Reece James berfokus pada kinerja tim daripada perannya sendiri dalam kemenangan Liga Champions Chelsea atas AC Milan di Stamford Bridge.

Kami mengalahkan juara Italia 3-0 di Stamford Bridge untuk memberikan awal yang sangat dibutuhkan kampanye Eropa kami setelah beberapa pertandingan pembuka yang sulit – bermain imbang 1-1 dengan Red Bull Salzburg setelah kekalahan 1-0 di Dinamo Zagreb – kemenangan ini membawa kami naik ke posisi kedua di Grup E

Pasca-laga, James tidak menghindar dari betapa pentingnya mendapatkan tiga poin dalam pertandingan melawan AC Milan ini guna membuka peluang kami untuk maju ke babak sistem gugur.

"Kami memiliki awalan yang lambat untuk babak grup Liga Champions kami, kami tahu kami perlu membalikkannya di beberapa titik dan ini adalah harinya," kata bek sayap.

"Menghadapi lawan yang hebat, kami harus meraih tiga poin guna memberi kami peluang lebih baik untuk keluar dari grup.

"Itu adalah kemenangan penting yang perlu kami dapat. Kami memulai dengan sangat lambat di grup dan pertandingan kami sebelumnya menunjukkan hal itu, jadi kami harus lepas akan ganjalan tersebut di pertandingan ini."

James sendiri memainkan peran kunci dalam kemenangan, terutama di babak kedua. Setelah Wesley Fofana membawa keunggulan dari sepak pojok, Sebuah umpan silang James memungkinkan Pierre-Emerick Aubameyang untuk membuat 2-0 sebelum pemain Inggris tersebut mencetak gol sendiri dengan sepakan ke pojok gawang tepat setelah satu jam laga.

Bagaimanapun, bagi pemain berusia 22 tahun itu, kualitas penampilan tim secara keseluruhan dan upaya yang dilakukan sebagai sebuah tim yang memberinya kepuasan terbesar, bahkan dia mengaku sangat senang mencetak gol dan merayakannya di depan Matthew Harding Stand di Bridge setelah mereka berulang kali menyanyikan namanya selama pertandingan.

"Saya suka mencetak gol pada akhirnya dan pergi ke sudut! Saya sudah di sini sejak saya masih muda dan saya suka bermain untuk klub.

"Saya mencoba membantu tim ketika saya bisa maju dan untungnya saya bisa melakukannya dan saya mencetak gol. Saya tahu bahwa jika saya masuk ke posisi yang tepat, saya memiliki kualitas untuk memberikan gol atau assist, tetapi saya tidak terlalu memikirkan tentang mencetak gol atau memberi assist, saya hanya bermain dan berharap yang terbaik.

"Saya membantu tim dalam permainan ini dan itu adalah perasaan yang hebat, tetapi ada 10 dari kami di lapangan serta saya dan itu adalah kinerja tim yang hebat. Kami bersatu dan itu adalah kinerja tim yang bagus, itu bukan soal individu. Kami selalu ada di sana bersama dan melakukannya sebagai sebuah grup."

Nomor 24 kami menegaskan The Blues tidak akan berpuas diri, meskipun, seperti yang kami tahu grup Liga Champions kami masih berada di alur yang benar dan kami dapat mengharapkan tantangan yang sulit ketika kami melakukan perjalanan ke Italia untuk menghadapi AC Milan lagi Selasa depan, terlepas dari kemenangan di pertemuan pertama.

"Kami beraksi lagi minggu depan melawan Milan lagi. Ini akan menjadi tempat lain yang sulit untuk dituju,” tambah James.

“Hari-hari ini terkadang bisa terjadi dalam sepak bola, itu tidak berarti mereka bukan tim top. Mereka memberi banyak ancaman dan mereka adalah tim yang hebat, kami melihatnya di Serie A. Kami akan menghadapi mereka lagi minggu depan dan kami tahu ini akan menjadi tempat yang sulit untuk dituju dan pertandingan yang sulit lagi.

"Kemenangan ini tidak mengubah apa pun. Kami akan pergi ke San Siro, yang merupakan salah satu tempat terberat untuk dikunjungi. Ini adalah stadion yang hebat dan bermain di sana di depan penggemar mereka akan sangat sulit. Mereka akan lebih siap untuk pertandingan kali ini mengingat mereka kalah."