Dalam sebuah wawancara eksklusif, Hakim Ziyech membahas rasa frustasi dengan cederanya yang telah menghambatnya musim ini, tetapi berharap dia dapat melupakannya untuk melanjutkan performa luar biasa baru-baru ini.

Pemain sayap itu harus menghadapi nasib buruk di lini depan cedera sejak awal 2021/22, ketika masalah bahu muncul setelah mencetak gol dalam kemenangan Piala Super UEFA kami yang mengganggu awal musimnya saat itu.

Kisah cedera ini telah menjadi cerita yang terus berlanjut, meskipun pemain Maroko ini bisa dibilang menunjukkan penampilan terbaiknya dengan seragam Chelsea sejauh ini, hambatan cedera tampaknya datang tepat saat ia mencapai performa terbaiknya.

'Ini gila,' kata Ziyech. 'Setiap kali Anda tampil baik, Anda mengalami cedera atau apa pun, sesuatu yang buruk terjadi, dan kemudian Anda selalu harus memulai dari awal lagi dan lagi.'

‘Dengan cedera, hal itu selalu datang pada saat yang buruk. Jadwal yang padat dan laga silih datang berganti dan juga tidak banyak yang harus dilatih lebih keras lagi. Jika Anda tidak bermain, Anda melakukan sesi latihan yang sedikit lebih keras daripada yang lain, tetapi tidak selalu aspek kebugaran saja yang Anda butuhkan ketika Anda kembali setelah cedera.’

Rasa frustrasi pemain berusia 29 tahun tidak pernah lebih menyakitkan ketika dia dipaksa meninggalkan lapangan karena cedera selama leg pertama kemenangan Liga Champions kami atas Lille, tetapi dia merasa dia kembali ke jalur yang benar setelah kembali ke lapangan dan untuk mencetak gol pada hari ulang tahunnya di pertandingan terakhir kami melawan Middlesbrough di Piala FA.

'Saya kini baik-baik saja. Saya ingin menjadi lebih baik setiap minggu lagi. Saya baru saja kembali dari cedera, tentu saja, tetapi semuanya berjalan dengan baik dan semuanya baik-baik saja. Saat ini saya pikir saya dalam trek yang baik. Saya pernah tampil bagus sebelumnya dan saya mencoba melakukannya lagi.’

Cedera itu semakin membuat Ziyech frustrasi karena cedera itu datang setelah dia bekerja sangat keras untuk beradaptasi dengan sistem baru yang diperkenalkan oleh Thomas Tuchel dan beradaptasi dengan perannya di bawah Tuchel,dan ia juga mengaku bahwa harus bekerja lebih keras untuk menyesuaikan diri dengan rekan setimnya dengan sistem baru ini.

'Semua orang tahu saya pikir jika saya bermain melebar, itu adalah posisi terbaik saya, jadi jika kami bermain dengan skema empat bek maka saya bermain di kanan dan ketika kami memainkan skema lima bek ada sistem yang berbeda, tapi saya pikir selama sistem ini dipakai olehnya (Tuchel) saya beradaptasi dengan sangat baik.'

'Saya pikir saya memiliki sedikit lebih banyak masalah daripada kebanyakan pemain lain karena saya tidak pernah bermain di skema lima bek. Saya membutuhkan waktu dan saya mengambil waktu itu untuk beradaptasi dan belajar darinya dan meningkatkan dan saya pikir jika Anda melihat saya pada titik ini dalam peran itu, itu jauh lebih baik daripada di awal.’

Di sisa wawancara eksklusif, Ziyech membahas kebiasaannya mencetak gol spektakuler, menjelaskan mengapa naluri memainkan peran besar dalam permainannya dan melihat peluang kami untuk meraih lebih banyak trofi musim ini. Anda dapat menonton wawancara lengkap dan melihat lebih dekat gol terbarunya melawan Middlesbrough dalam video di atas.