untuk bagian Brighton, peluang emas mereka datang dari upaya di luar kotak setelah memenangkan bola di area kami, upaya Danny Welbeck membentur tiang dan Kepa Arrizabalaga melakukan segalanya untuk membuat gawang tetap aman. 

Tim tamu bermain dengan 10 orang setelah Ben White mendapat kartu kuning kedua, tetapi itu sudah memasuki masa injury time dan terlambat untuk bisa berpengaruh pada permainan, karena Brighton tetap solid dalam pertahanan. Mungkin bisa dikatakan bahwa tidak ada tim lain yang mampu main imbang 0-0 lebih banyak di Premier League musim ini selain the Seagulls.

Hasil imbang sudah cukup untuk mengirim kami di atas West Ham United dan kembali ke empat besar karena selisih gol, menjelang pertemuan kami dengan The Hammers pada hari Sabtu mendatang.

Seleksi pemilihan pemain

Thomas Tuchel membuat lima perubahan pada timnya setelah kemenangan semifinal Piala FA kami atas Manchester City. Kepa Arrizabalaga mempertahankan tempatnya sebagai penjaga gawang, sementara Andreas Christensen dan Kurt Zouma masuk menggantikan Cesar Azpilicueta dan Thiago Silva di posisi bek bersama Antonio Rudiger di skema tiga bek.

Dengan N'Golo Kante di bangku cadangan, Mason Mount turun bersama Jorginho, yang menjadi kapten tim, di lini tengah, dengan Mateo Kovacic masih tidak tersedia karena cedera. Reece James dan Marcos Alonso mengisi pos bek sayap, dengan Ben Chilwell digantikan oleh pemain Spanyol itu.

Hakim Ziyech tetap di trio lini depan, tetapi kini ia bergabung dengan Kai Havertz dan Christian Pulisic.

Blues frustasi di awal

Kick-off di Stamford Bridge ditunda selama 15 menit karena kedua tim datang terlambat di stadion, tetapi ketika itu dimulai ada kesulitan di awal, karena kedua tim berusaha untuk memposisikan diri mereka di atas lapangan. High pressing yang dilakukan Brighton menyebabkan kami mengalami beberapa masalah selama periode awal saat menggulirkan bola dan ini membuat kami gagal mendominasi permainan.

Tuchel tampak tidak senang dan terus memberikan instruksi secara tergesa-gesa kepada para pemain kami. Saat kami mulai meningkatkan tempo, Kai Havertz hampir mendapatkan gol pertama pertandingan saat laga berjalan 10 menit, sayangnya kiper Brighton Robert Sanchez keluar tepat pada waktunya untuk meredam peluang tersebut.

Ketika Alonso hampir mendapatkan umpan silang Hakim Ziyech di tiang belakang tak lama kemudian, ini menjadi jelas bahwa high pressing dari the Seagulls memungkinkan kami untuk menciptakan peluang jika kami bisa menaklukkannya dengan cepat.

Tapi, itu membuktikan bukan tugas yang mudah melawan Brighton yang pekerja keras, meskipun Christian Pulisic mencari jalan keluar terbaik untuk melakukannya dengan sepakan ke depan dan pemain Amerika itu selanjutnya melakukan percobaan ke gawang lawan dengan sepakan lainnya di tepi kotak penalti lawan yang sayangnya ia kurang keseimbangan dan tidak bisa mengontrol tembakan kaki kirinya tersebut saat itu.

Havertz adalah pemain pertama yang benar-benar menguji kiper lawan di menit ke-20. Mount memenangkan bola jauh di area dalam Brighton dan memberikan umpan kepada Ziyech. Ben White meluncur untuk mengambil bola dari kaki pemain asal Maroko tersebut tapi hanya bisa menghadangnya dan bola bergulir ke arah Havertz, tapi upaya pertama penyerang Jerman itu ditepis oleh Sanchez.

Brighton terus mengganggu

Sementara kami menikmati lebih banyak penguasaan bola seiring berjalannya pertandingan, tekanan tanpa henti dari Brighton saat kami mencoba memindahkan bola ke lini tengah membuat kami sangat sulit untuk bermain, dan rasa frustrasi itu mulai terlihat saat dua pemain Chelsea mendapat kartu kuning dalam waktu satu menit. Pertama Jorginho saat menghadang Yves Bissouma yang mencoba memenangkan bola di dekat kotak Brighton, dan kemudian Zouma dihukum karena menarik Danny Welbeck di dekat area kami sendiri.

Ada kecemasan sesaat sebelum jeda karena tembakan Bissouma yang membentur pemain lain dari luar kotak penalti dan membuat Kepa tak berdaya, tapi untungnya itu hanya melewati mistar gawang saja. Brighton menyelesaikan 45 menit pembukaan dengan kuat. Pertanyaan kunci untuk babak kedua tampaknya adalah apakah kami dapat menemukan cara untuk melewati tekanan/high pressing dari Brighton atau apakah mereka akan kehabisan tenaga untuk mempertahankan kinerja berat seperti itu.

Namun, tidak ada tanda-tanda dari kubu the Seagulls untuk mengendurkan tekanan ketika babak kedua dimulai, karena mereka terus menunjukkan betapa solidnya tim mereka. Brighton tidak menawarkan banyak peluang, tetapi setiap kali kami mencoba membangun serangan sendiri, gelandang dan penyerang kami seperti menghilang di bawah segerombolan pemain berbaju kuning saat menguasai bola.

Dengan lebih dari setengah jam tersisa, ada peningkatan urgensi yang mencolok untuk the Blues saat kami mencari terobosan, dengan Rudiger dan Christensen ikut mencari peluang untuk menyerang ke depan dan balik menekan Brighton, tetapi ada ruang bagi Mount untuk membawa bola ke depan dengan kecepatan di lini tengah, Pulisic saat itu dijauhkan oleh White saat menerima operan, dan memungkinkan kiper lawan bisa mengamankan bola tersebut.

Mendorong terobosan gol pembuka

Tuchel memutuskan bahwa perubahan diperlukan untuk menyelesaikan masalah ini seiring berjalannya waktu dengan sedikit peluang. Pelatih asal Jerman itu memasukkan Callum Hudson-Odoi dan Timo Werner dalam pergantian ganda. Hudson-Odoi menggantikan Alonso, mengambil posisi bek sayap kanan dengan Reece James berpindah ke kiri. Werner ke penyerang tengah menggantikan Havertz. Tak lama, Werner bergerak melebar ketika pemain pengganti ketiga kami Olivier Giroud masuk ke lapangan sebagai penyerang tengah.

Namun, tim tamu tak membiarkan kami melakukan segala sesuatunya dengan cara kami sendiri. Setelah beberapa tembakan jarak jauh yang melebar tanpa merepotkan Kepa, peluang mengkhawatirkan datang ketika Zouma kalah dalam penguasaan bola dan Adam Lallana masuk ke kotak penalti kami, dan pemain Brighton itu melepaskan tembakan yang gagal menemukan target gawang kami.

Namun, tekanan tinggi itu membuat kami kesulitan lagi, dan ketika Jorginho lepas penguasaan bola dan ada peluang lawan yang membentur tiang saat Welbeck menendang, sebelum akhirnya Kepa menahan dengan baik dari upaya Lallana lainnya.

Kami melakukan yang terbaik untuk menenangkan keadaan dan kembali menguasai keadaan selama 10 menit terakhir. Peluang kami yang paling menjanjikan dibuat oleh Giroud ketika dia menyambut umpan silang rendah Hudson-Odoi di tiang dekat, tetapi kesempatan ini dia tidak bisa menggerakkan kakinya untuk menguasai bola dan menembak tepat sasaran.

Pulisic membuat tendangan keras namun diselamatkan lawan di tiang dekat, dan Brighton bermain dengan 10 orang di masa injury saat White menerima kartu kuning kedua karena menjatuhkan Hudson-Odoi. Namun, menit-menit akhir berlalu tanpa kami bisa menemukan jalan melewati pertahanan Brighton kali ini, yang berarti kami harus puas dengan satu poin dalam permainan di mana kami memiliki penguasaan bola yang terbaik, tapi kesulitan untuk menciptakan peluang.

Apa berikutnya?

Kami kembali beraksi di Premier League pada hari Sabtu saat kami melakukan perjalanan ke Stadion London untuk menghadapi West Ham United pada pukul 17.30. Kemudian kembali ke Liga Champions, dengan leg pertama semifinal tandang kami di Real Madrid pada Selasa malam pekan depan.

Chelsea (3-4-3): Kepa; Christensen, Zouma, Rudiger; James, Jorginho (c), Mount, Alonso (Hudson-Odoi 67); Ziyech (Giroud 76), Havertz (Werner 67), Pulisic
Pengganti: Mendy, Chilwell, Emerson, Azpilicueta, Gilmour, Kante
Kartu Kuning: Jorginho 34, Zouma 35

Brighton (3-4-3): Sanchez; White, Dunk (c), Webster; Veltman, Gross, Bissouma, Burn; Trossard (Lallana 59), Welbeck (Moder 86), MacAllister (Maupay 73)
Pengganti: Steele, Jahanbakhsh, Alzate, Izquierdo, Propper, Zeqiri
Kartu Kuning: White 73, 90+2
Kartu Merah: White 90+2

Wasit: Stuart Attwell

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA