Setelah memilih tiga pemain Chelsea untuk 26 nama skuadnya untuk Piala Dunia, bos Inggris, Gareth Southgate memberikan beberapa konteks tentang alasannya memanggil Conor Gallagher dan menjelaskan mengapa cedera lutut Reece James membuatnya absen.

Gallagher menjadi salah satu pemanggilan yang mengejutkan dalam skuad Three Lions menuju ke Qatar, terpilih bersama rekan setimnya di klub, Mason Mount dan Raheem Sterling, dan Southgate mengindikasikan bahwa sikap dan energi sang gelandang yang membuatnya masuk dalam pertimbangan.

'Ia fantastis dalam usaha melakukan tekanan dengan bola,' kata manajer Inggris itu pada konferensi pers tak lama setelah mengumumkan skuadnya.

'Akan ada saat-saat dalam permainan di mana kami membutuhkan atribut tertentu dan kami merasa ia bisa menjadi pemain seperti itu.'

'Ia tidak berpengalaman seperti yang lain, namun ia memiliki dampak dalam permainan dan memiliki ancaman gol. Ketika Anda mencari gelandang, Anda sering bertanya, "apakah mereka mencegah gol, mengkreasi gol, atau mencetak gol?" Ia kerap melakukan dari semua hal tersebut.'

Pemain berusia 22 tahun, yang bergabung dengan sesama lulusan Akademi Chelsea, Mount, di turnamen Piala Dunia pertamanya, juga mendapat pujian atas mentalitas yang ia tunjukkan setelah dipanggil ke skuad Inggris U-21 ketimbang senior selama jeda September baru-baru ini.

'Kami sangat senang dengan bagaimana caranya menanggapi tidak dipilih masuk skuad kami dan pergi bersama tim U-21,' lanjut Southgate.

'Ia bermain sangat baik dan mentalitasnya luar biasa. Itu adalah contoh yang bagus, ketika Anda bersikap seperti itu, bahwa selalu ada jalan untuk kembali bersama kami dan ia telah berhasil melakukannya.'

Southgate juga merefleksikan keputusan sulitnya untuk meninggalkan James dari skuad menyusul cedera lutut yang menghampiri sang bek kanan.

James mengunggah di media sosial pada hari Rabu yang menunjukkan bahwa mimpinya bermain di Piala Dunia harus sirna meski pun 'bekerja lebih keras dari yang pernah ia bayangkan' untuk membuktikan kebugarannnya.

'Kami harus melakukan keputusan yang sulit terhadap Reece, yang menurut kami adalah pemain yang fantastis,' imbuh Southgate. 'Ia tidak akan tersedia, bahkan jika semuanya berjalan dengan sempurna, sampai tahap akhir turnamen dan ada begitu banyak hal yang tidak bisa diprediksi mengenai pemulihannya.'

'Saya tidak berpikir kami bisa memanggil pemain yang tidak tersedia untuk tim, yang akan dianggap arogan oleh beberapa kalangan. Bahkan jika semuanya berjalan dengan baik dan ia tersedia dan siap, kami baru bisa membawanya untuk perempat-final setelah delapan pekan absen dan itu akan sangat sulit.'

'Ini menjadi keputusan yang sulit dan juga Kyle [Walker, bek kanan lainnya] jauh lebih siap.'