Thomas Tuchel pulang dengan emosi yang campur aduk setelah menyaksikan timnya bermain imbang di kandang dalam pertandingan terakhir kami musim ini.

The Blues bangkit dari ketinggalan untuk mengumpulkan satu poin yang kami butuhkan untuk mengamankan posisi ketiga di Premier League, dengan Marcos Alonso sukses membalaskan gol pembuka James Maddison untuk tim tamu.

Dua poin hilang lagi di Stamford Bridge membuat Tuchel merasa frustrasi, meskipun ia merasa tingkat kinerja umum dari para pemainnya bagus.

“Kami adalah tim yang lebih baik dan pantas menang,” katanya. “Kami melakukan apa yang dibutuhkan dan hanya mendapat satu poin. Kami tidak membiarkan peluang apa pun terjadi, tidak ada peluang untuk Leicester, tetapi kami dihukum dengan tembakan di luar kotak.”

“Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk menang, tidak mengizinkan transisi lawan dalam membuat peluang jadi saya baik-baik saja dengan kinerja tim. Ini sedikit memecahkan rekor - kami tidak mengambil apa yang pantas kami dapatkan tetapi saya pikir tidak masalah apa yang kami lakukan.’

Ia juga merefleksikan pencapaian finis tiga besar...

“Ini adalah perjalanan kisah musim ini. Kami membutuhkan asis dari bek sayap dan gol dari bek sayap hari ini. Anda dapat melihat jumlah pemain ofensif kami dan Anda dapat melihat jumlah statistik dari tim yang unggul di depan kami.”

“Kali ini adalah hari kami mengamankan tempat ketiga, kami sepanjang musim berada di tiga besar dan kami memikirkan dari mana kami berjuang. Kami memiliki beberapa kendala yang harus diatasi dan beberapa keadaan di sekitar klub yang tidak mudah jadi kredit penuh untuk tim.”

“Ini adalah langkah besar dalam konsistensi bagi kami dan mungkin tidak terasa seperti ini karena jaraknya terlihat sangat besar dengan dua tim teratas. Kami memiliki hal-hal untuk ditingkatkan dan kami adalah yang pertama mengakuinya.”

Ada pujian untuk N'Golo Kante dan harapan dia bisa tampil lebih banyak musim depan ...

“Saya pikir Kante adalah kunci kami, dan pemain kunci harus berada di lapangan. Dia hanya bermain 40 persen dari pertandingan dan mungkin keajaiban kami tiba di tempat ketiga karena dia adalah Mo Salah, Van Dijk atau De Bruyne kami. Dia adalah orang yang membuat perbedaan jadi jika Anda hanya mempunyai Kante namun hanya bermain sebesar 40%, itu masalah besar.”

“Saya melihat Liverpool musim lalu tanpa Van Dijk dan mereka berjuang susah payah. N’Golo adalah pemain kunci kami dan dia harus berada di lapangan.”

Tuchel juga mengklaim segala upaya akan dilakukan untuk menyelesaikan beberapa masalah fisik sang gelandang...

“Sulit untuk menjalaninya karena penting baginya untuk berada di lapangan dan memiliki ritme. Dia bermain baik-baik saja tetapi dia bisa bermain jauh lebih baik. Pertandingan terakhir yang dimana dia menjadi starter adalah beberapa pekan yang lalu dan dia perlu mendapatkan ritmenya. Tahun lalu dalam lima pertandingan terakhir Liga Champions mereka memberinya trofi [man of the match] bahkan sebelum pertandingan, sangat jelas perbedaannya ketika dia bermain.”

“Saya tidak menyalahkannya, tetapi ini menjadi perhatian. Kami sangat merindukannya karena dia membawa sesuatu yang unik di dunia sepakbola, dia memiliki kemampuan untuk mengangkat semua orang dan membuat perbedaan.”

Akhirnya, ada komentar untuk Hakim Ziyech...

“Dia memiliki beberapa keputusan yang kurang beruntung baginya dalam beberapa minggu terakhir. Dia selalu berlatih dengan baik dan memberikan dampak yang baik dengan energi dalam sesi latihan dan ketika dia masuk sebagai pemain pengganti.”

“Itu perlu dia mendapatkan feeling dengan bola dari awal lagi. Dia mencoba segalanya dan sangat aktif.”