Usia dan minim pengalaman di level senior tidak menghalangi Lewis Hall untuk menampilkan performa menonjol bagi Chelsea lawan Man City, dan pemain berusia 18 tahun itu berbicara tentang perasaannya dan pelajaran yang ia dapatkan dari panggung sebesar itu.

Hall bermain selama 75 menit sebagai bek sayap kiri dan tampil menawan dengan kemampuannya menggiring bola, pergerakannya dengan bola dan kepercayaan diri ketika menguasai bola. Ia juga menciptakan dua peluang terbaik kami, menegaskan keterlibatannya dalam proses serangan tim. Meski pun dua tembakannya digagalkan lawan, Hall bisa memetik banyak pelajaran berharga dari Etihad.

'Mengecewakan kalah dalam pertandingan dan tersingkir secepat ini, tetapi saya sangat senang secara pribadi memiliki pengalaman seperti ini melawan tim papan atas di stadion seperti ini,' katanya.

'Saya sangat senang berada di posisi untuk mencetak gol dan saya hanya perlu meningkatkannya. Itu adalah sesuatu yang saya tahu bisa saya lakukan dengan lebih baik.'

'Anda benar-benar tidak punya waktu untuk memikirkannya. Ketika Anda mendapat kesempatan, Anda harus mencoba dan melakukan yang terbaik untuk mencetak gol, dan saya tidak bisa melakukannya saat itu. Semoga lain kali saya bisa.'


'Menguntungkan bagi saya dengan memiliki pengalaman seperti ini,' lanjutnya.

'Ini baru penampilan saya yang kedua, sesuatu yang sangat istimewat. Ini adalah sesuatu yang bisa saya gunakan sebagai pelajaran.'

Debut Hall bersama Chelsea terjadi pada bulan Januari dalam kemenangan besar putaran ketiga Piala FA atas Chesterfield, pertandingan di mana ia menciptakan sebuah gol.


Jadi ini adalah penampilan senior pertamanya sejak Graham Potter mengambil alih tim, dan sang pelatih turut memuji Hall selepas laga. Bagi sang bek kiri muda, jelas ia menikmati masa-masa bekerja dengan Potter di Cobham.

'Setiap kali ada staf pelatih baru, semua orang berada di level yang sama. Anda ingin membuatnya terkesan dan itulah yang saya coba lakukan dalam latihan hari demi hari. Saya sangat berterima kasih padanya atas kesempatan itu.'

'Ia sangat baik dengan pemain muda. Siapa pun yang bukan bagian dari skuad yang masuk ke tim sangat disambut. Ia memberi Anda kesempatan dalam pelatihan untuk menunjukkan tentang diri Anda dan ia sama sekali tidak memberikan tekanan.'