Dengan Chelsea yang telah kembali dari kamp pelatihan cuaca hangat di Abu Dhabi, Marc Cucurella telah merenungkan perjuangan keras minggu ini dan betapa jarangnya momen bersama di lapangan latihan bisa menjadi sangat penting untuk paruh kedua kampanye.

Bek Spanyol menjadi salah satu pemain muda yang lebih berpengalaman di tim the Blues dan bermain selama 90 menit dalam pertandingan persahabatan melawan Aston Villa yang mengakhiri perjalanan kami di Timur Tengah.

Gol John McGinn memastikan kemenangan 1-0 untuk pasukan Unai Emery tetapi waktu kami berada di bawah sinar matahari jauh lebih lama dari 90 menit melawan Villans, dengan Cucurella terdorong untuk terus berjuang dan bekerja keras di markas latihan kami.

"Pekan yang apik bagi kami untuk tetap bersama dan bekerja dalam bagian kedua musim ini," katanya setelah pertandingan di Stadion Al Nahyan. "Kami bermain sangat bagus dengan banyak pemain muda dan kami menciptakan peluang untuk mencetak gol.

"Kami juga berlatih bersama di Cobham selama jeda ini dan mereka bermain sangat bagus. Mereka masih muda dan perlu belajar tetapi mereka memiliki banyak energi dan banyak kualitas untuk bermain bersama kami."

Cucurella mengeklaim the Blues akan menganggap kembali bergulirnya Liga Primer setelah Natal sebagai awal dari babak baru dan percaya kesempatan bagi Graham Potter dan stafnya untuk bersenang-senang dengan para pemain seiring dengan tidak adanya pertandingan yang tak ternilai.

Potter melaporkan setelah pertandingan Villa bahwa pemain seperti Reece James, Ruben Loftus-Cheek dan Ben Chilwell akan semakin dekat dengan pelatihan tim penuh minggu ini, sementara para pemain Piala Dunia yang tersingkir di babak awal juga akan segera kembali ke klub.

"Mungkin ini musim lain yang dimulai pada 27 Desember, yang bagus untuk kami," lanjutnya. "Kali terakhir kami bermain hasilnya tidak bagus, tetapi ini adalah musim baru. Kami harus tetap bersama, memainkan sepak bola yang bagus dan memenangkan pertandingan.

"Setelah pelatih tiba, itu adalah latihan yang sulit karena kami memiliki banyak pertandingan tetapi sekarang kami memiliki banyak waktu untuk berlatih dan mempersiapkan paruh kedua musim ini. Semuanya adalah proses dan kami perlu mengetahui ide-idenya tetapi dengan satu sama lain minggu ini sangat baik bagi kami.

"Dia manajer yang bagus, idenya bagus dan gaya menyerangnya untuk memainkan sepakbola yang bagus. Kami juga memiliki pemain penting untuk melaksanakan ide-idenya.

"Ini latihan bersama yang bagus karena Anda perlu mengenal rekan satu tim Anda dan pergerakan mereka. Sekarang saya pikir kami siap untuk paruh kedua musim ini."

Pemain berusia 24 tahun itu mmerampungkan refleksinya dengan perbedaan utama antara kehidupan di Brighton dan Chelsea setelah enam bulan pertamanya sebagai pemain di Stamford Bridge.

"Saya sangat menikmatinya tetapi tentu saja itu sulit," tambahnya. "Anda memiliki lebih banyak tekanan dan Anda harus menang setiap hari. Di Brighton itu berbeda karena Anda tidak memiliki tekanan yang sama dan itu bukan klub besar, jadi itu adalah satu-satunya perubahan besar bagi saya.

"Saya tahu ketika kami bermain setiap hari Sabtu, tim lain memiliki banyak energi untuk mengalahkan kami dan ini juga merupakan perubahan besar, tetapi sungguh luar biasa bagi saya untuk berada di klub sebesar itu. Ini menjadi impian setiap pemain untuk bermain di sini."