Duel antar klub empat besar jadi cara yang baik untuk memulai lagi musim ini, bahkan jika ada sesuatu yang hilang. Sejarawan klub Rick Glanvill dan ahli statistik Paul Dutton adalah dua dari sekian banyak yang tidak akan hadir di the Bridge, namun demikian mereka masih mengikuti duel ini dengan menyajikan catatan ini…

Duel ini akan jadi laga kompetitif pertama dalam sejarah Chelsea yang dilangsungkan di Stamford Bridge secara tertutup. Setelah berhasil lolos dari kekalahan pada hari Minggu lalu, untuk kedua kalinya musim ini, the Blues berpeluang memperkecil ketertinggalan dengan peringkat tiga Leicester menjadi satu poin dengan menaklukkan juara bertahan Manchester City Jumat dini hari WIB.

Laga seru di Villa

Comeback brilian Chelsea saat melawan Aston Villa kemarin adalah kemenangan tandang pertama kami di divisi utama sejak 29 Desember di markas Arsenal. Kini the Blues adalah tim terproduktif selama enam laga terakhir di liga (12 gol) dibanding rival-rival kami, termasuk pemuncak klasemen Liverpool (10) dan tamu dini hari besok (11).

Seluruh pemain menampilan permainan yang menawan di Villa Park, dengan sudah kembalinya N’Golo Kante, yang telah pulih dari cedera, dan langsung menyuguhkan aksi terbaiknya di lini tengah. Gol penyeimbang dari dua gol penentu yang tercipta dalam rentang tiga menit – lima menit setelah pergantian pemain – dicetak oleh Christian Pulisic. Pemuda Amerika ini kini punya andil sebesar 40 persen untuk gol-gol tim yang tercipta di kotak enam yard di liga.

Seratus untuk Frank

Frank Lampard menggenapi laga ke-100 sebagai pelatih dengan kemenangan di Villa. Jika dirinci, 100 itu terdiri dari 22 kemenangan (46 bersama Derby County), sembilan imbang (26), dan 12 kekalahan (28).Tiga laga berikutnya akan datang dalam cepat dan Chelsea hanya akan punya waktu dua hari untuk memulihkan diri untuk setiap laganya.

Menahan dominasi Citizens

Sejak restart, Pep Guardiola memainkan 19 pemain berbeda dalam dua laga, menghasilkan dua kemenangan di Etihad dan delapan gol tanpa balas. Namun demikian, City sudah kalah dua kali dari tiga lawatan di Premier League (di markas Tottenham dan Manchester United), juga kehilangan Sergio Aguero yang tentunya memengaruhi strategi mereka. Pencetak gol terbanyak the Mancunians itu harus menjalani pembedahan di lututnya. Phil Foden diharapkan sudah pulih dari benturan yang dialaminya di Burnley.

Lampard tentu senang dengan permainan tim, meski tidak dengan hasilnya (a 1-2 loss), dalam pertemuan sebelumnya Manchester. Ia menuntut timnya untuk “berani saat menguasai bola dan tidak” dan para pemain menjawabnya. The Blues tanpa kompromi menghentikan penguasaan bola City sembari mengekspos lubang di lini pertahanan mereka di babak pertama.

Penguasaan bola Chelsea yang sebesar 53 persen adalah yang tertinggi di antara tim-tim lawan Guardiola, namun harus lebih tajam lagi di kotak penalti. The Londoners sudah menyia-nyiakan dua peluang emas sebelum N’Golo Kante mencetak gol pembuka, namun dua kali defleksi dan kemampuan cemerlang pemain tuan rumah membuahkan tiga poin penuh bagi mereka.

Penentuan gelar juara?

Kemenangan Liverpool di markas Crystal Palace dini hari tadi mengartikan Chelsea berpeluang memberikan titel liga pertama the Reds dalam 30 tahun. Kemenangan pasukan Frank Lampard atas klub yang pernah dia bela di akhir kariernya sebagai pesepak bola akan membuat City hanya bisa meraup maksimal 84 poin, jika imbang 85, lebih sedikit dari 86 poin yang diraih Merseysiders.

Di antara titel juara yang kami raih pada 2015 dan 2017, the Blues jadi penentu juara liga usai menyudahi harapan Tottenham pada 2016. Pemandangan sorak-sorai pemain-pemain Leicester ketika melihat gol penyeimbang Eden Hazard muncul di media sosial, dan hal yang sama mungkin akan terjadi dini hari besok. Mungkin ini adalah satu-satunya momen ketika penggemar the Blues dan the Reds bersorak atas gol yang sama.

Perburuan tiket ke Eropa

Dalam konteks yang lebih luas, perburuan ke kompetisi Eropa masih sangat terbuka dengan masih banyaknya poin yang akan diperebutkan hingga akhir musim, dengan masih mungkin terlemparnya Manchester City dari persaingan yang menambah intrik persaingan.

Setelah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga terhadap larangan bermain di kompetisi UEFA selama dua tahun dan denda £ 25 juta untuk melebih-lebihkan pendapatan sponsor antara 2012 dan 2016, nasib City akan ditentukan bulan depan.