Thiago Silva membantu Brasil meraih kemenangan lainnya, nirbobol lainnya, dan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia, sementara Baba Rahman masuk dari bangku cadangan untuk membantu Ghana meraih kemenangan yang tak terlupakan atas Korea Selatan.

Thiago Silva sekali lagi menjadi kapten tim dalam penampilan internasionalnya yang ke-111, tetapi itu adalah malam yang membuat frustrasi selama beberapa waktu bagi Selecao, tanpa Neymar yang cedera melawan Swiss yang tampil solid dan terorganisir.

Laga di babak pertama hanya diwarnai dua tembakan tepat sasaran, keduanya untuk Brasil. Vinicius Junior melakukan salah satunya namun digagalkan oleh penyelamatan hebat Yann Sommer di tiang dekat.

Sambil mengatur pertahanan timnya dengan tenang, bek berpengalaman kami juga mengklaim salah satu dari enam upaya Brasil di babak pertama tepat sebelum jeda dengan sundulan dari sepak pojok Raphinha. Namun, Granit Xhaka dari Arsenal berada dalam jarak dekat, dan berhasil mengagalkan usahanya.

Beberapa detik kemudian, lampu sorot di Stadion 974 untuk sementara padam, merangkum penampilan menyerang yang goyah dari pemain Brasil di babak pertama.

Ada perayaan samba di tribune 20 menit setelah pertandingan dimulai kembali ketika Vinicius Junior melompat dan melakukan penyelesaian akhir penuh percaya diri ke pojok bawah yang sempat menjadi gol pembuka, namun dianulir VAR karena Richarlison off-side dalam prosesnya.

Brasil terus membangun tekanan tanpa melakukan penetrasi yang nyata sebelum gelandang Manchester United, Casemiro muncul sebagai penentu kemenangan saat laga tersisa tujuh menit, melepaskan tembakan indah melewati Sommer ke sudut jauh untuk memecah kebuntuan.

Kemenangan tersebut membuat pasukan Tite memiliki enam poin di Grup G dan memastikan satu tempat di fase gugur sebelum pertandingan grup terakhir mereka melawan Kamerun pada hari Jumat.

Setelah 13 clean sheet dalam 17 pertandingan kualifikasi, Thiago Silva kini telah berkontribusi untuk catatan nirbobol beruntun di turnamen ini karena Swiss, sama seperti Serbia di laga pembuka, gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.

Baba main bagus untuk Ghana

Sebelumnya di hari yang sama, Baba Rahman masuk dari bangku cadangan di fase akhir kemenangan Ghana 3-2 yang mendebarkan atas Korea Selatan di Stadion Education City.

Baba, yang menjadi starter dalam pertandingan pertama Ghana lawan Portugal, membantu Black Stars mempertahankan keunggulan selama 12 menit terakhir dari pertandingan yang menegangkan.

Dua gol di babak pertama, yang dicetak oleh Mohamed Salisu dan Mohammed Kudus dari umpan silang di sisi kiri, memberi Ghana keunggulan yang sempat disamakan hanya dalam waktu 168 detik. Cho Gue-sung melepaskan dua gol sundulan untuk menjadikan skor 2-2, namun ada Kudus yang segera mengembalikan keunggulan Ghana lewat serangan balik yang apik.

Ada banyak drama akhir saat Korea Selatan memajukan semua pemain mereka demi mencari gol penyeimbang lainnya, tapi Ghana tetap kuat bertahan dengan kontribusi besar Baba lewat satu sundulan yang bagus di belakang.

Ghana naik ke urutan kedua Grup H jelang laga Portugal melawan Uruguay. Apa pun yang terjadi pada pertandingan itu, kelolosan mereka akan berada di tangan sendiri saat lawan Uruguay pada hari Jumat.