Andreas Christensen percaya perjalanan tandang Liga Champions kami untuk melawan Juventus memberikan kesempatan sempurna untuk melupakan kekecewaan dari kekalahan pertama kami musim ini.

The Blues kalah dalam pertandingan untuk pertama kalinya pada 2021/22 pada hari Sabtu, saat kami dikalahkan 1-0 oleh Manchester City di ajang Premier League, dengan Christensen dan rekan satu timnya jelas tidak senang dengan hasilnya dan juga performa kami.

Namun, dengan pertandingan penting lainnya yang akan segera datang, fokus kami beralih ke Liga Champions saat bertandang ke Italia pada Rabu malam, Chelsea memiliki kesempatan untuk merespons kekalahan itu dengan cepat dan kembali ke jalur kemenangan.

‘Laga ini (vs Juventus) sempurna untuk melakukan respon, tentu saja,’ kata Christensen. ‘Tidak menyenangkan kami menelan kekalahan pertama kami, tetapi sekarang kami memiliki pertandingan lain yang akan datang dengan sangat cepat dan itu adalah pertandingan yang sulit.’

‘Ini akan menjadi pertandingan yang sulit tetapi ini adalah kesempatan bagus untuk kembali bermain dengan cara yang kami inginkan, cara kami melihat diri kami sendiri, bermain mendominasi lagi. Ini adalah pertandingan yang sulit tetapi tidak ada cara yang lebih baik untuk pulih dari kekalahan selain mengalahkan tim bagus lain setelahnya.’

Cara kami tampil melawan Man City tampaknya telah mengecewakan Christensen hampir sama seperti hasilnya, setelah kami berjuang untuk menciptakan peluang atau momentum menyerang di Bridge, membuatnya menggarisbawahi fakta bahwa Chelsea adalah tim yang ingin mengambil inisiatif dalam pertandingan.

‘Saya tidak berpikir kami melihat diri kami sebagai tim bertahan,’ tambahnya. ‘Kami menunjukkan di pertandingan lain kami bisa bermain dengan lima bek atau tiga bek dengan kualitas. Kami ingin berada di posisi mendominasi.’

Melihat kembali kekalahan hari Sabtu dari Manchester City, pemain timnas Denmark ini mengakui bahwa The Blues tampil di bawah standar dan kecewa karena membuang kesempatan di kandang melawan tim lain dengan ambisi gelar musim ini.

‘Saya pikir Anda selalu merasa seperti itu ketika Anda bermain di markas sendiri. Itu adalah pertandingan yang sulit untuk dilalui dan setelah gol mereka kami menjadi sedikit lebih hidup, tetapi itu semua sudah terlambat.’

‘Kami memulai pertandingan dengan cukup kuat, tetapi City lebih baik. Melawan mereka akan selalu menjadi pertandingan yang sulit. Kami merasa seperti kami kehilangan babak pertama dan kami terlambat masuk ke permainan. Rasanya seperti kami kekurangan segalanya, terutama di babak pertama.’

‘Begitu kami menguasai bola di babak pertama, kami benar-benar tidak punya pilihan. Kami kekurangan sedikit intensitas, energi ke depan, sedikit ketenangan saat menguasai bola. Kami tidak memiliki apa yang biasanya kami miliki saat menguasai bola, jadi itu mengecewakan, tetapi kami menantikan laga selanjutnya untuk bangkit lagi.’