Meski pun gol apiknya tampak akan mengklaim tiga poin penting bagi Chelsea di Liga Champions, Raheem Sterling mengaku tim kecewa dengan hasil semalam.

Pemain internasional Inggris itu bermain sangat melebar di sisi kiri dalam pertandingan pertama Graham Potter sebagai pelatih, meski pun sebagian besar beroperasi sebagai false nine di bawah Thomas Tuchel pada awal musim ini.

Dari posisi kiri yang melebar, Sterling mendapati dirinya memiliki cukup waktu dan ruang untuk memanfaatkan umpan silang Mason Mount untuk memecah kebuntuan, dan Raheem mengatakan ia menikmati bermain di posisi tersebut.

'Saya bermain dalam peran yang sedikit berbeda di bawah manajer baru, dan itu adalah peran yang saya nikmati, bermain melebar. Seiring waktu, saya akan menjadi lebih baik,' kata Sterling pascapertandingan.

'Saya senang bermain di lini depan tetapi ia ingin saya melebar, masuk ke posisi full-back, masuk ke kotak dan menciptakan peluang. Semakin banyak waktu di bawahnya [Potter], saya pikir semakin baik bagi kami,' tambahnya.

Pemain berusia 27 tahun itu mengakui bahwa itu adalah hasil yang buruk bagi The Blues yang membuat kami hanya memiliki satu poin dari dua pertandingan pembuka Liga Champions musim ini.

'Itu benar-benar hasil yang membuat frustrasi. Dengan cara kami bermain, peluang yang kami ciptakan, satu peluang mereka mencetak gol. Ini hasil yang buruk pada akhirnya, tetapi saya pikir kami memainkan sepakbola yang bagus di waktu-waktu tertentu,' katanya.

'Saya pikir ini adalah pertandingan yang seharusnya kami menangkan karena kami mendominasi permainan. Ada beberapa momen bagus di sana untuk dilihat kembali, tetapi ini adalah pertandingan yang harus kami selesaikan. Kami hanya perlu melihat permainannya.'

'Itu adalah pertandingan di mana kami bersabar, mendapat beberapa peluang, dan kemudian saya mengambil kesempatan itu. Tapi kami harus menyelesaikan pekerjaan. Saya merasa kami memegang kendali, satu peluang dan kemudian satu gol [untuk FC Salzburg]. Itu adalah salah satu yang, di bawah manajer baru, kami bisa terus maju dan berkembang.'

Sterling juga memberikan gambaran tentang bagaimana skuad telah beradaptasi dengan perubahan manajer, yang menjadi tantangan bagi para pemain untuk menerima ide dan sistem baru.

'Masih hari-hari awal dengannya, tapi ia menyampaikan pesannya dan para pemain menerimannya dengan baik, namun ini soal waktu untuk membangun kekompakan.'