Wawancara

Kepa mengungkap rahasia kesuksesannya di adu penalti

Setelah memainkan peran utama dalam kemenangan adu penalti lagi, kali ini melawan Southampton, Kepa Arrizabalaga telah menjelaskan apa yang membuatnya unggul saat menghadapi tendangan penalti.

Menyusul pertandingan Piala Carabao tadi malam melawan Southampton, ketika Kepa menggagalkan Theo Walcott dalam adu penalti, Kepa menjadi kiper untuk ketiga kemenangan penalti kami sejauh musim ini, membuat empat penyelamatan, setelah mengalahkan Aston Villa di putaran sebelumnya dari kompetisi yang sama, serta mengalahkan Villarreal di Belfast untuk mengangkat Piala Super UEFA.

Meskipun dia mengakui ada beberapa faktor yang berperan saat pertandingan berlanjut ke adu penalti, kiper asal Spanyol itu percaya bahwa rasa percaya diri dan nyaman di bawah tekanan adalah kunci bagi seorang penjaga gawang dalam situasi itu, meskipun ia mengakui ia lebih senang jika timnya menang tanpa harus babak adu penalti. 

‘Saya selalu mengatakan saya mencoba membantu tim dengan cara terbaik, tetapi saya merasa sangat baik dalam adu penalti. Saya merasa percaya diri,’ katanya. ‘Ini sedikit keberuntungan, sedikit kerja keras, tetapi saya merasa sangat baik.’

‘Saya pikir saat ini di sepak bola profesional, semua orang memiliki informasi tentang para pengambil penalti tim lain, jadi, seperti yang saya katakan sebelumnya, ini adalah tentang banyak hal. Sedikit kepercayaan diri, sedikit kerja keras, sedikit keberuntungan.’

‘Tapi saya merasa sangat baik dalam adu penalti dan tadi malam terlebih lagi, karena itu di depan para penggemar kami. Stamford Bridge penuh, mereka mendukung kami, jadi itu adalah pertandingan piala domestik yang bagus.’

‘Saya sangat senang membantu tim, berada di babak berikutnya dan menang adu penalti untuk ketiga kalinya musim ini. Mudah-mudahan kami bisa memenangkan pertandingan berikutnya dalam 90 menit, tetapi jika kami harus main di babak adu penalti, saya siap untuk melakukannya lagi.’

Namun, menjaga kepercayaan diri tetap tinggi bisa jadi sulit bagi seorang penjaga gawang saat waktu bermain tak banyak dan Kepa harus bersabar karena penampilan bagus Edouard Mendy sejak bergabung dengan Chelsea menjadikannya pilihan pertama Thomas Tuchel, tetapi pemain asal Spanyol itu menghargai kepercayaan pelatih untuk memastikan dia siap untuk melangkah ketika dipanggil.

‘Tentu saja saya ingin bermain lebih sering teratur. Pertandingan terakhir saya juga pertandingan di piala domestik, kurang lebih sebulan yang lalu, jadi terkadang tidak mudah untuk masuk dan merasakan hal yang sama seperti yang Anda lakukan jika Anda bermain setiap pekannya, tetapi saya berusaha untuk siap, berlatih keras, terlibat dalam tim.’

‘Juga, saya merasakan kepercayaan dari manajer. Ini sangat penting. Saya sudah merasakan dukungannya sejak awal dan saya pikir ketika saya masuk, saya siap membantu tim. Saya senang melakukannya.’

Kepa juga memahami pentingnya memanfaatkan peluangnya sebaik mungkin ketika kesempatan itu tiba dan, dengan dua dari tiga penampilannya musim ini datang di Piala Liga Carabao, mengakui bahwa dia telah menambah motivasi untuk memastikan kami melaju di kompetisi ini.

‘Sangat penting untuk mengambil peluang ini. Pertama-tama, saya ingin terus bermain dan jika kami kalah di piala domestik dan kami tersingkir, saya memiliki satu pertandingan lebih sedikit, bukan? Jadi saya mulai dengan pola pikir ini.’

‘Tapi saya benar-benar ingin menikmati berada di lapangan dengan tekanan itu. Saya ingin menikmatinya karena ketika Anda berada di bangku cadangan tentu tidak sama. Jadi saya mencoba menikmatinya bersama tim dan menyelesaikan pertandingan dengan perasaan yang baik seperti laga kemarin.’

Kemenangan kami atas Southampton berarti kami akan kembali beraksi di Piala Liga Carabao sesaat sebelum Natal, ketika babak perempat final akan dimulai.

Tak lama setelah pertandingan itu, Kepa mungkin memiliki kesempatan terbaiknya untuk mengesankan Tuchel, karena Mendy telah membantu Senegal lolos ke Piala Afrika, yang akan dimainkan di Kamerun antara 9 Januari dan 6 Februari.

Dengan Mendy berpotensi absen selama sebulan, itu bisa membuat Kepa memperpanjang waktu bermainnya di starting line-up, tetapi pemain berusia 27 tahun itu mengatakan masih terlalu dini untuk memikirkan kemungkinan itu.

‘Dua bulan lagi,’ jelasnya. ‘Tentu saja kami tahu itu bisa terjadi dan saya akan siap, tetapi kami memiliki banyak pertandingan yang harus dijalani. Mari kita melangkah selangkah demi selangkah dan kita akan melihat apa yang terjadi.’

‘Jika dia (Mendy) bermain di Piala Afrika, semoga ia beruntung dan saya akan siap, tetapi masih jauh untuk sampai pada titik itu.’

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA