Thiago Silva membahas kemungkinan negosiasi pembaruan kontrak dan perasaan emosionalnya kembali ke San Siro jelang laga fase grup Liga Champions lawan AC Milan.

Bek Brasil itu memperpanjang kontraknya untuk membuatnya tetap bersama The Blues musim 2022/23 ini, namun bersikeras bahwa ia belum terlalu memikirkan masa depannya.

Pelatih kepala Graham Potter jelas menyukainya, menggambarkan Thiago Silva sebagai 'pribadi dan pemain yang luar biasa' dalam konferensi pers prapertandingannya, meski pun sang pemain juga meyakini ada banyak waktu tersisa sebelum perlu memikirkan tentang perpanjangan kontraknya untuk satu tahun lagi di Stamford Bridge.

'Ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan kontrak baru. Bagi saya, yang penting adalah terus bermain di level tinggi dan meraih hasil terbaik,' katanya.

'Akan tiba saatnya ketika kita perlu berbicara, itu bisa sebelum Piala Dunia atau sesudahnya. Saya harus mempertimbangkannya dengan keluarga saya. Saya harus memutuskan apa yang harus dilakukan karena ini adalah keputusan penting. Kami akan melihat apa yang akan terjadi.'

Namun, bek tengah itu jauh lebih terbuka ketika ditanya oleh media Italia tentang emosinya saat kembali ke San Siro, di mana ia menghabiskan tiga tahun terpenting dalam kariernya dan memenangkan gelar Serie A pada tahun 2011.

Sekarang kembali ke bekas rumahnya untuk menghadapi klub lamanya lebih dari satu dekade kemudian, Thiago Silva mengakui itu akan menjadi kesempatan besar, tidak hanya untuknya tetapi juga keluarganya.

'Saya sangat senang dan bersemangat untuk berada di sini lagi 11 tahun sejak terakhir kali saya dan tentu saja semua pengalaman menyenangkan yang saya miliki di sini kembali ke pikiran saya. Jadi tentu saja saya sangat bersemangat dan besok malam saya akan lebih bersemangat dan terharu.'

'Saya dapat memberi tahu Anda bahwa saya harus kuat secara mental dan fokus pada permainan karena tentu saja akan ada emosi yang hebat.'

'Istri saya sangat tersentuh ketika kami bermain melawan AC Milan di London jadi pasti besok malam istri saya akan menangis karena emosi, tetapi saya berharap pada akhirnya kami akan dapat tertawa bersama setelah kemenangan yang bagus, itulah yang paling penting.'

Thiago Silva juga memahami betul lawan kami, menduga akan ada pertandingan yang sulit dan tidak diragukan lagi bahwa laga di Italia akan lebih sulit daripada kemenangan kandang 3-0 kami atas AC Milan pekan lalu.

'Saya telah melihat AC Milan bermain lebih baik dan lebih baik lagi,' jelasnya. Mereka memiliki pertandingan yang buruk minggu lalu melawan kami, itu bisa terjadi, tetapi klub hebat seperti AC Milan tidak akan membuat kesalahan seperti itu dua kali. Anda dapat melihat hasil luar biasa yang mereka dapatkan melawan Juventus di pertandingan terakhir mereka.'

'Jadi saya yakin mereka sangat termotivasi untuk menjalani pertandingan hebat lainnya besok. Saya dapat memberi tahu diri saya dan tim saya bahwa kami harus benar-benar bekerja keras, karena tidak akan pernah mudah bermain di sini di San Siro dan melawan AC Milan.'

Pemain berusia 38 tahun itu melanjutkan dengan menunjukkan dua area yang akan membuat pertandingan menjadi sangat sulit bagi The Blues, memilih mantan bek Chelsea Fikayo Tomori, yang telah membuatnya terkesan sejak pindah ke Italia, dan ancaman kuat yang dibawa oleh serangan mereka, menyoroti Rafael Leao dan Olivier Giroud khususnya.

'Yang pasti Tomori karena saya sudah bertemu dengannya dan bermain dengannya selama berbulan-bulan sebelum ia memutuskan untuk bergabung dengan Milan. Saya tahu itu tidak akan mudah baginya ketika memutuskan untuk pindah negara dan mengenal budaya baru. Ia sebenarnya telah membuktikan dirinya sangat baik karena ia benar-benar mengkonsolidasikan kemampuan dan keterampilannya. Saya selalu mengatakan bahwa untuk seorang bek, pelajaran terbaik yang bisa Anda dapatkan itu di sini, di Italia. Saya sangat senang melihatnya sebagai pemain yang berkembang dan menjadi lebih dewasa.'

'Serangan AC Milan sangat mengesankan, cara mereka tampil, jadi besok akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Akan sangat sulit bagi kami untuk bertahan. Kami harus sangat fokus dan tidak membiarkan Leao mendapatkan bola. Tidak mudah jika ia mendapatkan bola, ia bisa mencetak gol, tetapi itu bukan hanya dirinya karena Giroud ada di dalam kotak.'

'Jadi akan menjadi tantangan yang luar biasa, kami harus mengatasinya. Kami harus benar-benar fokus. Saya pikir Leao adalah salah satu pemain terbaik di tim mereka sekarang, tetapi kami harus berhati-hati dengan seluruh skuad karena tim yang bagus tidak hanya terdiri dari satu, dua atau tiga pemain bagus.'