Graham Potter menggambarkan kegembiraannya untuk kembali ke mantan tim Brighton akhir pekan ini sebagai pelatih kepala Chelsea.

Potter meninggalkan The Seagulls pada bulan September untuk menggantikan Thomas Tuchel di Stamford Bridge, dengan pria Inggris itu bersikeras bahwa tawaran memimpin the Blues 'terlalu bagus untuk ditolak'.

Pelatih kepala kami menerima bahwa kepindahan begitu cepat ke kampanye baru bukanlah waktu yang ideal, tetapi dengan kesempatan yang diberikan kepadanya, itu adalah sesuatu yang harus dia ambil dan sekarang fokus untuk mempersiapkan timnya guna perjalanan ke Stadion Amex , tempat yang menyimpan kenangan indah untuknya.

"Tentu saja, akan istimewa bagi saya untuk kembali ke Brighton," kata Potter pada konferensi pers pra-pertandingannya. "Saya menghabiskan tiga tahun bahagia di sana dan saya tak sabar untuk kembali.

"Terkadang hidup memberi Anda peluang dan Anda harus mengambilnya atau tidak. Kesempatan untuk menjadi pelatih kepala di Chelsea adalah kesempatan yang fantastis bagi saya dan staf saya.

"Waktunya tidak bagus untuk siapa pun dan terkadang itu terjadi, tetapi keputusan untuk bekerja di sini terlalu bagus untuk ditolak.

"Saya tidak memiliki ekspektasi seperti apa penonton terhadap saya, karena kebanyakan orang yang saya ajak bicara dari Brighton telah mendukung dan berterima kasih. Meskipun demikian, saya tidak naif dan saya tahu itu tidak selalu universal."

Potter menuju pencapaian istimewa karena bakal membuat 10 pertandingan tak terkalahkan sebagai pelatih kepala Chelsea, yang akan membuatnya menjadi manajer Inggris pertama The Blues yang mencapai tonggak sejarah itu.

Meskipun bangga dengan awal yang dia buat di Stamford Bridge, Potter dengan cepat menunjukkan bahwa dia tidak terlalu memperhatikan statistik seperti itu dan perhatian utamanya adalah mempersiapkan timnya untuk pertandingan hari Sabtu.

"Saya tidak menyadarinya dan itu bukan sesuatu yang saya pikirkan terlalu banyak," tambah Graham.

“Fokus utama saya adalah mempersiapkan tim untuk mencoba dan mendapatkan hasil bagus melawan Brighton, yang akan cukup sulit."

Potter juga menawarkan dukungannya kepada Raheem Sterling, yang nirgol di Liga Primer sejak Agustus meskipun mencetak tiga gol dalam lima pertandingan pertamanya untuk klub.

"Tidak, Anda tidak perlu khawatir," Potter menjawab ketika ditekan soal penampilan Sterling menuju Piala Dunia.

“Kualitasnya berbicara untuk dirinya sendiri. Terkadang tim tidak berfungsi dengan baik dan tim menderita. Lebih baik memikirkan bagaimana kami bisa menyerang lebih baik dan menciptakan lebih banyak peluang," tambahnya.