Legenda Chelsea, Gary Cahill hari ini mengumumkan pensiun dari sepakbola.

Mantan kapten Chelsea, yang akan berusia 37 bulan depan, membuat pengumuman di akun media sosialnya pada Rabu pagi, setelah terakhir bermain untuk Bournemouth di Championship musim lalu. Anda dapat membaca pesannya secara lengkap di bawah ini.

Cahill menghabiskan tujuh setengah musim di Stamford Bridge dan memberikan tahun-tahun terbaik dalam kariernya untuk the Blues, membantu kami mengangkat delapan trofi utama termasuk dua gelar Liga Primer dan mahkota Liga Champions pertama yang tak terlupakan, yang datang hanya beberapa bulan setelah ia didatangkan dari Bolton Wanderers.

Ia tiba sebagai bek Liga Primer yang solid, namun cuma sedikit yang bisa memprediksi dampak besar yang akan diberikannya selama berada di SW6. Yorkshireman yang mengesankan akan paling dikenang karena peran yang dimainkannya dalam kesuksesan trofi tersebut, termasuk dua kemenangan Liga Europa, dua Piala FA, dan satu Piala Liga. Ia masuk dalam PFA Team of the Year pada tiga kesempatan terpisah, pada 2013/14, 2014/15 dan 2016/17.

Bek ini hampir selalu tampil dalam dua kesempatan ia memenangkan Liga Primer, pertama bersama John Terry pada 2014/15, dan kemudian di sebelah kiri dari formasi tiga bek yang mengubah permainannya pada 2016/17. Tentu saja, tidak ada suporter Chelsea yang akan melupakan peran yang ia mainkan di malam terhebat klub saat kami dinobatkan sebagai juara Eropa pada 2012.

Setelah mengalami cedera di leg kedua semi-final Liga Champions melawan Barcelona, ada wacana ia tidak akan bisa tampil di final, namun dengan Terry dan Branislav Ivanovic diskors, baik Cahill dan David Luiz diminta untuk bermain dengan penghilang rasa sakit dan sempat khawatir karena mereka banyak melewatkan latihan di minggu-minggu sebelumnya, tapi pada akhirnya bisa bermain selama 120 menit.


Cahill memainkan peran penuhnya dalam menghadapi gelombang demi gelombang tekanan Bayern Munich saat kami membalikkan prediksi untuk mengalahkan raksasa Jerman melalui adu penalti di stadion mereka sendiri.

Beranjak dari final tersebut, Cahill ditunjuk sebagai kapten klub pada 2017 setelah kepergian Terry, sebuah keputusan yang diterima dengan baik oleh para penggemar dan rekan satu tim. Konsisten dan dapat diandalkan kapan pun dibutuhkan, itu adalah kehormatan besar bagi seorang pria yang tidak pernah mengecewakan kami.

Penampilan terakhirnya di Stamford Bridge datang sebagai pemain pengganti pada Mei 2019 ketika ia mencatatkan penampilan ke-291 untuk Chelsea, yang ditandai dengan torehan 25 gol. Munich, pesta juara dan kemenangan di Wembley, Cahill mencapai semuanya selama waktunya di Chelsea, sebelum bermain dua musim lagi di Liga Primer bersama Crystal Palace.

Seorang pemain hebat, kapten hebat, dan pria hebat. Ia tiba di klub besar dengan impian besar, yang mungkin diakuinya tidak akan ia duga bisa terwujud begitu cepat dan sedemikian rupa, dan pergi sebagai legenda klub.

Selamat menikmati masa pensiunmu, Gaz!