Trevoh Chalobah mengakui masa sulit yang dialami Chelsea saat ini dan percaya cara untuk membalikkan keadaan adalah dengan tetap kompak dan tetap positif.

Kekalahan 4-0 kemarin dari Manchester City di Piala FA adalah kekalahan terbesar kami sejauh musim ini. The Blues tampil buruk melawan sang juara dengan sebagian besar kekacauan terjadi selama periode 15 menit yang sulit di babak pertama.

Chalobah, yang bermain dari awal untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia, menjelaskan apa yang menurutnya menjadi alasan utama dari kekalahan tersebut.

'Sebagai tim secara kolektif kami tidak memberikan tekanan yang cukup pada mereka,' katanya.

'Mereka memiliki banyak waktu untuk menguasai bola, banyak ruang. Kebobolan tiga gol melawan tim mana pun tidak baik, dan itu benar-benar berpengaruh pada permainan. Itu sulit.'


Sekarang, cuma ada satu kemenangan dalam 10 pertandingan domestik terakhir kami sebelum dan sesudah jeda Piala Dunia, meski pun perlu dicatat bahwa kami telah tiga kali bertemu Man City, Arsenal sekali dan Newcastle dalam kurun waktu tersebut.

Tetap saja, penampilan seperti itu bukanlah norma di Chelsea dan Chalobah bertekad untuk memperbaikinya, dimulai di Craven Cottage pada hari Kamis.

'Ini momen yang sulit. Hanya diri kami sendiri yang bisa kami lihat. Kami mengalami badai cedera tetapi kami harus menggunakan pemain yang kami miliki dan melewatinya. Kami tidak ingin mengeluh.'

'Kami harus bekerja pada apa yang salah dan melihat ke depan. Pertandingan begitu padat dan datang secara cepat. Kami memiliki pertandingan penting pada hari Kamis. Kami harus bangkit dan kembali melaju.'

'Kami harus tetap kompak, semuanya di ruang ganti, dan tetap positif.'