The Blues melakukan perjalanan tandang Liga Primer terjauh musim ini untuk mencari tiga poin sebelum jeda musim dingin. Sejarawan klub Rick Glanvill dan ahli statistik klub Paul Dutton mengulas pratinjau laga di St James 'Park...

Sabtu malam di tengah cahaya terang Newcastle adalah komposisi legendaris dan Chelsea akan mencari satu atau dua pahlawan dalam aksi liga terakhir ini setelah enam minggu jadwal padat.

Sejauh ini, the Blues telah menuntaskan empat pertandingan lebih banyak di semua panggung daripada Magpies yang berada di posisi ketiga, meski pun ada pertandingan ekstra di liga dan laga tambahan di babak awal Piala Carabao, karena mereka tidak bermain di Eropa.

Ketika sepakbola domestik memasuki masa hibernasi musim dinginnya pada Boxing Day, delapan hari setelah final Piala Dunia, Chelsea masih memiliki 24 pertandingan liga (hampir dua pertiga musim) tersisa untuk dimainkan. Kemajuan yang dibuat sekarang akan dapat mengangkat tim Graham Potter ke urutan kelima dan membuat lonjakan setelah nanti banyak pemain yang cedera mulai pulih.

Meski pun tuan rumah tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan, tim dari timur laut ini merupakan lawan yang kerap memberikan hasil menguntungkan bagi the blues dalam beberapa tahun terakhir. Dalam 19 pertandingan terakhir di liga lawan The Magpies, di mana pasukan London membuka skor terlebih dahulu, kami menang 18 kali dan seri sekali. Kemenangan bagi Chelsea akan menjadikan rekor menjadi tiga kemenangan beruntun di Newcastle untuk pertama kalinya sejak September 1958.

Kabar tim Chelsea

Trevoh Chalobah menggambarkan pertandingan ini seperti 'final' bagi Chelsea, pertandingan yang harus dimenangkan the Blues untuk menempatkan tim di posisi yang bagus sebelum jeda Piala Dunia. Untuk itu, pasukan London harus menemukan kembali keganasan lini depan mereka: hanya lima klub yang melepaskan tembakan lebih sedikit di liga daripada Chelsea (151), dan 11,6 tembakan per pertandingan adalah rekor rata-rata terendah kami dalam kampanye sejak 1997/98.

Peluang mencetak gol yang menjanjikan dilewatkan lagi di Manchester City, dan hasilnya kembali gagal mencetak gol untuk kedua kalinya secara beruntun. Namun, dua penyerang baru Chelsea cenderung menikmati pertandingan melawan Newcastle. Pierre-Emerick Aubameyang terlibat dalam sembilan gol dalam sembilan penampilan melawan mereka, mencetak enam gol dan memberikan tiga assist. Untuk Raheem Sterling, penghitungannya adalah enam enam laga di kasta tertinggi lawan The Magpies: lima gol dan satu assist.


Setelah beberapa perubahan untuk pertandingan tengah pekan di Etihad, Graham Potter dapat kembali memainkan Auba, serta Thiago Silva, Jorginho (jika fit setelah mengalami masalah kaki) dan Mason Mount, meski pun opsi masih terbatas karena badai cedera. Lewis Hall di bek sayap kiri dan gelandang Denis Zakaria juga bisa mendapatkan kesempatan usai tampil apik lawan City.

Saat masih menjadi pelatih Brighton, Potter mampu meredam daya serang Newcastle musim ini di Amex Stadium, menggunakan formasi 3-4-1-2 melawan 4-3-3 The Magpies.

Enam dari tujuh gol liga terbaru the Blues di St James’ Park dicetak sejak menit ke-65.

Big Toon di bawah Howe

Eddie Howe ditunjuk setahun yang lalu minggu ini, tak lama setelah Chelsea menikmati kemenangan besar di Tyneside, tetapi ini adalah tim yang berbeda dari tim yang terancam degradasi yang diwarisinya. Sejak kedatangan Howe, Newcastle hanya kalah dua kali dalam 21 pertandingan di St James 'Park, dan sebelum Bournemouth terdegradasi pada 2020, sang pelatih mampu membukukan satu atau dua kemenangan besar atas the Blues serta beberapa kekalahan besar.

Didukung dengan belanja £200 juta, The Magpies telah mengembangkan ketenangan dan organisasi di lini belakang, dan kecepatan, agresi, dan efektivitas di lini depan. Pemain yang sebelumnya dikritik seperti gelandang, Joelinton dan pemain sayap Miguel Almiron, yang telah mencetak delapan gol liga dalam 14 pertandingan, juga terlihat berbeda dibandingkan musim lalu.

Di antara penggawa baru, kegeniusan dan kepiawaian gelandang Bruno Guimaraes telah membuatnya menjadi pahlawan tim, sementara hanya ada dua pemain (Man City Kevin De Bruyne, 45, dan Fulham Andreas Pereira, 34) telah menciptakan lebih banyak peluang untuk tim mereka daripada 32 milik pemain Newcastle, Kieran Trippier.


The Magpies, bagaimana pun, cenderung memiliki dua fase permainan. Hanya pemimpin klasemen Arsenal yang tertinggal dalam pertandingan dengan waktu yang lebih sedikit daripada Tynesiders musim ini, dan mereka sangat kuat sebelum turun minum, mencatat 13 gol dengan hanya kebobolan dua gol.

Namun jika poin dari penampilan babak kedua saja dihitung, Geordies hanya akan unggul satu poin daripada the Blues, yang memainkan satu pertandingan lebih sedikit. Tuan rumah hanya mencatatkan dua clean sheet dalam 15 pertemuan terakhir mereka di Liga Primer lawan Chelsea. Kiper Nick Pope menghadapi the Blues tujuh kali bersama Burnley dan belum pernah menang, kebobolan 20 gol.

Joelinton sudah kembali dari skorsing, sementara gelandang Elliott Anderson dan bek tengah Fabian Schar telah kembali dari cedera. Striker Callum Wilson belakangan terkendala sakit.

Kami punya sejarah

Chelsea telah memenangkan 29 pertandingan Liga Primer melawan tuan rumah akhir pekan ini, kemenangan terbanyak lawan rival mana pun setelah Tottenham (dikalahkan 33 kali).

Kemenangan the Blues 3-0 pada Oktober musim lalu ketika mereka dilatih pelatih sementara Graeme Jones, datang berkat dua gol dramatis dari kedua kaki Reece James. Penalti yang dimenangkan oleh Kai Havertz dan dikonversi oleh Jorginho menyempurnakan kemenangan itu, membuat the Blues unggul tiga poin di puncak liga, dengan The Magpies terpuruk di urutan kedua dari bawah.


Skor 3-0 itu menyamai kemenangan terbesar kami di Tyneside di Liga Primer, pada Desember 2011 ketika Didier Drogba, pemain pengganti Salomon Kalou dan Daniel Sturridge mencetak gol ke gawang tim Alan Pardew.

Kemenangan terbaik The Londoners di St James' Park datang pada Maret 1961. Jimmy Greaves, yang akan mengucapkan selamat tinggal kepada the Blues, mengemas empat gol dan rekannya, Junior Ron Tindall mencetak dua gol dalam kekalahan 6-1 Toon oleh pasukan Ted Drake.