Laporan pertandingan: Chelsea 4 Juventus 0

Chelsea akhirnya mengontrol takdir Liga Champions kami sendiri dan membukukan tempat di babak 16 besar dengan kemenangan mengesankan di Stamford Bridge, membawa kami unggul atas Juventus di Grup H berkat rekor head-to-head kami dimana kami berbalik unggul kali ini.

Laga kali ini adalah yang ke-50 dan harus diingat untuk bos Thomas Tuchel, saat timnya membungkam tamu dari Turin dengan trio pencetak gol asal akademi produksi Cobham ditambah Timo Werner, dan clean sheet keenam dalam tujuh pertandingan Eropa terakhir kami sejauh ini.

Clean sheet itu juga memberi kami rekor kemenangan kandang kelima berturut-turut di Liga Champions tanpa kebobolan dan berarti dengan hanya dengan menyamai hasil Juve pada matchday enam pada dua pekan kemudian akan mengamankan kami di posisi teratas.

Trevoh Chalobah, Reece James, Callum Hudson-Odoi dan Werner menjadi pembeda, dan ini benar-benar menjadi performa kami yang dominan sekaligus sebuah kemenangan yang meyakinkan dari juara bertahan. Namun ini sedikit dinodai oleh cederanya N'Golo Kante dan Ben Chilwell .

Chalobah mencetak gol pembuka dari jarak dekat setelah 25 menit setelah awal yang bagus sebelum dua gol dalam beberapa menit setelah jeda babak pertama menyelesaikan pertandingan. James menembakkan sepakan roket dan Hudson-Odoi menghasilkan penyelesaian yang lebih tenang dengan kaki kirinya. Di perpanjangan waktu, Werner menyelesaikan pergerakan tim untuk menjadikannya gol dengan baik.

Kemenangan ini membuat kami mengumpulkan 12 poin dari lima pertandingan grup, sejajar dengan Juventus tetapi kami ada di atas mereka mengingat hasil ini mengungguli kekalahan 1-0 kami di Italia.

Pemilihan Pemain

Tuchel membuat dua perubahan dalam lini serang dari tim yang mengawali kemenangan 3-0 akhir pekan kami di Leicester City, dengan Hakim Ziyech dan Christian Pulisic masuk menggantikan Kai Havertz dan Mason Mount. Pulisic menjadi penyerang tengah didukung oleh Ziyech dan Hudson-Odoi.

Anggota tim lainnya tidak berubah saat Chalobah memulai Liga Champions pertamanya sebagai starter di lini belakang bersama Thiago Silva dan Toni Rudiger, sementara Jorginho pulih dari cedera untuk mempertahankan tempatnya di lini tengah.

Memaksa mereka di belakang

Sama seperti di Leicester pada hari Sabtu dan di pertandingan grup sebelumnya pada bulan September, Chelsea mengawali laga dengan penuh dengan energi. Tiga pemain depan plus Kante mendorong hingga ke setengah lapangan Juventus dalam upaya untuk mengganggu tim tamu sekaligus mencuri kepemilikan bola di area berbahaya mereka.

Peluang pertama datang dalam dua menit ketika gelandang Prancis kami menerobos masuk melalui area kanan-dalam dan ia memberikan umpan silang  ke kotak enam yard. Namun ketenangan penyelesaian dari Hudson-Odoi dan kemudian Chilwell masih membuat Bianconeri selamat dari kebobolan.

Chilwell kemudian melepaskan tembakan dan sundulan Chalobah melebar dari upaya sepak pojok James saat sang juara bertahan memberikan sinyal kualitas mereka sejak awal.

Reece tertahan

Butuh waktu 10 menit sebelum Juve berhasil menguasai bola di separuh lapangan Chelsea ketika mantan striker The Blues Alvaro Morata dan Federico Chiesa, yang tampil impresif untuk Italia di Piala Eropa musim panas lalu, bergerak lari di belakang pertahanan kami.

Namun, peluang terus datang di ujung lain saat Chilwell dan Hudson-Odoi bekerja sama dengan rapi di kiri, dengan bek sayap kami mengirimkan bola rendah ke arah Pulisic yang lebih dahulu ditangkap Wojciech Szczesny.

Mantan kiper Arsenal itu kemudian melakukan penyelamatan lainnya di pertengahan babak pertama saat James mencetak gol dengan tendangan bebas dari kiri. Itu adalah upaya yang dilakukan dengan kecepatan dan presisi, tetapi sayangnya itu gagal terjadi gol.

Unggul terlebih dahulu

Sebuah bola mati sekali lagi menjadi senjata penentu bagi pasukan Tuchel, kali ini Ziyech bertindak sebagai pemasok dari kiri. Bola melayang jauh ke arah Rudiger, yang tampaknya tidak siap untuk itu, sehingga ia hanya memantulkannya kembali ke tengah dan Chalobah melakukan sisanya dengan tendangan yang mengarah tepat sasaran dan menjadi gol.

Sempat ada keraguan tentang kemungkinan handball dari Rudiger, tetapi, meskipun bola mengenai tangan pemain Jerman itu, ofisial VAR menganggapnya tidak disengaja dan keunggulan 1-0 kami tetap dihitung.

Itu juga merupakan gol pertama Chalobah di Liga Champions pada start pertamanya di kompetisi, sebuah hal yang berulang setelah debutnya mencetak gol di Premier League di awal musim.

Penyelamatan emas Silva

Tim tamu merespons dengan cepat tetapi peluang emas skuad si Nyonya Tua digagalkan oleh seorang bek veteran yang menikmati tahun-tahun senja karirnya di London barat. Manuel Locatelli menghasilkan momen apik dari lini tengah, menemukan Morata dengan umpan sempurna, dan pemain Spanyol itu melewati Mendy sebelum mengangkat bola dan mengarahkan ke gawang.

Itu seperti akan menjadi gol penyeimbang tetapi tiba-tiba Thiago Silva ada mengejar bola dan pemain berusia 37 tahun itu berhasil menghalau bola yang jatuh dari garis gawang untuk menjaga keunggulan berharga kami tetap utuh.

Sebenarnya, The Blues pantas mendapatkan lebih dari keunggulan satu gol. James nyaris menggandakannya delapan menit sebelum turun minum dengan upaya khasnya lewat tendangan voli yang harus diwaspadai Szczesny. Dari sepak pojok Ziyech tak lama kemudian, ada sundulan Rudiger mengarah ke bawah namun melebar.

Mengamankan poin penuh

Kami membutuhkan margin kemenangan dua gol untuk merebut kembali kendali grup. Rudiger kembali mengancam lawan dari sepak pojok lain tetapi tidak bisa membuat usahanya tepat sasaran, sementara Thiago Silva juga membuat sibuk Szczesny dari umpan James.

Bek timnas Inggris itu terus-menerus menjadi ancaman bagi Alex Sandro dan segera merayakan gol kedua kami yang penting malam itu, dan yang kelima baginya di musim ini. Gol itu datang dengan cara yang mirip saat diselamatkan oleh Szczesny di babak pertama, meskipun pada kesempatan ini tidak bisa dibendung sepakan dari pemain berusia 21 tahun itu.

Gol tersebut membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak kami di semua kompetisi musim ini dan selebrasinya mencerminkan kepercayaan diri seorang pemain muda dalam performa terbaiknya.

Kegembiraan Hudson-Odoi

Rekan lulusan Akademi James, Hudson-Odoi, juga menjadi pencetak gol, membuat kami unggul 3-0 untuk memastikan poin dan membuat skor semakin mengesankan. Jorginho memenangkan bola kembali dan mengarahkan umpan tepat ke James, yang kemudian bekerja sama dengan Ziyech serta Ruben Loftus-Cheek, yang menjadi pemain pengganti babak pertama untuk Kante.

Gerakan kaki cepat dari Loftus-Cheek tidak mungkin untuk dilawan oleh bek Juve saat ia melepaskan cengkeraman lawan sebelum melepaskan bola untuk Hudson-Odoi yang membuat penyelesaian akhir bagus ke sudut gawang.

Sejak saat itu, Chelsea mengontrol jalannya pertandingan tanpa perlu memaksakan diri untuk cetak gol keempat. Mendy melakukan penyelamatan yang impresif saat menggagalkan Weston McKennie, sebelum Szczesny juga menggagalkan peluang kaki kanan Ziyech setelahnya.

Dengan tambahan waktu lima menit, masih ada waktu bagi pemain pengganti Werner untuk mencetak gol klub pertamanya sejak awal Oktober. James kembali terlibat, melewati hadangan lawan di tengah sebelum memberikan umpan sempurna kepada Ziyech di sayap kiri. Umpan pemain Maroko itu terkirim baik untuk Werner, yang memanfaatkannya menjadi gol untuk menyelesaikan pekerjaan malam kami yang sempurna kali ini.

The Blues terus membanggakan rekor pertahanan terbaik di kompetisi ini. Performa dan hasil serupa di Rusia bulan depan harus didapatkan dan pekerjaan kami di fase grup akan tuntas secara sempurna.

Apa berikutnya?

The Blues kembali beraksi pada Minggu sore di Stamford Bridge saat kami menyambut Manchester United di ajang Premier League.

Chelsea (3-4-3): Mendy; Chalobah, Thiago Silva, Rudiger; James, Kante (Loftus-Cheek 37), Jorginho (c) (Saul 76), Chilwell (Azpilicueta 71); Ziyech, Pulisic (Werner 71), Hudson-Odoi (Mount 76)
Cadangan tak terpakai: Arrizabalaga, Bettinelli, Alonso, Christensen, Sarr, Barkley, Lukaku
Pencetak Gol: Chalobah 25; James 56; Hudson-Odoi 58; Werner 90+5

Juventus (4-4-2) Szczęsny; Cuadrado (De Winter 80), Bonucci (c), De Ligt, Alex Sandro; McKennie, Bentancur (Dybala 59), Locatelli (Arthur 67), Rabiot; Morata (Kean 67), Chiesa (Kulusevski 80)
Cadangan yang tidak terpakai: Pinsoglio, Perin, Rugani
Kartu kuning: Cuadrado 23

Wasit Srdjan Jovanovic dari Serbia

Total penonton: 39.513

KABAR LAINNYA DARI CHELSEA