Brasil-nya Thiago Silva memulai Piala Dunia dengan kemenangan di Qatar, sementara Baba Rahman dan Ghana mengawali turnamen dengan cukup baik...

Thiago Silva menjadi kapten Brasil dalam pertandingan pembuka Piala Dunia 2022 lawan Serbia, menjadi starter bersama Marquinhos sebagai bek tengah untuk menandai penampilan internasionalnya yang ke-110.

Tim Samba bertabur bintang yang disusun oleh bos Tite, dengan Neymar, Vinicius Junior dan Raphinha memimpin lini depan juara dunia lima kali, yang datang ke turnamen dengan ekspektasi tinggi.

Bagi bek Chelsea berusia 38 tahun itu, tampil di Qatar menuntaskan impian lama untuk tampil di Piala Dunia keempatnya dan ia berbicara secara terbuka menjelang pertandingan ini tentang kehormatan mengenakan ban kapten untuk Selecao.

Didukung oleh suporter yang meriah di Stadion Lusail, Thiago Silva mendapatkan banyak bola saat Brasil berusaha membongkar pertahanan lawan namun kurang dalam penetrasi. Sebagian besar pekerjaan awalnya berpusat pada mendaur ulang penguasaan bola dan menggerakkan timnya maju ke depan, meski keberadaan striker Fulham yang lincah Aleksandar Mitrovic juga membuat lini belakang Brasil tetap waspada.

Bahkan ada peluang bagi Thiago Silva untuk memberikan dampak di kotak lawan saat ia berusaha menyambut bola lepas namun dimentahkan oleh kiper Serbia, Vanja Milinkovic-Savic.

Gol yang dicari akhirnya datang pada satu jam permainan ketika laju gemilang Neymar disambut dengan baik oleh Vinicius Junior dan tembakan kuat pemain Real Madrid itu kemudian dilanjutkan dengan sambaran Richarlison untuk menjadi gol.

Meski pun Serbia merespons dengan baik, duet yang sama membuat permainan lebih menguntungkan bagi Brasil saat Vinicius Junior menusuk dari kiri dan Richarlison menghasilkan momen ajaib untuk mengontrol bola dan kemudian menyelesaikannya secara akrobatik ke sudut gawang.

Setelah 13 clean sheet dalam 17 pertandingan kualifikasi, Thiago Silva berkontribusi pada catatan nirbobol lainnya dalam pertandingan pembukaan turnamen ini karena Serbia tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran selama 90 menit.

Sementara itu, ada peluang Brasil yang membentur tiang dua kali melalui Alex Sandro dan Casemiro selepas aksi Richarlison dan menggarisbawahi kredensial mereka sebagai penantang juara di Qatar.

Black Stars bersinar meski kalah

Baba Rahman terlibat dalam pertandingan menghibur antara Ghana dan Portugal saat kedua tim berbagi lima gol di Stadium 974, stadion sementara pertama dalam sejarah Piala Dunia.

Stadion tersebut mendapatkan namanya dari 974 kontainer pengiriman daur ulang yang disusun membentuk konstruksinya dan Ghana mendapatkan beberapa gelombang serangan awal dari Cristiano Ronaldo dan kolega di laga pembuka Grup H mereka.

Baba, dengan status pinjaman dari Chelsea di Reading musim ini, memulai laga sebagai bek sayap kiri saat Black Stars berusaha menahan pemenang Euro 2016, yang menampilkan Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Joao Felix dan Ronaldo, yang tanpa klub setelah sepakat mengakhiri kontraknya di Manchester United.

Pemain nomor tujuh Portugal terlihat paling bersemangat sejak awal dengan beberapa peluang yang bagus tetapi Ghana bertahan dengan kuat, dengan Baba efektif membuat Joao Cancelo tidak banyak melakukan ancaman. Pemain berusia 28 tahun itu juga melakukan tugas bola mati untuk tim Afrika tersebut namun umpan kaki kirinya gagal terwujud menjadi sesuatu yang penting.

Drama terjadi dalam 25 menit terakhir laga saat Ronaldo membawa Portugal unggul dari titik penalti setelah dirinya dilanggar. Gol tersebut menjadikannya sebagai pemain pertama yang mencetak gol di lima turnamen Piala Dunia yang terpisah namun momentum itu tak berlangsung lama karena Ghana dengan cepat menyamakan kedudukan, dengan Baba memberikan umpan tajam ke depan untuk dikejar oleh Mohammed Kudus dan umpan rendah penyerang Ajax itu disambar Andre Ayew.

Tariq Lamptey, lahir di London barat dan dibesarkan di Akademi Chelsea di Cobham, masuk dari bangku cadangan untuk membantu perjuangan Ghana tetapi Portugal dengan cepat memulihkan keadaan, kembali unggul dan memperbesar skor berkat Joao Felix dan Rafael Leao.

Baba terlibat lagi saat Ghana melawan dengan berani, mengejar umpan panjang penuh harapan dan mengungguli Cancelo sebelum mengirimkan umpan untuk dimaksimalkan pemain pengganti Osman Bukari yang membuat skor menjadi 3-2 di akhir waktu normal.

Hampir terjadi gol penyeimbang bagi Ghana ketika kiper Portugal, Diogo Costa tak menyadari ada Inaki Williams di belakangnya saat menjatuhkan bola dari tangannya, namun penyerang Athletic Bilbao itu tergelincir pada momen vital dan gagal memaksimalkan peluang sehingga Portugal tetap menang. Selanjutnya untuk Ghana adalah duel lawan Korea Selatan pada hari Senin.

Swiss mengawali dengan kemenangan

Siang harinya, Denis Zakaria cuma menjadi pemain pengganti yang tidak dimainkan saat Swiss memulai kampanye Grup G mereka dengan kemenangan tipis atas Kamerun.

Rossocrociati mengklaim tiga poin berkat striker Monaco Breel Embolo, yang mencetak satu-satunya gol di awal babak kedua. Tim berperingkat 15 dunia itu akan menghadapi Brasil di laga berikutnya.

Aksi malam ini mengakhiri matchday pertama fase grup, dengan kontingen Inggris kami ditambah Cesar Azpilicueta bersama Spanyol yang sama-sama meraih kemenangan besar di Qatar.