Dalam pertandingan kompetitif pertama kami sejak pertengahan November, Chelsea memberikan hadiah Natal kepada para penggemar kami dengan kemenangan kandang yang meyakinkan.

Kai Havertz mencetak gol kelimanya musim ini setelah pergerakan tim yang apik di awal sebelum menjadi pemberi assist untuk Mason Mount yang mengemas gol ketiganya musim ini.

Dua momen itu membuat kami unggul 2-0 di babak pertama dan, dengan pemain sayap Christian Pulisic dan Raheem Sterling, yang memberikan kombinasi assist untuk gol pertama, menyebabkan masalah bagi lawan kami dari Pantai Selatan, belum lagi energi Denis Zakaria di lini tengah memberikan kenyamanan dan bahkan ada dua klaim penalti yang ditolak wasit.


Namun The Blues harus puas dengan kemenangan dua gol tanpa balas, lalu ada upaya Mount dan sundulan Zakaria yang nyaris membuat kami mencetak gol ketiga di malam tersebut.

Ada kabar kurang baik dari pertandingan terakhir kami di tahun 2022, karena Reece James, yang menjadi starter di laga ini sebagai bek kanan, terpaksa meninggalkan lapangan selepas jeda karena cederanya kambuh.

Starting XI

Graham Potter memberikan Reece James aksi kompetitif pertamanya setelah 11 pekan. Denis Zakaria merasakan pengalaman pertamanya di Liga Primer dan Thiago Silva mencatatkan penampilan ke-100 untuk Chelsea.

Di bangku cadangan, ada kapten tim muda kami, Bashir Humphreys yang pertama kalinya masuk skuad senior. Sementara Lewis Hall, Omari Hutchinson dan Carney Chukwuemeka menjadi penggawa muda lainnya yang ada di tepi lapangan.

Mengendalikan laga

Setelah Liga Primer libur karena jeda Piala Dunia, Bournemouth sukses mengalahkan Everton dengan nyaman di kandang mereka namun sebelumnya kalah dalam empat pertandingan liga berturut-turut. Mereka memiliki dua pemain yang tampil di Qatar, sementara kami 14 pemain.

The Blues bertujuan untuk mengakhiri rangkaian tiga kekalahan di Liga Primer dan dalam pertandingan ini sempat menerima ancaman awal setelah Dom Solanke, eks Blues, dilanggar dan ada tendangan bebas tim tami yang diamankan oleh Kepa. Peluang pertama Chelsea datang dari umpan silang Marc Cucurella, tapi sundulan Havertz melambung.



Kemudian the Blues merasa pantas mendapatkan penalti. Zakaria mengirim umpan ke depan, ke arah Mount dan meski pemain Inggris itu tidak bisa mengendalikan bola, ada Pulisic yang menyambarnya. Saat ia bersiap untuk menembak, ada tarikan dari Adam Smith sehingga eksekusinya melebar. Wasit menilai tidak ada pelanggaran yang terjadi. Cukup mengecewakan, tapi serangan kami berikutnya berbuah gol.

Serangan cepat the Blues terlihat tajam dan pada kesempatan ini Mount memberikan bola ke Sterling di kanan. Bola kemudian diteruskan ke tengah dengan umpan silang indah dan ada Havertz yang meluncur untuk menyambut bola dan memasukkannya ke gawang lawan saat laga baru berjalan seperempat jam.

Mason gandakan skor


Kurang dari 10 menit kemudian Chelsea 2 Bournemouth 0 dan sekali lagi ada pertunjukan sepakbola berkualitas. Mount terlibat dalam proses awal sebelum mencetak gol, Zakaria mencoba untuk menembus lini belakang Cherries tapi kandas, Havertz mengambil bola liar dan mengembalikan bola ke Mount yang langsung melepaskan tembakan melengkung rendah yang meluncur ke gawang.

Bournemouth tampaknya akan merespons tetapi mereka menghadapi Thiago Silva dalam performa yang solid di laganya yang ke-100. Zakaria juga melakukan tantangan yang bersih dan kuat di dalam area penalti kami.

Justru Chelsea yang terlihat lebih mungkin untuk menambah skor jelang turun minum, dengan pergerakan Pulisic terlihat hidup, meski menerima beberapa tekel yang menyakitkan. Sebuah tantangan pada pemain yang berbeda, Havertz, membuat Chelsea merasa kembali layak dapat penalti, namun wasit memutuskan sebaliknya. James dan Sterling memaksa Mark Travers melakukan penyelamatan di akhir babak pertama.

James cedera

Awal yang tidak menguntungkan di babak kedua datang ketika James menjelaskan bahwa dirinya perlu diganti, jelas kecewa dengan momen itu. Ketika Cesar Azpilicueta masuk menggantikannya, ia menyamai pencapaian Petr Cech sebagai pemain asing dengan penampilan terbanyak untuk Chelsea.


Dengan permainan kembali berjalan, Zakaria melihat tendangannya yang mengarah ke gawang dibelokkan oleh Lloyd Kelly dan Havertz melepaskan tembakan melebar setelah pergerakan yang kuat.

Setelah satu jam permainan, Mount nyaris mencetak gol keduanya ketika lolos dari penjagaan lawan, ia berlari menerobos masuk pertahanan Cherries tapi eksekusi akhirnya digagalkan oleh Travers.

Lalu ada kans lain, Zakaria melompat tinggi mengalahkan kiper Bournemouth saat menyambut umpan silang Azpilicueta, tapi sundulan pemain Swiss itu melebar.

Di sisi lain, Kepa yang relatif tanpa ancaman dibuat sibuk menyelamatkan upaya jarak dekat lawan yang dilancarkan Ryan Christie, menepis umpan silang yang berbahaya dan kemudian melakukan tendangan gawang untuk mengamankan situasi dan kemenangan tim.

Apa selanjutnya?

Dalam agenda Natal yang tidak terlalu padat ini, the Blues berikutnya akan beraksi di Hari Tahun Baru saat kami bertandang ke markas Nottingham Forest. Kick-off untuk laga tersebut adalah pukul 16:30.


Chelsea (4-3-3): Kepa; James (Azpilicueta 53), Thiago Silva, Koulibaly, Cucurella; Zakaria (Gallagher 82), Jorginho (c), Mount; Sterling (Chalobah 88), Havertz, Pulisic (Aubameyang 82).

Cadangan: Bettinelli, Humphreys, Hall, Chukwuemeka, Hutchinson.

Gol: Havertz 16, Mount 24

Bournemouth (4-4-2): Travers; Stacey (Anthony h-t), A Smith, Senesi, Kelly; Cook, Lerma, Billing (Christie 66), Zemura; Moore (Dembele 85), Solanke.

Cadangan: Plain, Stephens, Marcondes, Lowe, Rothwell, Pearson,

Wasit: Simon Hooper

Penonton: 40,046