Mykhailo Mudryk membuat debut Chelsea yang cerah tapi seperti musim lalu, kami dan Liverpool bermain imbang pada sore yang sangat dingin di Anfield.

Pemain Ukraina itu masuk di awal babak kedua dan langsung menunjukkan kecepatan, keterampilan, dan kesadaran posisinya. Mungkin di sore hari lainnya, Mudryk bisa saja mencetak gol untuk menentukan hasil akhir.

Kami sebenarnya sempat mencetak gol saat laga berjalan tiga menit lewat Kai Havertz, tapi selebrasi kami dihentikan ketika VAR menyatakannya dalam posisi off-side dari momen ketika Thiago Silva menendang bola dan mengenai tiang.

Sebagian besar peluang terbaik setelahnya jatuh ke tangan Chelsea dalam performa terbaik kami di laga tandang selama beberapa waktu terakhir. Benoit Badiashile, sekali lagi tampil impresif pada penampilan keduanya, sundulannya digagalkan oleh Alisson dan pemain yang mengatur peluang itu, Hakim Ziyech, dua kali menebar ancaman di babak kedua.


Kepa melakukan beberapa penyelamatan tapi tidak ada ancaman nyata pada gawangnya dan kami pun mencatatkan clean sheet kedua berturut-turut, dan di laga tandang pertama kami sejak Oktober.

Starting XI

Satu-satunya perubahan yang dilakukan Graham Potter pada starting XI-nya menyebabkan banyak spekulasi prapertandingan tentang bagaimana hal itu akan memengaruhi bentuk tim.Ternyata, Marc Cucurella yang masuk ditempatkan di bek kiri, dengan Lewis Hall pindah ke lini tengah bersama Jorginho. Conor Gallagher beroperasi di belakang Havertz, setidaknya untuk satu jam pertama kontes sebelum masuknya Mudryk.

Pemain lain yang masuk dari bangku cadangan, Cesar Azpilicueta, mencatatkan penampilan ke-500 untuk Chelsea dalam prosesnya. Hanya lima pemain yang mencatatkan jumlah lebih banyak dalam sejarah klub. Selamat, kapten!

Margin halus membatalkan keunggulan awal

The Blues mengira telah memulai laga dengan sempurna ketika Havertz mencetak gol dari jarak dekat setelah upaya awal Thiago Silva membentur tiang kiri dari sepak pojok Gallagher. Namun, evaluasi VAR menyatakan bahwa kaki kiri Havertz sedikit di depan bola saat Thiago melakukan tendangan. Dengan bola membentur tiang, maka dianggap sebagai umpan, jadi langsung menghentikan selebrasi kami.


Liverpool merespons dengan menciptakan peluang mereka yang bagus, Cody Gakpo melepaskan tembakan yang melewati mistar gawang Kepa hasil dari umpan Mohamed Salah.

Peluang lain Chelsea, lebih banyak

Chelsea tampak jauh lebih meyakinkan. Dengan Gallagher beroperasi di antara lini tengah dan serangan, dan bola panjang melewati garis tinggi Liverpool hampir semuanya berbuah ancaman. Agak terpeleset membuat Mount sulit melepaskan tembakan setelah serangan cepat dari Havertz, dan kemudian Hall melepaskan tembakan melebar setelah umpan Ziyech yang tajam membuka pertahanan tuan rumah.

Gallagher mengontrol bola dan melakukan tendangan voli ke arah Alisson dari dalam kotak penalti di pertengahan babak pertama, pendukung tim tamu di ujung Anfield Road menikmati pertandingan lebih dari tuan rumah.

Tak lama setelah setengah jam berlalu, kami membuat dua peluang fantastis lagi dari kiriman bola mati Ziyech. Yang pertama, dari sayap kiri, disundul oleh Badiashile, tetapi Alisson berdiri tegak untuk menepis peluangnya dan menggagalkan sang bek baru Chelsea untuk mencetak gol pertamanya. Tendangan bebas Ziyech berikutnya dilakukan dari sayap kanan, tetapi sama seperti sebelumnya. Kali ini, Havertz berusaha mengejar kans yang sulit, dan di luar jangkauan Badiashile.

Reds meningkat di babak kedua

Liverpool benar-benar mengumpulkan kekuatan sebelum jeda - Thiago Silva harus melakukan satu intersepsi sundulan penting dari umpan silang Robertson yang menggoda, dan Salah melakukan tendangan melengkung dengan baik - tetapi mereka bermain tampa gol dengan Chelsea hingga turun minum.

Liverpool kembali dari ruang ganti dengan tekad yang diperbarui. Ibrahima Konate langsung mengirimkan umpan jauh, dan butuh blok dari Thiago Silva untuk menghentikan tendangan voli Naby Keita yang mengincar sudut bawah gawang. Gakpo kemudian memiliki kans sundulan yang sia-sia, dan Jorginho menutup laju sang penyerang Belanda itu untuk menguji Kepa.

Pada menit ke-55, Potter merespons dominasi Liverpool yang semakin meningkat dengan memasukkan Mudryk untuk menggantikan Hall. Pemain baru kami asal Ukraina itu dimainkan di sisi kiri serangan dalam formasi tiga gelandang di belakang Havertz, Mount pindah ke tengah dan Gallagher turun lebih dalam di samping Jorginho.

Mudryk membuat kesan baik

Langkah itu membuat Chelsea agak diuntungkan. Laju Gallagher dihentikan dan Ziyech memulai dribel yang membingungkan yang membawanya melewati empat atau lima pemain berbaju merah, tetapi sayangnya penyelesaiannya tidak sesuai harapan karena melambung di atas mistar Alisson.

Mudryk menunjukkan kemampuannya di menit ke-65, memberi umpan kepada Gallagher, untuk diambilnya kembali dan melewati dua bek Liverpool dari sudut seempit. Sayang, tendangan kaki kirinya menyamping.


Pemain sayap itu kemudian memamerkan kecepatannya. James Milner memiliki awal yang jelas tetapi ia kewalahan dan sang veteran harus menghentikan laju Mudryk dengan keras hingga mendapatkan kartu kuning.

Memasuki pertengahan babak kedua, di mana kualitas permainan kedua tim meningkat, Gakpo berputar dan menembak dalam satu gerakan, Kepa berhasil mengamankan ancamannya.

Kami kembali menyerang, dan dua umpan silang Ziyech bisa menjangkau posisi Mudryk yang tidak terkawal di tiang jauh.

Sama kuat hingga akhir

Sebuah backheel yang menyenangkan dari Mudryk membuat pendukung Chelsea bersorak meski tidak membuahkan peluang apa-apa, tidak seperti semenit sebelumnya ketika ada peluang Ziyech yang mengarah ke gawang tapi diblok Gomez.

Sepuluh menit tersisa ketika Potter membuat tiga pemain pengganti, memasukkan Carney Chukwuemeka, Pierre-Emerick Aubameyang dan Azpilicueta menggantikan Mount, Havertz dan Chalobah, yang tertatih-tatih.

Azpi memulai momen penampilannya yang penting dengan sundulan defensif ciri khasnya setelah cerdas menempatkan diri untuk memotong umpan silang Jordan Henderson yang diarahkan ke Darwin Nunez.

Pemain pengganti lainnya, Chukwuemeka, memiliki peluang terakhir dalam permainan dan itu bagus. Mudryk lagi-lagi yang menyebabkan ancaman bagi tuan rumah, dengan manis melakukan tusukan dari tengah dan melepaskan umpan yang sayangnya gagal dimanfaatkan rekannya. Secara garis besar, Chelsea sebenarnya bermain lebih baik tapi gagal mendapatkan hasil yang harusnya bisa makin meningkatkan kepercayaan diri sebelum kami kembali beraksi bulan depan.

Apa selanjutnya?

Ada jeda selama dua minggu sebelum pertandingan kami berikutnya saat menerima kunjungan Fulham pada hari Jumat 3 Februari. Kick-off di Bridge adalah pukul 8 malam.

Chelsea (4-2-3-1): Kepa; Chalobah (Azpilicueta 81), Thiago Silva, Badiashile, Cucurella; Jorginho (c), Hall (Mudryk 55); Ziyech, Gallagher, Mount (Chukwuemeka 82); Havertz (Aubameyang 81).
Cadangan Bettinelli, Humphreys, Koulibaly, Loftus-Cheek, D Fofana.
Kartu kuning Chalobah 80

Liverpool (4-3-3): Alisson; Milner (c) (Alexander-Arnold 72), Konate, Gomez, Robertson; Keita (Nunez 63), Bajcetic (Henderson 82), Thiago; Salah, Gakpo (Fabinho 82), Elliott (Jones 82).
Cadangan Kelleher, Matip, Tsimikas, Oxlade-Chamberlain.
Kartu kuning Bajcetic 34, Mudryk 66, Jones 90

Wasit Michael Oliver