Fikayo Tomori, Marcos Alonso, dan Mateo Kovacic jadi tiga perubahan dari tim yang kalah di tangan Bournemouth.

Skema tiga bek dimainkan dengan Tomori, Kurt Zouma, dan Toni Rudiger.

Emerson Palmieri, Jorginho, dan Christian Pulisic sama-sama digantikan, sementara Mason Mount sepertinya akan dimainkan lebih menyerang.

Tottenham tak mengubah tim yang menang di markas Wolves di laga sebelumnya.

Chelsea Kepa; Rudiger, Zouma, Tomori; Azpilicueta (k), Kante, Kovacic, Alonso; Mount, Abraham, Willian.

Cadangan Caballero, Christensen, James, Jorginho, Pulisic, Hudson-Odoi, Batshuayi.

Tottenham Gazzaniga; Aurier, Sanchez, Alderweireld, Vertonghen; Sissoko, Dier; Moura, Alli, Son; Kane (k).

Cadangan Vorm, Rose, Foyth, Winks, Lo Celso, Ndombele, Eriksen.

Wasit Anthony Taylor.

Rangkuman statistik

Tottenham adalah tim yang paling sering Chelsea kalahkan di Premier League (28) ketimbang tim-tim lain di kompetisi yang sama.

Tottenham menang tidak kali dan kalah dua kali dari lima pertemuan terakhirnya dengan Chelsea di Premier League.

Dari 13 laga tandang kami dengan Tottenham, Chelsea menang dua kali (lima kali imbang, enam kali kalah).

Kami memenangi 11 pertandingan tandang melawan Tottenham di Premier League – hanya kalah dari catatan kami saat bertandang ke Southampton (13) dan Man City (12) di kompetisi yang sama.

Tottenham mengincar kemenangan ketiga beruntun dari Chelsea di semua kompetisi untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Tak ada tim yang bisa memenangi derbi London di Premier League ketimbang Chelsea (128, sama dengan Arsenal), sementara hanya West Ham (100) yang lebih sering kalah daripada Tottenham (87).

Chelsea sudah kalah empat kali dari lima laga terakhir di Premier League. Kami belum pernah kalah tiga laga beruntun di liga sejak November 2015.