Gol di babak kedua dari Bethany England dan Pernille Harder membantu Chelsea Women mengamankan kemenangan 2-0 yang sangat penting atas Brighton & Hove Albion di Women's Super League pada Minggu malam.

Kedua tim membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kondisi sulit di Broadfield Stadium, tapi Chelsea yang menciptakan peluang lebih baik di babak pertama.

Kami memulai babak kedua dengan target jelas dan mencetak gol pembuka pada menit ke-58 saat England bereaksi cepat pada bola pantulan setelah sundulan Niamh Charles membentur mistar hasul sepak pojok Eve Perisset.

Fase akhir permainan menegangkan, pemain pengganti Harder mendapat kans berhadapan satu lawan satu dengan Walsh dan melepaskan bola melewati kiper Brighton untuk memastikan kemenangan.

Starting XI

Manajer Umum, Paul Green menyoroti perlunya rotasi skuad selama periode pertandingan yang sibuk dan The Blues membuat tujuh perubahan untuk perjalanan ke Pantai Selatan. Ann-Katrin Berger, Millie Bright, Charles dan Erin Cuthbert mempertahankan tempat mereka dari kemenangan tengah pekan di Paris.

Formasi 4-2-3-1 dipakai Chelsea, Aniek Nouwen, Eve Perisset dan Jess Carter berada di pertahanan. Jessie Fleming bermitra dengan Cuthbert di lini tengah sementara Lauren James dan Johanna Rytting Kaneryd bergabung dengan Charles di depan mereka, sementara striker tunggal ditempati England.

Melewati badai

Di permukaan lapangan yang basah. Chelsea memulai pertandingan dengan kostum alternatif emas kami dan berusaha mencari kedudukan nyaman dengan penguasaan bola yang lebih awal.

James terlihat bersemangat sejak awal, sementara Perisset dan Rytting Kaneryd menunjukkan tanda-tanda kombinasi permainan yang menjanjikan di sisi kanan. Brighton sendiri memanfaatkan lebar lapangan dan memaksa the Blues untuk bertahan di 15 menit pertama, melepaskan beberapa umpan silang rendah ke dalam kotak penalti yang bisa dimentahkan secara efektif.

Beberapa umpan terobosan di sisi kanan membuat Rytting Kaneryd memiliki ruang untuk masuk, tetapi peluang pemain Swedia itu dua kali digagalkan karena laju bola tersangkut air di dalam kotak penalti.

Mencari celah

Kedua tim kesulitan menciptakan peluang nyata selepas setengah jam permainan, namun the Blues berhasil mendapatkan yang pertama. Sebuah tendangan bebas ke tiang jauh disambut oleh Charles, yang mengarahkan bola ke gawang tapi kemudian digagalkan oleh Megan Walsh di bawah mistar Brighton.

Chelsea mencoba untuk meningkatkan intensitas mereka dan menguasai bola. Namun, mereka menghadapi lini belakang Brighton yang terorganisir yang terbukti sulit ditembus. Mendekati berakhirnya babak pertama, James memberi umpan kepada England di dalam area penalti, namun ada Walsh yang sigap keluar dari garis gawangnya untuk mengamankan keadaan.

Dengan lima menit sebelum turun minum, Charles menyundul bola ke arah gawang Walsh hasil sepak pojok Perisset, sebelum ada upaya jarak jauh England yang ditepis kiper Brighton.

Gol pemecah kebuntuan

Brighton memulai babak kedua tetapi dalam dua menit, Chelsea yang nyaris memecah kebuntuan. Tembakan Fleming ditepis dan arahnya ke England, yang menyambar bola pantulan dengan percaya diri tapi golnya dianulir karena off-side.

Di sisi lain, ada Carter yang kemudian melakukan penyelamatan krusial untuk menggagalkan tuan rumah membuka keunggulan, sebelum England kembali dibuat frustrasi oleh tekel lawan. Perisset dan Rytting Kaneryd bekerja sama dengan baik di sisi kanan, sekali lagi memaksa Brighton bertahan dan menghasilkan sepak pojok.

Pada menit ke-58, Chelsea benar-benar memecah kebuntuan berkat aksi England. Charles menyambut bola sepak pojok Perisset, dan England, yang berada pada posisi tepat berhasil menyambar bola pantulan yang awalnya mengenai mistar gawang, member

Menyegel kemenangan

Beberapa saat kemudian, kami hampir kecolongan ketika bola yang diarahkan ke kotak penalti menyebabkan kemelut dan memaksa Berger melakukan penyelamatan yang sangat baik. The Blues berusaha mencari gol kedua dan Perisset hampir mewujudkannya, melepaskan tembakan menakjubkan dari jarak jauh yang membuat mistar bergetar.

Brighton pantang menyerah dan hampir mendapatkan gol penyeimbang ketika Katie Robinson berlari ke gawang tetapi usahanya melebar dari sasaran. Sophie Ingle dimasukkan menggantikan Fleming dengan delapan menit waktu normal tersisa dalam upaya untuk melindungi keunggulan tipis kami dengan permainan berjalan menegangkan.

Dengan akhir yang menegangkan, pemain pengganti Harder memastikan poin saat laga tersisa empat menit. Pemain Denmark itu berhasil mencetak gol dan dengan percaya diri menendang bola ke sisi atas gawang untuk memastikan raihan tiga poin kembali ke London bersama the Blues.

Apa selanjutnya?

The Blues kembali beraksi di Kingsmeadow untuk pertama kalinya dalam tiga pertandingan pada Rabu 26 Oktober. Perhatian kami beralih kembali ke Liga Champions Wanita dengan menjamu tamu dari Albania Vllaznia pada matchday kedua.

Setelah kemenangan tandang 1-0 yang mengesankan di Paris Saint-Germain pada matchday pertama, Chelsea akan berusaha mempererat cengkeraman mereka di Grup A dengan kemenangan di kandang sendiri.

Brighton & Hove Albion (4-4-1-1): Walsh; Green, Williams, Kullberg, Pattinson; Robinson, Bance (Park 79), Zigiotti, Sarri; Lee; Terland (Carter 70)
Cadangan: Startup, Jarvis, Ferguson, Connolly, Stott

Chelsea (4-2-3-1): Berger; Perisset, Nouwen, Bright, Carter (Eriksson 66); Fleming (Ingle 82), Cuthbert; Charles (Reiten 66), James (Harder 72), Kaneryd; England (Kerr 72)
Cadangan: Musovic, Buchanan, Abdullina, Svitkova
Gol: England 58; Harder 86

Penonton: 3,626