Conor Gallagher, yang berharap untuk menambah tiga caps Inggrisnya dalam beberapa hari mendatang, baru-baru ini membahas perwakilan Chelsea di kamp timnas Inggris dan masa depan klubnya sendiri dalam persiapan untuk pertandingan internasional mendatang…

Gelandang muda ini kembali tampil di Three Lions pada bulan November dan menambahkan dua penampilan lagi pada bulan Maret, hadiah untuk kampanye mengesankannya dengan status pinjaman di Crystal Palace.

Kariernya di Selhurst Park memeperlihatkan kegigihan, kerja keras dan efisiensi pemain berusia 22 tahun di depan gawang membuatnya dielu-elukan oleh para pendukung Eagles dan membuatnya mendapatkan tempat langsung di lembar tim mereka saat mereka mencapai semi final Piala FA dan mengamankan finis ke-12 di Premier League Inggris. Di semua kompetisi, ia mencetak delapan dan mencatatkan lima assist; hanya Wilfried Zaha di antara jajaran pemain Palace yang terlibat dalam lebih banyak gol sepanjang musim.

Pelatih timnas, Gareth Southgate tentu saja tertarik, seperti halnya Thomas Tuchel, pelatih kepala Chelsea Jerman yang pernah bekerja dengan lulusan Cobham selama pra-musim dan mengikuti upayanya musim ini dengan cermat. Namun Gallagher sangat sadar bahwa dia memiliki banyak hal untuk dikerjakan jika dia ingin melakukan debut senior Chelsea ke tim Three Lions baru-baru ini.

'Saya tahu apa yang saya kuasai dan apa yang perlu saya tingkatkan sehingga saya akan fokus pada itu,' katanya menjelang pertandingan UEFA Nations League Inggris dengan Hungaria pada hari Sabtu.

'Saya merasa mempunya kemampuan untuk berlari ke kotak lawan dan saya bisa memenangkan bola kembali dengan baik dan menekan dengan baik. Saya suka mencetak gol dan saya ingin mencetak lebih banyak lagi.'

'Saya bisa lebih waspada pada bola di area yang lebih dalam dan terkadang memiliki visi yang lebih baik. Ada banyak hal dan saya bisa bertahan lama, tetapi saya sangat bertekad untuk bekerja keras dan berkembang sebagai pesepakbola.'

Gallagher adalah satu dari tujuh pemain di kubu Inggris terbaru yang menghabiskan waktu berkembang di Akademi Chelsea, proporsi yang melebihi 25% datim arahanri grup Southgate saat ini.

Dengan begitu banyak wajah yang familiar di St George's Park, sulit bagi sang gelandang untuk tidak menyadari efek Cobham dan dia dipuji atas pekerjaan yang sering tanpa tanda jasa yang berlangsung selama bertahun-tahun.

'Saya mendengar statistik itu dan saya pikir itu banyak pujian untuk bagaimana Akademi Cobham kami dijalankan oleh pelatih, Neil Bath dan Jim Fraser [kepala dan asisten pengembangan pemuda] dan filosofi mereka. Para pemain yang mereka hasilkan luar biasa.'

'Salah satu orang di Palace mengatakan kepada saya bahwa setiap pemain yang pernah dia temui yang lulus dari akademi Chelsea selalu sangat rendah hati dan pekerja keras, dan itu pujian untuk Chelsea.'

'Marc Guehi juga ada di sini dan jelas kami pernah berada di Palace musim ini dan kami tumbuh bersama di Akademi Chelsea, jadi kami sangat dekat. Kami biasanya bersama tetapi semua pria adalah pria yang baik dan sangat mudah bergaul. Ini skuat yang sangat mudah untuk beradaptasi, itu bagus.'

Gallagher menggambarkan debutnya di Wembley pada kemenangan besar 10-0 atas San Marino bulan Novermber lalu sebagai 'impian saya dan saya mencintai setiap menit' tetapi dia tahu bahwa akan ada persaingan ketat di skuad timnas menjelang Piala Dunia musim dingin ini.

Sama seperti memesan tempat di pesawat ke Qatar, anak muda kelahiran Surrey itu ingin mendapatkan tempat di skuad Tuchel di Stamford Bridge tetapi dia yakin akan ada banyak waktu nanti di musim panas untuk mendapatkan kesempatan itu dan menyarankan orang-orang seharusnya untuk tidak membaca terlalu banyak posting terbarunya di media sosial yang mencerminkan waktunya di Palace di masa lalu.

'Saya tidak tahu mengapa Anda terlalu memperhatikan kata-kata karena bahasa Inggris saya tidak bagus!' dia tertawa, sebelum menambahkan: 'Ini luar biasa bagi saya di Palace musim ini dan saya menyukai setiap menitnya.

Para penggemar, pemain, staf, dan Patrick sangat luar biasa dengan saya dan saya hanya harus berterima kasih kepada mereka semua.'

'Ini seperti tidak nyata tetapi musim baru saja selesai dan saya langsung datang ke sini bersama timnas Inggris jadi saya tahu itu membosankan tetapi saya tak memikirkannya. Saya hanya fokus pada empat pertandingan di sini bersama timnas Inggris.'